Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari November, 2016

Jadi, kenapa?

Random Thought.
_________________________________________________________________________________
Membaca buku adalah salah satu pekerjaan paling sulit yang saya tahu — dan itulah alasan kenapa banyak orang tidak suka membaca buku. Bagi saya, dibandingkan menonton film, saya lebih suka membaca bukunya dulu. Ada proses menyenangkan saat membayangkan tokoh-tokoh dalam buku itu seolah menjelma nyata dalam imajinasi kita. Maka dari itu banyak sekali orang yang kerap kecewa ketika menonton film layar lebar yang diangkat dari buku yang sudah mereka baca.
Hanya saja, sayangnya tidak banyak dari kita yang mau merelakan sedikit waktu lebih lama untuk berproses. Kita cenderung lebih suka segala sesuatu yang cepat, singkat dan instan.

Good thing takes time.

Semacam itulah katanya kira-kira.
Klasik, ya?

Iya.

Hingga saat saya menulis ini, definisi bahagia versi saya masih sama.. Bahagia adalah saat saya berhasil meraih cita-cita, mengerjakan hal-hal yang saya suka, tanpa harus mengorbankan waktu …

HIJAB; BEHIND THE SCENE

There is always a first time for everything. 
Begitu, kan?
Beberapa tahun lalu ketika saya akhirnya mengambil keputusan untuk menggunakan hijab rasanya butuh waktu dan pertimbangan yang matang, walaupun sebetulnya tidak perlu pertimbangan khusus pun bagi setiap wanita yang sudah baligh hukumnya wajib. Nah, biasanya sebelum memutuskan untuk berhijab, perempuan pasti harus mempersiapkan banyak hal, termasuk untuk urusan pakaian. Biasanya kita harus menyisihkan pakaian-pakaian lama yang tidak cocok dipadukan dengan hijab.
Pemikiran semacam 'Wah sayang banget nanti dress lucu aku nggak bisa terpakai lagi kalau pakai hijab' atau 'Nanti baju lama banyak kebuang' dan aneka pemikiran dangkal lainnya kadang-kadang terbersit muncul dipikiran. Atau pikiran jeleknya lagi 'Pipi aku tambah tembem kalau pake jilbab' dan bla bla blaaa. Okay, that's me. Ha!

Intinya sih segala sesuatu itu ujung-ujungnya kembali lagi perihal niat sih ya. Dulu awalnya saya pun karena 'dip…

ALAM PUNYA CARANYA SENDIRI

Adalah seorang Bapak, yang berprofesi sebagai sebagai seorang pemulung, ditengah hujan deras saat saya berada di daerah Koba berjalan terhuyung sembari menggendong anak kecil yang mungkin usianya baru 3 tahun. Anak itu tertawa, sesekali menatap wajah Ayahnya terlihat nampak bahagia seolah diajak bermain air.

Adalah seorang Bapak yang berprofesi sebagai pekerja bangunan salah satu rumah sakit terbesar di kota yang bercerita perihal rutinitas bulanannya mengirim uang untuk anak istrinya di ujung pulau Jawa sana, ditengah siang hari, dengan wajah berpeluh nan sumringah.

Adalah seorang Ibu, yang juga berperan ganda sebagai seorang Bapak untuk keempat anaknya, yang pagi siang hingga malamnya dia gunakan untuk berjualan aneka makanan di pasar tempat saya membeli sayuran. Untuk biaya sekolah dan aneka kebutuhan lain, katanya.

Adalah seorang Bapak, yang konon Saudagar kaya, berkisah soal suksesnya walau hanya tamatan sekolah dasar, mengobrol panjang di sebuah lahan pertanian miliknya di Kimak. M…

NIKMATNYA MAKAN BEDULANG IKAN GANGAN KHAS BELITONG

“Ayo, dimakan ikannya, nggak usah malu ya kalau disini,” Ujar Bude dengan bahasa Indonesia logat Melayu yang khas sambil menyodorkan semangkuk ikan dengan kuah kuning yang menggoda. Saya yang pada saat itu baru menginjakkan kaki di pulau Bangka dan baru mengenal Bude sekeluarga masih merasa kikuk berada dilingkungan baru. Sebagai perantau yang mendadak ‘ditampung’ dirumah orang yang bahkan hanya saya kenal dari temannya teman, Budhe dan keluarga keluarga sudah menjadi seperti rumah kedua buat saya diperantauan sekarang. “Eh, iya Bude, terima kasih”, ucap saya saat itu masih sungkan sembari mengambil sepotong kecil ikan yang tersaji. Hal yang kemudian saya sesali karena hanya mengambil potongan kecil :))
Pada suapan pertama saya dibuat berbinar-binar dengan rasa ikan ini. Enak banget, asli. Perpaduan rasa ikan dengan aroma kunyit yang kental, cabai rawit merah nan pedas, asam, serta potongan nanas muda menciptakan sensasi rasa segar, asam, gurih, dan pedas menggigit. Sajian yang detik…