21 Juni 2012

Nostalgila!

Tanpa saya sadari bahwa dari kecil saya sangat suka menulis... 

Mulai dari nulis diary (dear, diary! HAHAHA doh!), nulis puisi, bikin cerita pendek yang saya tulis di halaman paling belakang buku jaman SD dan berimajinasi membuat film pendek yang saya putar dalam otak saya sendiri.

Hmmm.. kali ini saya mau bahas mengenai diri saya sendiri. Tentang hobi saya, tentang ketertarikan saya di dunia jurnalistik ....dunia tulis menulis.


Memasuki jaman SMP, saya mulai benar-benar suka nulis puisi (oke, walaupun saat saya baca, saya tertawa-mentertawakan diri sendiri, lalu bilang ‘ya ampun, kalau kata anak jaman sekarang saya pasti dikatain alay!'). Tapi untuk ukuran anak smp puisi yang saya bikin keren juga, sayangnya lembaran-lembaran puisi yang saya kumpul di booknote itu hilang entah kemana. Dan ini pasti kerjaannya papap yang ngiloin buku-buku saya ke tukang loak. Errrrrr.

Daaaan saat SMA, kegiatan tulis-menulis ini saya tuangkan dengan bergabung dengan tim jurnalistik sekolah, namanya SEJUTA, singkatan dari Seven Journalist Team. Disinilah hobi saya tersalurkan. Tiap satu kali dua minggu, saya, kami, membuat majalah dinding sekolah. Ya, begitulah. Isi majalah dinding berkisar antara membuat artikel, rubrik opini, wawancara, info-info terbaru mengenai dunia luar, info kesehatan, zodiak dan beberapa hal lain yang saya sendiri lupa. Sempat juga saya mengikuti beberapa kompetisi majalah dinding. Hmm.. seingat saya dulu kami pernah ikut berpartisipasi dalam lomba majalah dinding antar SMA se-Bandung Raya yang diadakan oleh PMI, lomba majalah dinding dari salah satu majalah lokal di Bandung  dan beberapa kompetisi sejenis lainnya, tapi yang paling saya ingat adalah ketika kami mengikuti lomba majalah dinding di Universitas Padjajaran.

Lomba yang diselenggarakan oleh Jurusan Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Padjajaran itu mengusung tema ‘Wall Battle Magazine ESP UNPAD’. Saya sendiri tidak begitu ingat kapan lomba itu dilaksanakan, yang pasti di sekitar awal tahun 2006, kalau tidak salah. Jadi, bisa dikatakan sebagai newbie di dunia tulis-menulis, saya menganggap kompetisi ini cukup bergengsi karena diikuti oleh lebih dari 50 tim. Adapun satu tim terdiri dari 3-4 orang, dan kebetulan dari sekolah saya ada 2 tim yang turut serta. Disanalah semua berawal, kompetisi berlangsung sangat seru, hampir setiap hari tim kami melakukan koordinasi untuk mempersiapkan hari-H! Mulai dari menyiapkan materi, konsep tata letak, hiasan dan lain sebagainya. Singkat cerita.. dari sekian banyak tim, ternyata hanya disaring 15 tim yang masuk babak final. Dan tim saya termasuk salah satunya! Yes! Ehm.. boleh dong agak bangga soalnya saya ketua timnya, haha. Walaupun agak pesimis untuk menang melihat teman-teman lain juga yang masuk final bisa dikata tidak bisa diremehkan, tapi kami tetap semangat! Tidak sedikit dana pribadi yang kami keluarkan untuk mengikuti lomba ini, mengingat dulu anggaran dari sekolah bisa dikatakan kurang dari ‘cukup’, tapi rasanya semua terbayar lunas dengan apa yang kami dapat. Ya, memang gelar juara tidak kami dapatkan. Tapi setidaknya kami menjadi favorite. *Cheers!*
 Lalu di tahun kedua, disaat terjadi regenerasi dari kakak senior kami saat itu ..saya dipilih menjadi Ketua SEJUTA! Wow, it’s so amazing and I’m soooooooo excited! Tentunya itu melalui berbagai macam proses dan pertimbangan dari kakak-kakak senior. Dari beberapa kandidat, akhirnya terpilih dua terbaik, saya dan teman saya. Melalui serangkaian tes dan ‘kerjaan’ mereka serta voting dari seluruh teman-teman SEJUTA ..akhirnya saya terpilih menjadi ketua!

Saat itu, dalam program kerja saya ingin membuat sebuah buletin yang akan terbit sebulan sekali. Tapi karena birokrasi yang sulit nan berbelit-belit, kami terbentur masalah dana. Sedih sih rasanya.. Sayangnya sifat batu saya tidak bisa dikalahkan begitu saja. Saya memang tidak bisa membuat buletin ini di sekolah saya sendiri, tapi kemudian saya sharing dengan teman saya dari sekolah lain mengenai hal ini dan dia bilang itu ide bagus. Untungnya, sekolah teman saya ini mendukung sepenuhnya semua kegiatan kesiswaan murid-muridnya. Kemudian dia meminta ijin saya untuk menjalankan konsep buletin yang saya programkan! Dan sukses! Saya tidak merasa sedih kok, suer. Kenapa? Soalnya saya jadi koresponden di rubrik opini pada buletin itu setiap bulan hehe. 

Oya, jadi semasa saya menjabat sebagai Ketua ini. Banyak pengalaman-pengalaman unik dan lucu yang saya alami. Misalnya saat harus report mengenai tempat-tempat wisata di Bandung, saat harus mewawancari narasumber, meliput event dan saat saat dikejar deadline berbarengan dengan dikejar tugas matematika fisika yang gurunyaa ..Hmm sekali! Pernah juga beberapa kali saya meliput event bazar-bazar SMA di Bandung, tapi yang lebih berkesan ketika sekolah saya sendiri mengadakan bazar! Kenapa? Soalnya saya bisa bebas keluar masuk backstage, foto dan wawancara sama artis dan band-band..hmm dan berkenalan dengan mereka secara personal (uhuk!). Yang lucu adalah karena dari ‘interview’ salah satu bintang tamu, lalu berakhir dengan tukeran nomer handphone, sms-an, telponan dan akhirnya..hehehe. (Lumayan bro setiap doi manggung jadi dapet free-pass, terus bisa masuk backstage, HAHAHA)

Ah, masa SMA.. yang muda yang berjaya.

Sayangnya saat kuliah, saya tidak bisa menyalurkan hobi saya yang satu ini. Selain kesibukan kuliah yang jadwalnya sepadat traffic jam jakarta, rasa malas benar-benar mematikan semangat saya. Dan jadilah saya menyalurkan hobi saya ini dalam bentuk lain, menulis di blog..

Ya, hanya tulisan-tulisan random yang gak jelas arah dan tujuannya, catatan-catatan kegalauan, curhat masalah, keseharian, motivasi dan lain sebagainya. (Hahaha, dasar drama queen banget hidup lo nggi!) Pada awalnya saya biarkan blog ini dapat diakses oleh siapapun, tidak lama, kurang lebih 6 bulan semenjak blog ini ‘hidup’, kemudian saya tutup semua akses sehingga hanya saya yang bisa melihat isinya.

Sampai pada akhirnya saya lulus, saya bekerja.. entah kenapa saya ingin membuka kembali akses blog. “Yasudahlah, itu kan ‘kamu’, come on! Kalau gak mau orang sekitar kamu tau, ya ndak usah dipublish aja. Jadi orang yang membuka blog ini pasti nemu di google apa blogroll”, pikir saya. Sekitar bulan september, atau awal oktober, saya buka akses blog ini. Dan kagetnya, ternyata dalam waktu sebulan blog saya dikunjungi banyak 'dikunjungi'. Saya sama sekali tidak curiga siapa yang membuka blog saya, setau saya sih si abang doang yang suka buka, itupun karena dia tau password blog saya.

Lalu ternyata....

Ada seseorang yang memperhatikan saya, ada seseorang yang diam-diam suka membuka blog saya.  Setau saya sih begitu, katanya ..katanya loh. HAHAHA sudahlah anggi..

Saya tipikal orang yang suka mendokumentasikan apa yang saya lihat, saya rasa dan saya dengar jadi suatu karya baik itu tulisan maupun gambar. 

Sempat beberapa waktu lalu saya kembali menutup semua akses untuk membuka blog ini, bahkan mengganti alamatnya. Lalu, seseorang berkata, 'Kalau kamu gak suka tulisan kamu dibaca orang di internet, yaudah kamu tulis aja di microsoft word terus kamu simpen sendiri!'. Dan saya selalu senyum-senyum sendiri kalau mengingat hal itu. Ha!

Dan sekarang saya punya keinginan lain, saya ingin memanfaatkan blog ini untuk menyalurkan pemikiran, opini-opini, saran atau gagasan yang kiranya bisa saya sampaikan melalui deretan kata yang tercipta atas tarian jari diatas keyboard komputer ini.. (Aihhhhh!)

Happy blogging! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...