25 Oktober 2013

Dream, Faith, Fight!


“Gis, yang bisa kamu lakukan sekarang hanya memberi yang terbaik yang kamu bisa. Jika pun hasilnya buruk kelak, tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, itu tetap hal terbaik yang bisa kamu lakukan.

Jika kamu tidak berhasil meraih kesempatan ini, yakinlah, berarti Tuhan punya rencana lain, hadiah yang lebih besar lagi untukmu.

Jadi, berusahalah dan lepaskanlah.”



Pick your battles carefully. Be brave, gis! 


22 Oktober 2013

[Wonderful Indonesia] Bali, Definisi Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama

pic source
Beberapa waktu lalu saya menonton sebuah tayangan inspiratif yang menyentuh hati di salah satu stasiun televisi. Kisah seorang bidan di Bali mendapatkan gelar pahlawan dari stasiun televisi internasional CNN bergelar '2011 CNN Hero of the Year'. Kenapa dibilang inspiratif? Karena bidan bernama Robin Lim ini merupakan bidan asal Amerika Serikat yang telah mendedikasikan hidupnya di Ubud, Bali, selama lebih dari 20 tahun. Dikisahkan juga bahwa ia selama ini mendirikan Yayasan Bumi Sehat Bali untuk membantu persalinan ibu-ibu hamil yang tidak mampu secara cuma-cuma. Dan entah berapa banyak jumlah nyawa ibu dan anak yang telah tertolong oleh yayasannya.

Ibu Robin sendiri mengenal Indonesia sejak usia 8 tahun. Bapaknya yang kerja di pemerintah Amerika tinggal di Indonesia selama satu tahun. Namun ia, adik dan ibunya tetap tinggal di Amerika. Setiap bulan bapaknya mengirim wayang kulit melalui pos ke Amerika. "Sejak saya lihat wayang kulit itulah saya jatuh cinta dengan Indonesia," ujarnya. Kini ia menetap di Indonesia dan merasa bahagia bisa mengabdikan diri bagi generasi muda Indonesia yang lebih baik. Namun ketika ditanya mengapa Ibu Robin memilih berkiprah mendirikan Yayasan Bumi Sehat di Bali? "Mungkin nasib atau takdir", jawabnya sembari tersenyum. Ia hanya satu dari segelintir orang luar negeri yang akhirnya memilih menetap dan mengabdikan diri untuk Indonesia, karena jatuh cinta dari pandangan pertama.. 

Lalu, bagaimana dengan kita? Sudahkah kita bangga menjadi warga negara Indonesia?



Siapa yang tidak kenal Bali? Bahkan katanya orang luar negeri lebih mengenal Bali daripada Indonesia yang notabene merupakan negara dimana pulau tersebut berada. Suatu pertanyaan simpel tapi cukup menggelitik saya rasa ketika mendengarnya. Disatu sisi ada perasaan bangga melihat Bali mempunyai tempat tersendiri dihati masyarakat dunia, tapi disisi lain ada rasa heran yang tersirat mengingat dari sekian luas wilayah Indonesia, hanya Bali yang paling dikenal. Kenapa ya?

Tidak mengherankan sih sebetulnya jika Pulau yang dijuluki Pulau Dewata ini memukau tidak hanya bagi para penduduk Nustantara, tetapi juga warga dunia. Selain mengingat keindahan alamnya, hal lain yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bali adalah budaya, sejarah dan keramahan penduduknya. Sampai saat ini, adat istiadat di Bali masih dipegang teguh oleh penduduk Bali meskipun tiap tahunnya jutaan wisatawan mancanegara berkunjung kesana dengan budaya barat yang dibawa namun tak melunturkan budaya Bali sedikitpun.

Di Bali, para wisatawan bisa menikmati beragam wisata menarik, mulai dari wisata budaya, pura, pantai, danau, gunung dan tentunya kuliner. Bali juga memiliki resor terbaik di dunia berpadu dengan pemandangan menakjubkan hasil gabungan keindahan lanskap alam spektakuler ditambah kehidupan malam yang meriah. Bahkan pada tahun 2009 lalu, majalah Travel and Leisure memilih Bali sebagai World's Best Island, dan pada tahun 2010 majalah Lonely Planet's memilih Bali menjadi peringkat kedua Best of Travel 2010 setelah Yunani.

pic source
Coba saja jika ingin melihat sunset terbaik pergi ke Pantai Kuta yang sungguh mempesona. Berbagai fasilitas lengkap pun tersedia, mulai dari homestay, cafe, restoran, toko, club malam, sampai dengan hotel bintang lima pun ada. Bergeser ke sebelah barat Kuta, kita bisa menikmati Legian dan Seminyak yang juga tak kalah indahnya. Namun jika ingin lebih menikmati tenangnya malam, Jimbaran menjadi tempat yang direkomendasikan. Nah, lain halnya bagi para pecinta surfing, selain Kuta, ada Nusa Penida dan Uluwatu menjadi tempat yang kerap dijadikan ajang kompetisi selancar internasional. Para pecinta diving juga disuguhkan pemandangan cantik bawah laut yang membuat mata tak berkedip di Pantai Amed.

Selain menawarkan keindahan pantainya, Bali juga mempunyai lokasi wisata yang menantang adrenalin para pengunjungnya. Arung Jeram! Bersepeda, mendaki gunung, trekking di Taman Nasional Bali Barat, juga merupakan beberapa alternatif wisata yang dapat dipilih selama berlibur ke pulau dewata ini. Tak kalah seru jika kita menghabiskan waktu untuk menyusuri jalan setapak ke hutan mangrove atau bakau di Suwung Kau, sekitar Pelabuhan Benoa.

pic source
Jika pernah menonton film ke bioskop beberapa tahun lalu, film 'Eat, Pray, Love' yang diperankan oleh si cantik Julia Robert mengambil lokasi di Bali. Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini menceritakan kisah seorang wanita yang bangkit dari keterpurukan setelah perkawinannya berantakan dan tidak membawa kebahagiaan dalam hidupnya. Untuk itu, dia mencari ketenangan spiritual dan keseimbangan dalam hidup yang dilalui dengan melakukan perjalanan religi ke beberapa tempat di dunia, dan salah satunya di Pulau Bali, Indonesia. Bali memang menawarkan pemandangan menakjubkan yang menciptakan rasa damai dan ketenangan, hamparan sawah yang menghijau, butiran pasir serta keindahan laut yang mengagumkan.

Ya, selain terkenal dengan kisah religi bali yang mayoritas beragama Hindu, Pulau ini juga dikenal dengan pulau penuh cinta. Ada semacam kekuatan magis yang mampu menguatkan pasangan di pulau ini. Suksesnya 'Eat, Pray, Love' turut pula meningkatkan popularitas Bali di mata dunia Internasional. Penggambaran Bali memukau para penonton dari sisi spiritual Bali. Ya, Bali memang terkenal dengan budayanya, orang-orangnya, dan penyembuhan spiritualnya.

pic source
Selain merupakan tempat beribadah umat Hindu, Pura di Bali sering pula dijadikan sebagai objek wisata. Ribuan pura berdiri di daratan Bali dengan sangat kokohnya tak terlepas dari aneka seluk beluk serta sejarahnya. Makanya Bali mendapatkan julukan Pulau Seribu Pura. Pura merupakan tempat sakral, suci, diagungkan oleh kalangan umat Hindu Bali. Pura Bali ialah manifestasi dari keyakinan dan keimanan warga Bali yang mayoritas beragama Hindu. Pura Bali merupakan rumah kedua warga Bali setelah rumahnya sendiri, dimana mereka akan berduyun-duyun mendatangi pura ketika momen-momen suci tiba. Selain untuk keperluan religi bagi umat hindu, kehadiran pura juga memiliki dimensi wisata serta dimensi ritual budaya.

Bali terkenal dengan beragam dan bentuk kesenian, seperti lukisan, patung, ukiran kayu, kerajinan, dan seni pertunjukan. Musik orkestra perkusi Bali, yang dikenal sebagai gamelan, sangat berkembang dan bervariasi. Tarian Bali yang terkenal adalah pendet, Legong, Baris, Topeng, Barong, Keybar Gong, dan Kecak. Di pulau ini memang seni tari dan drama merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dari peribadatan di pura juga dalam perayaan, yang diselenggarakan secara sakral. Seperti misalnya, di Desa Batubulan pada pagi hari diadakan Tari Barong yang mengisahkan cerita abadi pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Adapula Tari Kecak yang dipentaskan lebih dramatik di lapangan terbuka Pura Tanah Lot. Sedangkan Desa Peliatan terkenal akan Legong Keraton-nya yang indah dan alat musik gamelan yang fantastis!

Harus diakui, saat ini Bali sudah jadi destinasi wisata favorit oleh masyarakat bahkan dari berbagai penjuru dunia. Ini juga ditambah dengan banyaknya kemudahan akses menuju Bali dari berbagai belahan dunia. Adapun jika berangkat dari kota Jakarta menuju Bali hanya membutuhkan waktu 1,5 jam. Sedangkan rute lain yang dapat ditempuh adalah melalui Banyuwangi dengan menggunakan kapal feri sekitar 30 - 45 menit waktu perjalanan ke Pelabuhan Ketapang di Bali.

Coba deh simak video Wonderful Indonesia; Bali dari Indonesia.travel ini yang membuat penontonnya selalu ingin kembali berlibur menikmati keindahan Bali dan seisinya.



Bali memang tak usah diragukan lagi soal keindahan alamnya, panorama pantainya, aneka jenis wisatanya, kelengkapan fasilitas yang ditawarkannya. Soal kuliner? Tak usah lagi ditanya. 

Bali, pulau indah yang diakui sebagai salah satu surga dunia di Indonesia. 

Bali, pulau yang banyak mengajarkan para pengunjungnya tetang apa itu definisi jatuh cinta pada pandangan pertama..



Tulisan ini diikutsertakan dalam Wonderful Indonesia Blogging Contest dari Indonesia.travel

19 Oktober 2013

Indonesia.Travel, ‘Buku’ Panduan Pariwisata Wonderful Indonesia



Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya luar biasa melimpah juga beraneka ragam. Keindahan alam, keanekaragaman budaya, serta kekayaan peninggalan sejarah yang menarik untuk ditelusuri merupakan sebuah modal besar untuk pembangunan dan pengembangan perekonomian negara, khususnya melalui sektor pariwisata. Dan dalam beberapa tahun terakhir, seiring perkembangan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terasa begitu pesat mulai dirasakan manfaatnya dalam beberapa sektor industri, termasuk salah satunya industri pariwisata. Perkembangan ini telah membawa perubahan terhadap strategi pemasaran pariwisata di berbagai negara juga Indonesia. Penggunaan e-commerce pada industri pariwisata kerap disebut dengan sebutan e-tourism. Bila dilihat dari jumlah pengguna internet, baik di Indonesia maupun di dunia dalam lingkup lebih besar, e-tourism memang memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. 

Jika melihat kebelakang, kita ingat pada tahun 2008 lalu, pemerintah meluncurkan program ‘Visit Indonesia Year’, yakni sebuah program yang digagas untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk berlibur di kawasan wisata Indonesia. Sejalan dengan program tersebut, peluncuran situs resmi informasi pariwisata Indoensia dengan nama www.indonesia.travel diluncurkan sebagai salah satu sarana pendukung dalam hal mempublikasikan berbagai informasi mengenai pariwisata Indonesia. Website www.indonesia.travel ini menerapkan electronic-based marketing melalui promosi di media internet yang didalamnya tersaji ratusan destinasi wisata, atraksi, news, serta event pariwisata dan MICE di Indonesia.




Situs atau website saat ini sudah dianggap menjadi 'buku panduan' untuk para wisatawan dalam mencari informasi terkait daerah wisata yang hendak dikunjunginya. Situs pariwisata disadari merupakan media promosi yang efektif untuk menarik minat wisatawan untuk datang ke sebuah tujuan wisata dengan Informasi konten didalamnya. Nah, untuk itu sebagai website resmi promosi pariwisata Indonesia, Indonesia.Travel terus berupaya melakukan perbaikan dalam segala aspek dalam website hingga pada tanggal 12 bulan 12 tahun 2012 tepat pada pukul 12.00 lalu, www.indonesia.travel hadir dengan tampilan baru serta konten lengkap yang informatif untuk kebutuhan wisatawan mancanegara maupun nusantara. 

Sebagai pencitraan pariwisata Indonesia, www.indonesia.travel juga secara terus menerus diperbaharui beraneka ragam informasi konten dari ratusan destinasi wisata yang ada di seluruh Nusantara. Didalam website terdapat informasi wisata dari 33 provinsi dan terus dilengkapi mengakomodir Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Kelebihan lainnya adalah isi website tersedia dalam beberapa bahasa, seperti Bahasa Indonesia, English, Jepang, Korea, Perancis, Jerman dan Belanda. Ini jelas diperuntukan untuk memudahkan para wisatawan asing yang sedang mencari atau ingin berkunjung ke Indonesia.

Jika sedang merencanakan berlibur ke suatu daerah, saya bahkan bisa betah berlama-lama berada di depan layar komputer untuk membaca satu demi satu destinasi wisata dalam satu kota. Didalamnya terdapat beragam informasi yang dibutuhkan banyak wisatawan yang hendak berlibur, mulai dari sejarah kota tersebut, lokasi-lokasi wisata yang ada didalamnya, akomodasi atau akses menuju kesana, aneka kuliner, lokasi berbelanja, dan informasi terkait lainnya. Ya, Kelengkapan Destinasi/Daya Tarik Wisata yang diulas dalam setiap artikel Indonesia.travel memang sangat lengkap dan membuat pembacanya tertarik untuk segera mengunjungi daerah tersebut.

Nah kalau soal Desain Website, tampilan www.indonesia.travel terlihat sangat modern. Paduan warna yang digunakan didalamnya menggunakan gabungan komponen-komponen warna yang terdapat pada logo Wonderful Indonesia. Untuk menyajikan infomasi yang informatif, website ini juga dilengkapi dengan foto dan opsi menu yang dinamis. Dan yang paling saya suka adalah tata letak artikel yang layaknya biasa kita baca di majalah, seperti misalnya jika dalam satu lokasi wisata Danau Toba, didalamnya terdapat opsi untuk expand (baca selengkapnya) artikel yang ingin kita baca sehingga tidak perlu membuka halaman baru atau berpindah halaman.Saat pertama kali membuka, rasanya mouse yang saya pegang tak henti meng-klik kanan untuk membuka satu per satu gambar menarik untuk menuju artikel suatu objek wisata didalamnya. Slide-slide foto dihalaman ini memang terlihat sangat menarik untuk dibuka semua.






Ini juga tak kalah penting; Aktivitas Sosial Media! Sebagai bagian dalam kegiatan promosi, Indonesia travel juga melakukan promosi langsung dengan terjun ke komunitas dan juga promosi melalui social media. Media sosial kini memang menjadi salah satu sarana masyarakat dunia berhubungan, berinteraksi dan berkomunikasi. 



Account sosial media yang dimiliki www.indonesia.travel semuanya dalam keadaan aktif dan sering berinteraksi. Tidak hanya pada website, akun sosial media seperti twitter, Google+, Pinterest, Instagram, Youtube, Flickr dan facebook dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengenalkan pariwisata Indonesia. Namun yang paling aktif dari semuanya itu adalah Twitter dan Facebook dimana hingga kini jumlah fans facebook berkisar 91.867, sedangkan follower Twitter @IndTravel mencapai 95.594 dan sepertinya akan terus bertambah. 



Interaktifitas www.indonesia.travel sudah terlihat dari penyelenggaraan Quiz, sayembara penulisan artikel, foto, atau kuis yang berisi games-games berhadiah wisata gratis ke destinasi tertentu juga kerap dilakukan dalam Indonesia.travel. Seingat saya dulu www.indonesia.travel pernah menyelenggarakan quiz berhadiah ke pulau komodo, lalu ke salah satu daerah kalimantan, ke Tanjung Bira dan terakhir yang sedang berjalan adalah quiz travel hunt berhadiah ke Danau Toba juga! Menurut pengamatan saya, para peserta quiz selain diajak untuk berlomba menjadi pemenang juga diajak untuk mengetahui lebih dalam tentang pariwisata Indonesia. Bagaimana tidak, setiap pertanyaan mengharuskan para pesertanya mencari informasi terkait dengan jawaban yang terdapat dalam artikel-artikel wisata dalam www.indonesia.travel. Keren! Hal ini dilakukan dalam upaya adanya interaksi dengan para penggunanya. Kegiatan tersebut terbukti sangat efektif untuk mengenalkan Indonesia.travel sebagai website pariwisata yang komprehensif, terpercaya dan dapat diandalkan. 

Nah interaktifitas lainnya agar terjadi tidak hanya terjadi komunikasi satu arah, website ini juga mengakomodir para penggiat travelling yang hobi menuangkan ceritanya dalam bentuk foto maupun tulisan untuk menjadi kontributornya pada 'Traveller's Stories'. Dan pada Januari 2013 lalu, tulisan saya berjudul 'Tanjung Lesung, Pesona di Ujung Barat Jawa' masuk kedalamnya.



Untuk menunjang promosi website ini, Indonesia.travel juga dihadirkan dalam 3 versi, untuk para pengguna Android, Blackberry, dan iOS. Wohoooo! Memudahkan akses para pembaca kan dengan begini tanpa harus membuka web yang kalau dibuka dari hp cukup berat.



Dan satu hal lagi yang tak kalah penting informasi yang banyak dicari dalam website ini, Update News! Selain berisi tentang informasi lokasi wisata, website indonesa.travel juga berisi info mengenai akan diselenggarakannya pagelaran, festival maupun yang exhibition besar di berbagai daerah Indonesia. Bahkan informasi ini tidak hanya menarik para wisatawan domestik, akan tetapi tak jarang mencuri perhatian para wisatawan mancanegara. Dan kegiatan besar terakhirn yang menarik, bukan hanya untuk masyarakat Indonesia tapi juga dunia, adalah penyelenggaraan KTT APEC di Bali. Nahh! www.indonesia.travel juga mengulas dengan lengkap dalam kolom 'Berita' atau 'Update News'. Sepanjang penyelenggaran KTT APEC tersebut www.indonesia.travel memberikan pembacanya 'live report' perihal kegiatan dalam acara tersebut. Juga ada banyak ragam info mengenai kegiatan besar pariwisata yang akan dilakukan diberbagai daerah Indonesia. Jadwal kegiatan ini dapat dilihat di event.




Menurut saya Indonesia.Travel sebagai situs resmi informasi pariwisata Indonesia sudah sangat bagus. Mulai dari desain website, aktivitas social media, informasi konten, kelengkapan destinasi atau daya tarik wisata yang diulas, update news, interaktifitas sampai quiz-quiz yang diselenggarakan pun sangat menarik. Semoga dengan adanya situs www.indonesia.travel ini pariwisata Indonesia kedepannya semakin maju. Semoga dengan adanya informasi lengkap mengenai pariwisata Indonesia, masyarakat Indonesia-nya sendiri lebih mencintai dan memilih untuk berlibur di Negeri-nya sendiri. Indonesia, yang disetiap sudutnya menyimpan keindahan dan dianggap sebagai serpihan-serpihan gambaran surga dunia. Ini Indonesia..

17 Oktober 2013

Terima Kasih, Papa..

Sejujurnya dulu tak banyak kenangan manis yang aku lalui bersama Papa. Dulu ia termasuk orang yang kaku, keras dan tegas terhadap kami, anak-anaknya. Ia tak segan memarahi ketika aku dan adikku melalaikan kewajiban lima waktu. Sifatnya yang keras adalah hasil didikan keras yang diterapkan kakekku semasa beliau masih ada. Itu pula mungkin yang ingin ia ajarkan pada kami. Disiplin.

Perubahan sikap Papa mulai terasa ketika aku mulai duduk dibangku kuliah. Jarak yang cukup jauh membuatku memutuskan untuk tinggal di sebuah rumah kos bersama temanku. Waktu pertemuan yang kurang membuat aku dan Papa lebih sering ngobrol hanya saat aku pulang. Dan semenjak itu pula aku rasa Papa mulai berubah menjadi super-protektif. Saat aku akan pergi dengan temanku, ia bertanya dari A sampai Z mau kemana, dengan siapa, dan mau berbuat apa dengan teman-temanku *halahhh, oke skip*. Begitu pun ketika hampir jam 9 malam aku belum pulang, puluhan sms beruntaian memasuki handphone-ku, menyuruhku segera pulang.

Kenangan unik lainnya sewaktu aku mulai berani membawa 'teman lelakiku' ke rumah. Hmm..atau sebut saja dia kumbang pacar. Pertama datang, Papa langsung mengintrogasinya, menanyakan siapa namanya, kuliah dimana, jurusan apa, semester berapa, rumahnya dimana. Lucu! Ya, mungkin berhubung aku anak pertama jadi Papa pun belum berpengalaman menghadapi anaknya yang mulai dewasa, yang mulai menyukai lawan jenisnya. Di satu sisi, kerap kali aku melihat Papa merasa tersaingi. Kalau pacar sedang dirumah, biasanya Papa ikut nimbrung, atau ketika aku mau berangkat ke suatu tempat Papa suka tiba-tiba menawarkan diri untuk mengantar.

16 Oktober 2013

Hal Kecil yang Menyenangkan

Setelah dua hari kemarin berlibur, ya Senin dan Selasa, karena di hari Sabtu juga Minggu saya masih harus berkutat dengan setumpuk buku dan angka.. sungguh sangat menyenangkan! Minggu sore saya bergegas pulang ke Bandung dari Jakarta. Perjalanan singkat yang membuat saya sejenak terlelap. Oya, perjalanan sore itu ditemani hujan yang cukup lebat, tapi anehnya memasuki kawasan padalarang kering kerontang.

Dua hari berlibur saya habiskan dengan terlelap beberapa kali sehari. Rencana sebelumnya untuk menghabiskan waktu liburan di Bandung sama sekali tidak terealisasikan. Saya hanya nggak mau melewatkan waktu untuk berpergian tanpa orang rumah. Menulis, mengerjakan tugas kuliah, makan, mandi, menonton TV, sampai memandikan adik kecil saya. Saya berusaha memaksimalkan waktu untuk 'me time' yang tidak mementingkan diri sendiri dulu. Jika sebelumnya tiap kali ke Bandung pasti keluar sama teman-teman, sekarang saya lebih suka menghabiskan waktu dirumah, kalaupun main keluar pasti sama Mama dan uwen. Ya, mencoba berdamai dengan annoyed things dan banyak bersyukur.

Entah sih, setidaknya dua hari kemarin saya merasa bahagia terasa mudah. Semudah tersenyum, ketika hati kita sendiri yang inginnya begitu. Tidak dipaksakan. Minggu lalu, saya mendapat sebuah pesan singkat dari salah satu penyelenggara lomba yang saya ikuti beberapa waktu lalu. Setelah dinyatakan lolos 30 Besar, isi pesan singkat itu meminta konfirmasi alamat sekaligus menginformasikan kalau buku yang berisi tulisan kami sedang dalam proses cetak. Alhamdulillah..

14 Oktober 2013

Kebanggaan; Hasil dari Sebuah Proses Perubahan

Setiap orang tentu ingin menjadi seorang pemenang dalam hidupnya. Bicara soal kemenangan bukan soal kompetisi saja, kan? Menang bisa jadi soal suatu hal dalam hidup, pencapaian-pencapaian yang selama ini diharapkan atau setidaknya memiliki banyak makna tersendiri bagi setiap orang. Nah, kemenangan yang diperoleh inilah yang merupakan keberhasilan dari serangkaian usaha, kerja keras atau proses panjang yang telah dilakukan sebelumnya. Saat seseorang mencapai sesuatu yang telah direncanakan, dia pun memetik dan menikmati keberhasilan itu. Lalu pada akhirnya keberhasilan itulah yang kerap menimbulkan kebanggaan; rasa bangga.

Tapi bukan disitu menurut saya pointnya, bukan semata persoalan rasa bangga saja. Untuk mencapai kemenangan setiap orang akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik, menjadi yang terbaik, tentunya dengan memperbaiki diri. Terkadang, kita melihat begitu mudah seseorang mencapai kemenangan atau mendapat apa yang diinginkan. Kita kerap berpikir bahwa orang-orang yang selalu menang seolah-olah tidak menghadapi kendala atau masalah dalam proses untuk mewujudkan keinginannya itu. Padahal tanpa kita tau, dibalik kemenangan yang diperolehnya terjadi proses pergulatan dan ribuan rintangan saat bertarung di 'lapangan', ya itu tadi, kita atau kebanyakan orang hanya melihat hasil akhir ..kemenangan!

Bagi saya rasa bangga itu lebih tepat untuk diletakkan pada proses, bukan hasil akhir, karena nyatanya dalam proses banyak sekali tantangan yang kerap dirasa sangat sulit untuk ditaklukan. Setiap tantangan itu harus dihadapi, karena pada akhirnya kalah atau menang kita tidak menjadi seorang pecundang. Tantangan bisa ditempuh dengan sebuah tekad dan keberanian; dengan perubahan. Dan itulah nilai kebanggaan sesungguhnya.. dengan keinginan diri untuk suatu perubahan. Proses yang pada akhirnya menciptakan kebanggaan..

Seringkali saya berpikir sampai pada satu kesimpulan bahwa untuk perubahan, sebuah keberanian itu harga mati. Keberanian merupakan modal awal, yang tidak bisa ditawar-tawar, hal ini berlaku jiga kita ingin berubah, ingin menaklukan suatu tantangan atau bahkan ingin menjadikan suatu halangan menjadi hal yang justru menantang. Niat, keinginan dan kesempatan hanya sebagian kecil dari satu hal: keberanian yang kelak akan melahirkan kebanggaan dari hati.

Namum sadar ataupun tidak, rasa takut ternyata adalah salah satu jebakan dari keinginan akan perubahan itu sendiri. Rasa takut menjadi suatu gejala umum yang menjerat kita dari keinginan untuk berubah. Rasa takut kerap membuat seseorang melakukan apapun untuk mendapatkan pengakuan. Ya, perubahan memang tidak selalu menyenangkan, walaupun itu bergerak ke arah yang lebih baik. Kadang kita terkejut dan merasa tidak siap begitu satu perubahan kecil terjadi karena telah terbiasa dibuai kenyamanan. Kebanyakan dari kita demikian, mungkin, saya rasa. Kenyamanan kerapkali membuai kita sehingga kita tak juga bisa menyesuaikan diri begitu angin perubahan datang tanpa bisa dihadang. Masalahnya lagi, seringkali kita takut menempuh suatu tanjakan, tanpa tahu di depan setelah itu akan ada turunan, jalan mendatar atau bahkan pemandangan menakjubkan.

"Melelahkan sekali kalo kita terus memikirkan pengakuan dari orang lain. Punya kepuasan itu dari sini (sambil menunjuk ke dadanya), bukan dari sana (menunjuk ke orang lain). Apa sih arti kebanggaan buat lo?". Ini merupakan quotes merarik yang terdapat dalam cuplikan video book Trailer dari novel CineUs yang ditulis oleh Evi Sri Rezeki. Iya, memang akan sangat melelahkan saat kita berusaha keras jika hanya untuk sekedar mendapatkan pengakuan.



Jadi menurut saya, kebanggaan adalah saat dimana kita pada akhirnya bisa memutuskan untuk keluar dar zona nyaman, saat dimana kita bisa memerangi 'tembok-tembok' halangan untuk sebuah perubahan. Saat dimana kita yakin bisa jadi pemenang dengan jalan yang telah kita tentukan. Dan untuk itu, setiap perubahan harus dikumpulkan dari keping-keping keberanian agar tantangan-tantangan didepan kita bisa ditaklukkan. Tanpa adanya keberanian tak mungkin ada perubahan. Dan tanpa perubahan, tak akan ada kemenangan yang menciptakan rasa bangga. 





10 Oktober 2013

Transformasi Keragaman Menuju Kesatuan Demi PLN Bersih No Suap

“Character is like a tree and reputation like its shadow. The shadow is what we think of it, the tree is the real thing. The real thing is the only way to generate trust and ultimately credibility’. – Abraham Licoln

Beberapa tahun terakhir ini kredibilitas kerap menjadi kosakata yang paling banyak menjadi topik utama diberbagai media massa. Sepanjang tahun ini pula, hampir setiap hari suguhan layar kaca maupun media cetak mengulas soal gambaran tingkat kredibilitas baik itu dari sebuah lembaga, kalangan pejabat atau bahkan kalangan selebritis. Tontonan demi tontonan yang membuat kita geleng-geleng kepala, lalu berkata, 'Hah? Sungguh?' atau 'Ah, udah biasa itu sih'. Memprihatinkan, bukan? Pada dasarnya kredibilitas seorang pemimpin ditinjau dari aspek kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Sedangkan dalam kaitannya dengan sebuah instansi, kredibilitas dapat didefinisikan sebagai suatu dimensi bagaimana instansi tersebut mendapatkan kepercayaan dan keyakinan dari karyawannya atau masyarakat umum sehingga mampu mengkapitalisasi komitmen untuk perjuangan bersama bagi sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. 

Perusahaan Listrik Negara (PT PLN (Persero) atau yang biasa disingkat PLN) merupakan salah satu perusahaan BUMN di bidang kelistrikan yang bertugas melayani masyarakat seluruh Nusantara. PLN merupakan badan usaha tunggal yang diberi kepercayaan serta kewenangan oleh Pemerintah dalam pengadaan dan pemberdayaan energi listrik di seluruh pelosok Negeri. Adapun kegiatan bisnis PLN dalam hal menjalankan usaha penyediaan tenaga listrik mulai dari kegiatan pembangkitan, penyaluran, distribusi tenaga listrik, sampai dengan perencanaan serta pembangunan sarana prasarana penyediaan tenaga listrik.

Mungkin bukan rahasia umum lagi, jika pada tahun-tahun sebelumnya lingkungan PLN identik dengan cap sebagai sarang korupsi, cap sebagai pengemis subsidi, juga sebagai penghisap uang negeri. Nah, ternyata seiring berjalannya waktu, PLN terus berupaya dengan berbagai cara untuk 'memperbaiki' citra dirinya agar menjadi lebih baik lagi. Hal ini terbukti dengan adanya Program PLN Bersih No Suap! yang merupakan salah satu upaya pembuktian komitmen PLN demi terciptanya penerapan Good Corporate Covernance (GCG) di lingkungannya. PLN menyadari bahwa penerapan GCG dewasa ini tidak hanya dilakukan sebagai penggugur kewajiban saja, akan tetapi telah menjadi kebutuhan dalam menjalankan kegiatan bisnis guna menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan nilai perusahaan dan sebagai upaya unggul dalam persaingan.

Sumber gambar: plnbersih

9 Oktober 2013

Ukuran Nilai Suatu Hal

Bulan lalu, genap dua taun lebih menginjak angka dua puluh. Ada yang bilang 'baru', sebagian lagi ada yang bilang 'sudah'. 
 
Betapa relatifnya waktu bagi sebagian orang..

Jika sebelumnya saya lebih sering pulang ke Bandung, sekarang saya harus lebih pintar-pintar membagi waktu dengan kuliah yang berlokasi di Jakarta. Perjalanan yang pada awalnya terasa sangat jauh, sangat lama dan cukup berat. Selain, menghabiskan cukup banyak waktu, juga tentu biaya yang lebih besar. Tapi, lama kelamaan malah jadi biasa. Bahkan, belakangan ini jarak itu terasa sedikit kurang jauh. Hanya sebentar..

Betapa relatifnya jarak dan waktu..

Jika biasanya makan 20ribu di suatu tempat sudah terbilang lumayan mahal, di tempat lain harga segitu nggak malah ada apa-apanya. Jika dulu sebelum kenaikan BBM harga bis Jakarta-Bandung hanya 50ribu, sekarang harganya naik jadi 60ribu. Bagi sebagian orang harga segitu tidak ada apa-apanya, tapi bagi sebagian lagi cukup mencekik anggaran bulanan.

Betapa relatifnya nominal uang..

Mau bagaimana pun, rumah adalah tempat terbaik untuk pulang. Tapi terkadang kita harus pergi menjauh meninggalkan rumah untuk tau apa arti sesungguhnya dari kata 'rumah' dan 'pulang'. Bagi saya, rumah terbaik adalah tempat yang bisa membuat kita merasa nyaman dan aman. Sebuah tempat dimana susah, senang, sedih dapat menenangkan. Sebuah tempat memang bisa jadi apa saja bergantung yang mengisinya.

Betapa relatifnya makna sebuah tempat..

Masih cari apa sih? Mau bagaimana sih? Mau apa lagi sih? Pertanyaan yang kerap kali membingungkan karena diri sendiri juga tidak tau apa jawabannya. Atau sebenarnya tau, hanya masih mencari pembenaran agar terbukti benar. Sifat dasar manusia sih sebetulnya, tidak pernah merasa puas. Jika bagi seseorang mempunyai penghasilan kecil asalkan mencukupi sudah lebih dari cukup dan membuat ia bahagia, bagi seseorang lainnya bisa jadi gaji puluhan juta pun tetap merasa kurang..

Betapa relatifnya kepuasan hidup bagi seseorang..

Saya percaya bahwa Tuhan telah menakdirkan setiap orang untuk sebuah perjalanan. Perjalanan hidupnya masing-masing. Jika diibaratkan, perjalanan itu seperti layaknya garis-garis tangan kita yang seperti peta, kita hanya perlu mengikutinya. Bagi sebagian orang sebuah perjalanan terkadang amat terjal dan berliku, bagi sebagian lainnya perjalanan terkadang begitu amat terasa membosankan, sedang sisanya merasa itu merupakan hal yang harus dinikmati karena menyenangkan.

Betapa relatifnya arti sebuah perjalanan..

7 Oktober 2013

#QuotesOfTheDay



“The person who gets the farthest is generally the one who is willing to do and dare more, because there are three ingredients in the good life and getting success: learning more, earning more, and yearning more"


-Unknown

6 Oktober 2013

Entah mau diberi judul apa..


Jet lag, mungkin istilah yang sedikit kurang tepat jika harus dibandingkan dengan apa yang terjadi dalam 2 minggu kebelakang. Mulai dari urusan keluarga, orang tua, soal kerjaan, masalah dengan teman, perkuliahan dan berapa hal-hal kecil yang juga ikut campur bikin mood saya berantakan. Kalau udah gini, BAM! udah deh suka lupa segalanya, mendadak migrain, sakit, moody, segala yang jelek-jelek keluar. Dan, yang lebih menyebalkan, suka mulai banding-bandingin kondisi masa lalu sama masa sekarang.

Ya, awalnya terpaksa sih atau secara nggak sengaja aja karena segala sesuatu tentang masa kini kan nggak bisa lepas dari masa lalu. Hmm, bukannya nggak bisa move on, cuma bercermin pada masa lalu juga terkadang memang harus.. siapa tahu ada hal buruk yang harus diperbaiki atau barangkali ada hal baik yang mesti diteruskan. Sesekali menoleh ke belakang boleh kok. yang nggak boleh itu nelpon mantan, apalagi minta balikan… *halahhh* *krikrikkk*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...