29 November 2014

Getaway to Ketawai Island, Kurau!

Para para para paradiseeeee! Ditengah rutinitas yang mengatasnamakan pekerjaan bla bla bla, diajak liburan itu rasanya aaaaaa senang tiada tara pokoknya. Sebetulnya berlebihan juga kalau bilang sibuk, mungkin yang betul itu menyibukkan diri ..karena bagaimana pun pekerjaan itu never ending proses lah. Jadi, saat dapat ajakan untuk berlibur kali ini saya sama sekali nggak berpikir tiga kali buat ikut walaupun tujuannya masih belum jelas kemana. 

Hari H diminta untuk kumpul jam 8 pagi, tapi ternyata hampir jam 9 pun orang-orang masih banyak yang belum datang. Ngaret. Tipikal orang Indonesia sekali, kan. Setelah hampir semua kumpul kami pun berangkat. Dua buah mobil avanza berisi masing-masing 9 orang berempet didalamnya, haha lucu. Setelah mengambil nasi bungkus untuk makan siang, mobil melaju dari Pangkal pinang menuju arah Kurau, Bangka Tengah.

Perjalanan dari Pangkal Pinang menuju ke Kurau ini kurang lebih 40 menit. Nah, ternyata di Kurau ini kami hanya transit dan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan perahu lagi untuk menuju Pulau Ketawai. 


Ombak yang bersahabat saat perjalanan pergi awalnya membuat perjalanan terasa menyenangkan, ya memang menyenangkan, sampai lebih dari 30 menit kemudian baru lah mulai bertanya-tanya berapa lama lagi kami akan tiba disana. Beberapa orang ada yang tertidur, beberapa lainnya sibuk foto-foto, sedang sisanya sengaja berjemur diatap kapal.

..dan kemudian terlihat tulisan K E T A W A I !



28 November 2014

First Impression

Tiba-tiba kata satu ini yang terpikirkan. Beberapa waktu belakangan ini hampir bisa dibilang jarang sekali nulis, sampai-sampai khawatir ada jaring laba-laba pas buka blog :( Saya nggak mau beralasan sibuk bla bla blaaaaaaa, nggak, sayanya aja kurang motivasi buat nulis sih. Karena saya percaya kalau sudah ada niat, sesibuk apapun, seriweuh apapun, pasti bisa menyisihkan waktu buat sekedar nulis walaupun random. Setiap pulang kerja, mandi makan daaan tidur, kerja, mandi makan tiduuuuuuuur, kerja, over and over again. Aaah, hidupku.

Sebetulnya ada banyak cerita yang ingin diceritakan, ada, banyak. Bukan soal waktu, tapi soal kemauan memang. Niat.

Jadi, kenapa tiba-tiba kepikiran soal 'first impression' adalah karena belakangan ini saya sering dengar komentar orang. Adaptasi dengan orang-orang dan lingkungan baru memang salah satu hal yang perlu saya tingkatkan, kelemahan saya. Satu dua tiga orang pernah berkomentar saat bertemu saya, 'eh, kamu itu sombong banget ya keliatannya kalau pertama ketemu' atau 'Pertama lihat kamu kok saya rasanya bingung kalau mau ngajak ngobrol' atauuuuu 'Kamu ini keliatan pendiem banget ya orangnya' hahaha mereka nggak tau aja kalau aslinya lebih pendiem *kemudian diguyur*.



15 November 2014

Selamat Hari, Abah!


We're often so busy growing up, we forget he is also growing old. Kata ini menyadarkanku bahwa Abah semakin tua. Rambut putih mulai tumbuh. Kulit sawo matangnya mulai menyiratkan garis halus.

Bah, anak perempuan kecil yang dulu kau timang ini sekarang sedang berusaha untuk menjadi wanita dewasa. Anak ingusan yang dulu kau gendong seharian, kini sedang berusaha membuktikan tanggung jawab untuk membuat dirinya berguna. Anak yang kau timang dengan penuh sayang, sekarang sedang menata langkah baru untuk merangkai mimpinya di masa depan.

Satu harapku, semoga Tuhan memberimu umur panjang juga kesehatan. Semoga Abah senantiasa dilindungi dan diberi Rahmat olehNya. Aamiin.


“Foto ini untuk memperingati Hari Ayah Nasional dan diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog “Aku dan Ayah” di Surau Inyiak”


13 November 2014

3rd Anthology; Heart Ring

Jadi, beberapa waktu lalu saya pernah menulis sebuah artikel seputar love and relationship, untuk proyek buku Warung Blogger. Bersama 33 kontribur lainnya, tulisan didalam buku ini juga bervariasi sesuai dengan gaya masing-masing penulis.



Buku ini juga sekaligus buku antologi ketiga saya. Buat orang yang hanya sekedar hobi menulis kayak saya sih, liat namanya tercantum dalam buku aja udah seneng luar biasa, walaupun bukan buku solo sendiri.. belum.

Melihat judul tulisan dan nama saya tercantum di halaman pertama itu rasanya aaaaaaa tidak terungkapkan dengan kata-kata pokoknya sih. Seneng. 

Nah, dan insyaAllah seluruh royalti dari hasil penjualan buku ini nantinya akan disumbangkan ;)



Salah satu resolusi saya tahun lalu terealisasi lagi, akhirnya..
Once again, thank you for make one of my dream come true (again)



Pangkalpinang, di akhir Oktober

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...