28 Desember 2012

Piagam Pemenang dari Lomba Blog Kabar Indonesia

Akhirnya, setelah beberapa minggu lalu diumumkan sebagai pemenang kompetisi menulis dari Harian Online Kabar Indonesia, saya mendapat sertifikatnya. Hoho! Lumayan itung-itung penyemangat buat terus nulis lah ya. Nambah pengalaman nulis juga tentunya.

Gumawo, Kabar Indonesia!


Selanjutnya tinggal nunggu kelanjutan soal beasiswa mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH) kelas fiksi Angkatan II tahun Ajaran V nih. Katanya sih nanti dikirim form keikutsertaannya, alhamdulillah. Juga, nunggu buku-buku yang nanti dikirim ke rumah sebagai salah satu hadiah juga hehe.


25 Desember 2012

Ini soal anak-anak jalanan dan rasa syukur...

Hey, dengar...

Ini soal anak-anak jalanan dan rasa syukur...

Pic from google
Ini soal anak jalanan, soal mereka yang bernyanyi dalam nada sumbang. Soal mereka yang tidur dipinggir emperan, jalanan.. 
Lihatlah anak-anak yang berlarian itu.. Tawa, teriakan dan semangat mereka membuat hati saya berdegup bangga ..bahkan malu terkadang rasanya. Anak-anak yang masih bisa tertawa kala kecukupan ekonomi tidak terlalu bersahabat dengan mereka. Mungkin tawa itu hanya terdengar sejenak, teriakan itu terlontar sekejap, dan semangat itu berkobar sesaat. Tapi coba perhatikan, binar mata kala mereka berkata-kata, ada kepolosan tanpa batas yang tanpa sadar dpt membuat kita bersyukur dan gembira.
...Betapa kesulitan tak pernah membuat mereka menyerah apalagi patah arang..
...Betapa kesulitan tak menghadang jalan mereka berkorban demi masa depan yang dicita-citakan.
 
Ini soal rasa syukur.. 
Mungkin ini yang namanya kebahagiaan sederhana, yang timbul karena memperhatikan hal-hal yang juga sederhana. Cara paling benar dan sederhana untuk berbagi adalah bukan memberi mereka uang, tetapi belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka.  Tak perlu menilai angka apalagi sampai menganalisa.. Seberapa besar gerakan hati untuk berbagi, maka disitulah ada rezeki yang harus kita beri. Saya percaya kalau nurani itu tak pernah berdusta..

***

Cerita diatas dipersembahkan untuk mengikuti salah satu Program dari NBCLampung yakni 'Menulis 1.000 Tweet, 10.000 Buku dan Satu Juta Senyuman Untuk Anak Jalanan'.

Komunitas penulis NBCLampung mengajak para pembaca untuk menyumbangkan tulisan untuk amal, untuk anak-anak jalanan dan yatim, hasil royalti dari penjualan buku nantinya akan disalurkan bagi mereka yang sangat membutuhkan, juga membantu mereka dengan memberi buku-buku yang patut dibaca dan pakaian layak pakai. Saya tidak bisa berbuat banyak, tapi melalui tulisan ini, sekecil apapun bentuk kepedulian dari kita sungguh akan sangat berarti bagi mereka. Mari ringankan beban mereka untuk tetap tersenyum menghadapi dunia.


Salam,
agistianggi

23 Desember 2012

Selamat Hari Ibu, Ibu-Ibu dan Para Calon Ibu! \o/

Eeh, belum telat kan ya?! Berhubung kemarin seharian nggak ada koneksi internet dirumah, ada sih signal wifi, tapi harus dikamar atas dan udah diisi sama anak kosan, jadi seharian nggak bisa buka blog deh.. Inipun bisa buka blog dirumah Rhais karena kita mau ke rumah Wishnu, eeh tapi dia harus anter mamanya belanja dulu ke supermarket depan *curhat*


Oke, intinya, postingan ini cuma mau ngucapin 'Selamat Hari Ibu, Untuk Ibuku, Para Ibu-Ibu dan Calon Ibu Sedunia' Yeiyyyyyyy!

Note: Whoever you are, whatever you do, I do love you Mom! With all my heart, with all my life. I heart you, always.. :")



Happy Mother's Day! Tons of love and kisses.


Hugs, xoxo
agistianggi

21 Desember 2012

Cantik Praktis tapi Maksimal!

Siang itu awan gelap sepertinya tidak mau diajak berkompromi untuk sedikit saja mengalah pada matahari untuk melewatinya, memberi sedikit cerah di bumi walau hanya sebentar saja. Ah, lebih baik dirumah saja, pikirku. Beberapa minggu belakangan ini memang cuaca sukar ditebak, terkadang panas terik, terkadang mendung sejadi-jadinya tak menampakan matahari secuilpun sepanjang hari menjelang malam. Hal ini membuatku lebih suka berdiam diri dirumah, menonton dvd, tidur dan kegiatan rumahan lain dibandingkan pergi keluar rumah. Ya, siapa yang nggak tau kalau hujan jalanan Kota dirudung macet berkepanjangan. Ah, buang-buang waktu aku rasa..

Tok tok tok..

     "Hai!", ucap Rena riang dibalik pintu.
     "Ngapain kamu kesini? Ini hari sabtu loh, malam minggu!"
     "Teruuuuuuus?", ucapnya sewot yang kemudian diiringi tawa kami bersamaan.
     "Kamu nggak pergi kencan sama Ardhi?," tanyaku.

Rena menyelonong masuk ke kamarku seperti biasa, membuka satu persatu majalah fashion yang berserakan diatas karpet dan lalu membacanya sambil berbaring diatas kasur. Rena adalah sahabatku. Kami berteman sejak jaman SMP dan kebetulan rumah kami satu kompleks, hanya beda beberapa blok saja.

Satu per satu halaman dia buka dengan tampak serius. Ah, biarlah akupun terlalu sibuk dengan laptop dan serentetan dateline tugas, ujarku dalam hati.

Tiba-tiba Rena bertanya, "Gis, menurut kamu cantik itu apa?". Dahiku mengeryit sejenak
     "Cantik? Kenapa, Ren?"
     "Iya, menurut kamu, cantik itu apa? Bagaimana?"
    "Cantik.. Hmm..", pikirku sejenak. "Cantik itu relatif menurutku ren. Ada cantik secara fisik, ada juga 'cantik' secara kepribadian," tuturku sambil memperagakan cantik dengan kutip dua jari.
     "Maksudnya?"

Beberapa waktu yang lalu aku juga sempat berdebat dengan salah seorang teman mengenai definisi 'cantik'. Menurut dia, seorang wanita dapat dikatakan cantik ketika dia mempunyai wawasan yang luas alias pintar, pandai berkomunikasi, pintar bersosialisasi dan juga berprestasi. 'Ah, masa iya?', tanyaku ragu saat itu. Hmm, kalau bicara soal cantik, menurutku pasti yang terbayang duluan di kepala sebagian orang, terutama kaum pria, cantik dilihat dari appeareance alias tampilan luarnya, yap! cantik dan menarik fisik. 'Iya sih, tidak bisa dipungkiri juga soal penampilan fisik yang menunjang seorang perempuan untuk dapat dikategorikan sebagai wanita cantik', ujarnya. Sambil terkekeh dia melanjutkan, 'Tapi tampaknya jika kedua hal tersebut berjalan beriringan dan seimbang akan jadi luar biasa, selain cantik secara fisik juga secara kepribadian. Cantik luarrrr biasaaaa! hehehe'. Ih, dasar lelaki..

     "Hmmm.. gitu ya. Eh, aku heran deh gis, banyak cewek yang mukanya cantik putih bersih, eeeh pas liat leher sama tangannya beda warna", tambah Rena.
     "Ya, itu dia Ren yang sebagai cewek perlu kita tau. Sebagai lapisan terluar dari tubuh kita, kulit itu memiliki peranan yang sangat penting loh. Tentunya, itu merupakan suatu keharusan bagi kita, perempuan, untuk senantiasa dapat menjaga dan merawatnya. Coba deh bayangkan jika tembok perlindungan tubuh kita alias kulit kita rusak, maka selain tidak terlihat cantik, segala macam ancaman dari mulai kuman hingga virus akan dengan mudah menyerang tubuh kita. Nah, berarti kulit juga merupakan salah satu cerminan seberapa sehat kita dan seberapa baik kita menjaga tubuh pada umumnya.", ujarku panjang lebar.
     "Wah, tau darimana kamu?"
     "TV, Radio, Internet, hmm.. majalah yang lagi kamu baca," jawabku sambil terus mengetik tugas.
     
Ya, aku sangat suka membaca informasi seputar kesehatan tubuh dari berbagai sumber. Di era yang serba mudah untuk mendapatkan informasi seperti sekarang ini banyak manfaat yang bisa kita ambil. Dan ternyata banyak sekali faktor yang mempengaruhi kesehatan kulit tubuh kita, baik dari faktor internal maupun eksternal. Aduh. Tapi kita tidak perlu khawatir sebetulnya, yang perlu diperhatikan dalam merawat kulit sih pada dasarnya bisa kita ambil dua poin utama, yaitu pola hidup sehat dan perawatan dari luar secara berkala. Pola hidup sehat paling sederhana diantaranya seperti banyak minum air putih, olahraga teratur, menjaga pola makan makanan sehat, banyak mengkonsumsi sayuran dan buah. Sedangkan untuk perawatan berkala bisa dilakukan berbagai alternatif perawatan tubuh dari ujung kaki sampai ujung rambut.

20 Desember 2012

Pelatihan Perahu Bandung Angkatan I!



Sempet kelupaan mau bikin post ini dari senin kemarin rasanya, duh. Jadi tanggal 16 Desember, hari minggu lalu, saya mengikuti Pelatihan 'Perahu Bandung', Pelatihan Pengusaha Baru Kota Bandung Batch I. Dengan slogan 'Bandung City of Young Entrepreneur' acara yang diadakan di Hotel Banana Inn Setiabudhi ini diisi oleh banyak narasumber terkemuka seantero Indonesia. Pesertanya sendiri mayoritas adalah 200 mahasiswa-mahasiswi Kota Bandung yang sedang atau bahkan baru ingin menjadi seorang pengusaha, entrepreneur.

Dengan yel-yel 'Mari Berlayar' acara pada pagi hari itupun siap dimulai...

Pagi itu, sekitar pukul 07.30, panitia sudah membuka open registration untuk mengikuti acara yang akan berlangsung seharian penuh. Lalu sekitar pukul 8 lewat barulah acara dimulai.. MC membuka acara dan meminta perwakilan Bapak Edi Siswandi selaku Sekda Kota Bandung untuk memberikan sambutannya, berhubung beliau belum bisa hadir pagi itu dan dialihkan menjadi siang hari. Kemudian acara diisi oleh Kang Rendy, Grand Master Muda Mulia. Kang Rendy ini merupakan seorang pebisnis dalam bidang konsultan pendidikan. Bagi saya sendiri ini kali kedua pertemuan saya dengan Kang Rendy, sebelumnya saya dan teman-teman kampus pernah membuat sebuah seminar entrepreneur yang mendatangkan beliau sebagai pembicara.

Setelah berbicara sekitar lebih dari 1 jam dan melakukan sesi tanya jawab dengan para peserta, Kang Rendy pamit dan menutup sesi-nya dipagi hari itu. Selanjutnya mungkin karena keterbatasan waktu sedangkan para pembicara jumlahnya cukup banyak, para pembicara diatur dalam 1 sesi menjadi 2 orang. Ada Bapak Deden Y. Hidayat., SE., MM selaku Ketua Kadin Kota Bandung, Bapak Dindin Sulaeman., Dipl. Ing., MBA yang merupakan Kepala Unit Inkubator Bisnis Politeknik Manufaktur Negeri Bandung, lalu ada juga Bapak Deicky N. Manalif yang merupakan seorang Analisis Investasi Emas dan Trading Global, Bapak Darto AP., MM dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Bandung. Mereka semua memberikan banyak ilmu dan manfaat dari materi dan talkshow yang mereka lakukan, baik itu mengenai apa itu entrepreneur, bagaimana membangun rencana usaha, analisa pasar mekanisme perijinan usaha, bagaimana mengenai investasi emas dan lain sebagainya.

Oya, ada Bapak maryadi Suwondo., SE., MM juga yang merupakan Dosen Unpar sekaligus juga sebagai Account Executive Danareksa yang memberikan penjelasan singkat mengenai investasi saham dan pasar modal. Secara keseluruhan, semua ilmu yang diberikan oleh semua pemateri sungguh-sungguh sangat bermanfaat, terutama bagi saya yang awam dan tertarik dengan perekonomian global.




Pukul 11.30 acara diberhentikan untuk istirahat, solat dan makan siang. Bertempat di Resto Banana Inn, kami semua, para peserta, dipersilakan untuk makan siang yang telah disediakan. Sampai pada pukul 13.00, kami diminta untuk kembali memasuki ruangan untuk melanjutkan acara..

Nah, ini yang menarik! Pembicara selanjutnya adalah Kang Kiki Gumelar, ituloh si pembuat coklat dodol yang penomenal dari Garut, Chocodot! Chocolate with Dodol Garut. Serunya disini Kang Kiki menceritakan kisal awal mulanya dia mendirikan perusahaan coklat lokal asli Indonesia ini, bagaimana Ia memulai inovasi, pemasaran, bahkan sampai cerita dia jatuh-bangun di bisnis ini. Kerennya, ternyata Chocodot ini sudah mendapatkan begitu banyak penghargaan baik di dalam maupun dari luar negeri. Pelajaran yang saya ambil dari Kang Kiki adalah bahwa kalau kita mau jadi wirausaha, mau bisnis yang kita rintis sukses ...kita harus bisa terus berinovasi, menyajikan sesuatu yang baru dan terbarukan.

 

Lalu setelah itu, barulah Bapak Edi Siswandi, Sekda Kota Bandung, datang. Ternyata beliau merupakan seorang Sekda Termuda loh, di umur 42 tahun 6 bulan beliau pertama kali diangkat. Beliau membagikan banyak ilmu, cerita, pengalaman bagi kami para peserta.. Nah, diakhir acara beliau memberikan kuis via twitter yang mengharuskan para peserta menjawab 4 pertanyaan.. Seru sih, siapa juga yang nggak tergiur sama blackberry sebagai hadiahnya.


Setelah diselingi oleh beberapa narasumber, di akhir acara Hendy Setiono yang merupakan Founder dari Kebab Turki Baba Rafi memberikan banyak pengetahuan baru mengenai dunia bisnis. Secara keseluruhan acara ini sungguh sangat banyak manfaatnya. Acara yang bertujuan untuk membangkitkan semangat dan melatih para pengusaha muda Kota Bandung, terutama mahasiswa, untuk berwirausaha.

Nah, selanjutnya.. Apakah kamu mahasiswa? Wirausaha juga? Atau baru tertarik dan ingin belajar membuat usaha? Ayo ikuti Pelatihan Perahu Bandung Batch II yang rencananya akan diselenggarakan di bulan Februari nanti. Untuk info, silakan follow @mwBDG

Semangat Pagi!


Salam,
agistianggi


Note: Foto diambil dari twitpic @mwBDG berhubung saat itu saya gak bawa kamera digital.

19 Desember 2012

[Alert] Bad Decision (?)

Oke, jadi postingan kali ini dibuat untuk mengikuti Giveaway karena ngiler sama tawaran emak-emak kece yang kesohor se-antero dunia blogging ini, siapa lagi kalo bukan Bibi Titi Teliti, Mamanya Kayla dan Fathir,   lovable mommy ..iya, Bibi Erry.. Blogger mana yang nggak tau kalo emak satu ini dapet trip gratis ke Korea dari event Touch Korea Tour, ketemu sama 2pm & Miss A yang bikin para ABG pecinta korea gigit jari, udah gitu menang Korea Pass 5 juta won pulak. Akkkkk, ngiler gila! Walaupun term & condition untuk giveaway-nya agak aneh sih, masa coba baca gini katanya...
"Silahkan obrak abrik blog ini, dan pilih satu postingan yang lo suka di blog inih, dan buat postingan di blog lo tentang hal tsb, dan mohon berikan alasan nya ya, kenapa bisa suka ama post tsb.
Gue siap menerima kritik membangun lho yah"
Walaupun agak weird dan sedikit agak nggak tega buat obrak abrik blog orang, tapi toh akhirnya saya coba inget-inget postingan mana ya yang membekas di hati saya sampai saat ini. Nah, dari sekian banyak postingan dan cerita, mulai dari cerita tingkah laku absurd si emak sampai anak-anaknya dan aneka tingkah sampai 'tendang kulkas', cerita yang paling berkesan buat saya itu postingan yang Bad Decision yang nggak cuma bercerita soal Fathir dan Kayla, tapi soal kisah LDR-an nya Bibi Erry sama si Abah.. LDR.. ooh, LDR...

Simple question!
Have you ever made a bad decision? *just be honest*
I wish I am brave enough to say that I’ve never regretted any decision in my life…
Well, but I am not that lucky!

Pertanyaan dan pernyataan itu yang mengawali kisah salah langkah LDR-an Bibi Erry sama si Abah di postingan 'Bad Decision'..


***

Ini soal pilihan. Ini soal waktu. Ini sebuah keputusan yang mengubah hidup dan semua alur jalan ceritanya, atau mungkin memang sebenarnya sudah seharusnya demikian, entahlah. Baca postingan Bibi Erry tentang Bad Decision ini membuat saya ingat begitu banyak kejadian terjadi dalam beberapa tahun kebelakang. Hmm, ya mungkin persoalannya lain, tapi inti alias hikmah yang bisa di ambil ..hampir serupa tapi tak sama *halah*.

Saat saya menghadapi suatu persimpangan dan diharuskan untuk mengambil suatu keputusan penting juga saya memikirkan ini-itu-nya, bibit-bobot-nya, sebab-akibatnya dan sederetan hal lain yang kemungkinan akan terjadi atas setiap keputusan yang nantinya saya ambil. Tapi memang betul kata si Bibi, pada akhirnya tetap saja hal itu gak bisa menjamin bahwa kita bisa mengambil keputusan yang tepat dan benar..

......Tapi kita tetap harus memilih.

Kalau si Bibi mengalami sekelumit proses galau gak penting saat akhirnya memutuskan LDR-an Bandung-Sukabumi sama Abah yang ternyata luar biasa beratnya.. mulai dari ngurus Kayla dan Fathir yang masih kecil, ngurus semua urusan rumah tangga sendirian dan setumpuk pekerjaan lain yang tampak melelahkan. sampai akhirnya, she feels so alone.. Saya pun mengalami hal serupa, tapi lain perkara ya, fyi saya masih single, belum berkeluarga. Tapi saya bertekad, kelak kalau sudah beranak pinak mau jadi emak-emak kece kayak Bibi Erry (-.-)9 heheheee.. Dalam hal ini saya juga pernah dihadapkan suatu pilihan hidup yang berkaitan dengan kehidupan saya kedepannya. Terpisah jauh dari keluarga Bandung-Banten juga bukan hal yang mudah. Saat itu juga, saya merasa sendiri. LDR memang berat.. *uhukk*

Tapi toh, kita bisa apa, mau dikata apalagi, terkadang pilihan kita hanya tinggal memilih. Diluar segala konsekuensi dan resiko apapun yang bisa dan mau ataupun tidak mau harus kita terima, pilihan tetap harus dibuat.. cepat atau lambat.


Terkadang saya pun merasa bahwa saat itu saya mengambil keputusan yang salah. Saya juga seringkali menyalah keadaan, bahkan menyalahkan Tuhan. Tapi sekarang saya tau itu salah..

 Sama kayak si Bibi yang menyadari banyak hal dari pilihannya, saya pun demikian..
"Apa keputusan Bibi Erry sama Abah untuk pindah ke Sukabumi yang pada saat itu dia ambil merupakan keputusan yang salah?"

"Apakah bila semua yang telah direncanakan dengan matang, ternyata tidak berjalan sesuai keinginan kita, lantas hal itu dikategorikan sebagai hal yang 'salah'?"

"Apakah bila kita harus menghadapi ketidaknyamanan atas keputusan kita sendiri, lantas itu langsung kita anggap sebagai sesuatu yang salah?"

Hikmah yang bisa diambil adalah bahwa terkadang semua yang buruk itu harus dilalui terlebih dulu untuk tau mana yang baik, karena yang menentukan bahagia atau tidaknya kita adalah kita sendiri ..Kalaupun masalah datang, itu karena masalah akan selalu ada. Masalah bukan untuk mengurangi kadar kebahagiaan kita, tapi justru masalah hadir untuk membentuk pribadi kita menjadi lebih baik. Ada banyak hikmah, ada banyak pelajaran hidup yang bisa saya ambil..

Buktinyaaaaaaa... kalau Abah gak pindah ke Sukabumi, Bibi Erry mana mau belajar motor, pasang lampu sendiri, benerin gorden rumah yang dimainin Fathir, ngecek pintu rumah tiap malem dan bahkan pasang air galon sendiri! *standing applause* daaaan Laundry Kiloan tentunya, haha! Saya pun kalo masih tinggal bareng kedua orangtua belum tentu jadi pemberani seperti sekarang ini.. Pergi kemana-mana sendiri.. Liburan sendiri.. Ketemu teman-teman baru.. dan persis kayak Bibi Erry, sebagai anak kost yang tinggal sendiri, saya pun berhasil buat masang lampu sendiri dan angkat galon aqua dari lantai satu ke lantai dua, sendiri.... :| *applause sambil salto*

Dari situ, saya mulai tau sesuatu, saya mulai mempelajari banyak hal dan saya juga mulai belajar untuk bersyukur. Keputusan yang saya ambil tidak buruk sepenuhnya ternyata.. Banyak pelajaran baru yang membuat saya jauh-jauh lebih baik dari sebelumnya.

Hey, People changed and growing up.. 

Saya, Bibi Erry, kamu, kalian dan semua orang didunia ini juga berkembang dengan caranya sendiri-sendiri. Hidup ini terus bejalan maju. Hidup ini berkembang.  Nyatanya perubahan dan perkembangan memang sudah menjadi sebuah keharusan akan setiap sesuatu. Memang begitu bukan? Setiap orang pada dasarnya ingin menjadi lebih baik, bukan untuk terus-terusan santai sampai akhirnya mati. Padam. Selesai. Tidak, tidak demikian rasanya.

Faktanya... rasa sedih, terpuruk, atau kecewa juga ikut menciptakan keseimbangan dalam hidup kita. Setiap orang terkadang perlu merasa kecewa untuk bisa bersyukur, perlu merasa kekurangan untuk bisa merasakan berlebihan, dan kadang perlu merasa putus asa untuk kembali mempunyai semangat lagi.

Suka atau tidak, sebuah keputusan yang mungkin kita ambil memang nantinya akan menimbulkan perubahan-perubahan satu paket dengan berbagai macam konsekuensinya. Tapi, perubahan itu bukan akhir, tapi awal dari sebuah proses yang mungkin memang akan sangat melelahkan. Sebuah perubahan sampai nanti pada suatu titik harus berhenti ..Entah kapan, karena memang begitu adanya, larena kita hidup, jadi kita harus bisa menerima perubahan itu suka ataupun tidak..


Ada salah satu kutipan dari Chicken Soup for Soul yang sangat saya suka, isinya begini "Orang yang berhasil adalah orang yang bangkit dan mencari keadaan yang mereka inginkan, dan jika mereka tidak menemukannya, mereka akan menciptakannya." Dan semua hal tidak harus sempurna untuk tau apa itu bahagia..

Pelajaran yang bisa saya dan Bibi Erry ambil mungkin sama, mungkin... Bahwa saat ini tidak ada lagi yang harus kami sesali untuk segala hal yang telah terjadi dalam hidup kami beberapa tahun terakhir. Meski terkadang ada saat dimana kita berperang dengan bayang-bayang, berteriak dalam diam, namun waktu telah membantu kami untuk mengikis semua itu. Mengajarkan kami banyak hal. Lambat laun. Perlahan, tapi pasti..


Salam,
Anggi Agistia

18 Desember 2012

Icip-icip Soto Lamongan Cak Har di Surabaya!

Namanya sih Soto Lamongan tapi adanya di Kota Surabaya. Nahlohhhh. Kuliner Indonesia memang nggak ada habisnya menawarkan berbagai keunikan rasa dan varian dari berbagai penjuru daerah dari Sabang sampai dengan Merauke. Mulai dari rasa, tampilan dan bahkan nama, banyak aneka jenis kuliner Indonesia yang menggunakan nama daerah sebagai suatu simbolisasi atau bahkan pencitraan makanan khas daerah tersebut. Ikan Bakar Cianjur, Pempek Palembang, Cotto Makassar, Ayam Bakar Wong Solo dan lain sebagainya yang membawa embel-embel nama daerahnya. 

Soto Lamongan Cak Har Surabaya
Jadi seringkali saya mendengar tentang enaknya kuliner soto yang satu ini dari opang. Nah, kali ini berhubung berkesempatan untuk berkunjung ke Surabaya, saya diajak untuk mencicipi Soto Lamongan yang terkenal di Surabaya ini..

Tempatnya sendiri saya nggak begitu hapal dijalan apa, tapi yang pasti saat baru tiba di Surabaya dan kemudian pergi menuju daerah keputih, saya melewati suatu Rumah Makan yang cukup besar bertuliskan Soto Lamongan Cak Har. Ternyata rumah makan yang saya lewati itu adalah cabangnya. Dan siang hari itu pun yang terlihat adalah jumlah pembelinya yang ramai.

Malam itu para pegawai nampaknya sudah mulai berbenah lokasi jualan untuk tutup, maklum kami datang kemari sekitar pukul 10 malam, lebih malahan. Akhirnya kami memesan seporsi Soto Lamongan dengan es teh manis. Sekitar 5 menit kemudian soto sudah siap dihidangkan di atas meja. Nah, selain soto sebagai menu utama yang dipilih, kita juga bisa menambah 'hal lain' loh untuk dinikmati bersama si soto ini, ada balungan, ceker, jeroan dan entah apa lagi. Sayangnya saat saya kemari, semua itu habis tak bersisa, jadilah hanya menikmati sotonya disini.

Lain dari soto-soto pada umumnya, duh, soto satu ini disajikan dengan ditabur koya. Tau Koya kan? Bukan game online yang gemar dimainkan anak lelaki ituuu, oke nggi itu toya. Krik. Jadi yang membuat si Soto Lamongan ini mempunyai ciri khas adalah sajian koya-nya ini. Koya sendiri katanya sih ada yang terbuat dari kerupuk udang yang dihancurkan, tapi ada juga yang membuatnya dari ebi (udang) dicampur dengan aneka bumbu.

Soto Lamongan ini menurut saya, yang notabene berlidah Sunda, sangat enak deh. Range 5 of 5. Kekentalan kuah dan rasa gurih sotonya bener-bener serasa nendang di mulut *ceileh bahasanya*. Pantes terkenal banget dan laris manis, wong rasanya enak luar biasa. Ya, seperti yang udah kita tau kan, salah satu indikator yang menentukan suatu jenis kuliner itu enak atau tidak, salah satunya adalah banyak pembeli yang datang dan rasa enaknya yang beredar dari mulut ke mulut. :-D

Soto Lamongan Cak Har

Nah, kalau untuk minuman bisa milih berbagai jenis minuman sesuai selera. Mulai dari minuman botolan, es jeruk dan bahkan minuman palin konvensional, es teh manis hangat. Ha! Saya sendiri direkomendasikan untuk mencoba es teh manisnya dan bener ternyata enak. Berhubung saya nggak suka teh b*t*l dari jaman SD, terkecuali dalam keadaan kepepet, buat saya rasa es teh manisnya ini pas.. nggak terlalu manis dan nggak terlalu pahit. pas pokonya pas!




Tertarik untuk mencoba? :-D



Salam Pecinta Kuliner, Salam JalanJajan!
agistianggi

17 Desember 2012

Wisata Kuliner Surabaya, Sate Klopo Ondomohen!

Hallo.. Hallo.. Surabaya! Yeiyyy!


Jadi 2 minggu lalu saat berkesempatan mengunjungi malang dan daerah sekitarnya, setelah mencicipi kuliner terkenal dari Pulau Madura Bebek Sinjay, saya juga sempat berkeliling Kota Surabaya sebuah kuliner sate. Sate klopo! Yippieeeeeeeeeee!



Saat itu sebetulnya saya, kami tidak sengaja ingin menikmati kuliner satu ini, ya setelah berkeliling kota surabaya karena mendapati Tugu Pahlawan tutup, kami tadinya ingin mencari tempat makan ice cream yang dia sendiri tidak tau pasti dimana lokasinya.. Tapi ditengah hiruk pikuk mencari, kami melewati tempat makan ini, Sate Klopo Ondomohen. Dan kemudian mendaratlah kami disana, ih bahasanya.. Sate Klopo Ibu Asih Ondomohen ini cukup ramai saat kami kemari, tempatnya sendiri tidak terlalu besar sih menurut saya tapi yang penting nyaman..

Jadi Sate Klopo ini adalah sejenis sate, daging sapi dan daging ayam, yang dilumuri semacam serundeng yang terbuat dari parutan kelapa yang sebelumnya disangrai dulu dan kemudian di bakar. Hasilnya, saat dibakar diatas pembakaran, aroma kelapa tercium dan bumbu-bumbunya juga meresap loh. Berbeda dari sate pada umumnya sih saya bilang, bukan sate biasa *halah*.

Disini saya memesan sate klopo daging sapi, berhubung kalau pesan sate ayam terlalu mainstream, hahaha apeu! Nasi disajikan dengan ditaburi kelapa. Nah, satenya sendiri disajikan diatas bumbu kacang yang sudah diberi kecap. Tapi ternyata sate klopo ayam dagingnya lebih enak dan besar (.___.)

Tapi pokoknya rasa sate ini enak, nom nom nommmm :9








Salam Pecinta Kuliner, Salam JalanJajan!
agistianggi

13 Desember 2012

5 cm; Antara Cita, Cinta dan Mimpi yang Merubah Segalanya!


Yes! Akhirnya setelah sekian lama menunggu, film 5 cm meluncur juga di bioskop. Sekitar tahun 2009 akhir saya membaca novelnya. Saya berani memberi rating 5 of 5 untuk novel 5 cm ini. Ah, gila keren banget! Mungkin yang udah pernah baca novelnya akan berkata demikian juga seperti halnya saya. Novel ini syarat akan motivasi, pemacu diri, banyak kata-kata dan gambaran yang seolah mencoba untuk membakar api semangat dari para pembacanya. Dan tepat ditanggal cantik kemarin, 12 Desember 2012 (12.12.12), film ini serentak diluncurkan di seluruh bioskop se-Tanah Air.


5 cm; Antara cita, cinta dan mimpi yang merubah segalanya...

5 cm The Movie!
Di Sutradarai oleh Rizal Mantovani, cerita film ini persis menggambarkan isi novel, walaupun menurut saya (pun bagi yang sudah membaca) mungkin lebih kepada versi singkatnya. Kenapa? Karena saat membaca, pikiran kita mengawang-awang, kesana-sini, kian-kemari, seolah membuat suatu skenario sendiri dengan pemeran-pemeran tertentu dengan menelusuri kata dari halaman satu ke halaman lain, ikut larut ke dalam isi cerita. Memutar rol film dalam pikiran kita..

Genta (Fedi Nuril), Zafran (Herjunot Ali), Arial (Denny Sumargo), Ian (Igor) dan Riani (Raline Shah) adalah 5 orang remaja yang telah menjalin persahabatan lebih dari sepuluh tahun lamanya. Tidak ada satu weekend pun mereka lewatkan untuk hanya sekedar ngobrol bersama.. Sampai pada suatu hari, mereka merasakan 'jenuh' atas kebersamaan mereka. Dengan satu perjanjian, mereka akhirnya memutuskan untuk berpisah selama tiga bulan, tidak saling berkomunikasi, tidak ada sms, tidak ada chatting, tidak ada telpon apalagi bertatap muka.

3 bulan berpisah, masing-masing dari mereka mengalami banyak hal, sesuatu hal yang baru, sesuatu yang mengubah diri mereka untuk lebih baik dalam menjalani kehidupannya. Tiga bulan berselang, mereka berjanji untuk bertemu di Stasiun Senen, untuk melakukan sebuah perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang menunjukkan betapa kuatnya persahabatan mereka, cita bahkan cinta diantara keduanya.. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat kelimanya semakin mencintai Tanah kelahirannya ini, Indonesia. Sebuah perjuangan atas impian, perjalanan hati yang merubah hidup mereka untuk selamanya .........Menuju Puncak tertinggi di Tanah Jawa, Puncak Gunung Mahameru!

Kita cukup simpan puncak itu disini, 5 cm di depan kening kita. Selanjutnya yang kita butuhkan hanya..... 
"Kaki yang akan berjalan lebih banyak dari biasanya..
Tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya..
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya..
Kepala yang akan lebih sering melihat ke atas..

Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja..
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya..
Serta mulut yang akan selalu berdoa.."

Gambaran perjalanan dari Jakarta - Malang  .....tawa, canda, haru, rindu.. semua sungguh terasa berbeda. Yang paling mengasyikan adalah saat diajak menikmati perjalanan penuh perjuangan menuju puncak Mahameru. Bumi Tengger, Bukit Pananjakan, Bromo, lautan pasir, hamparan pepohonan, bukit dan awan seputih kapas.. Sungguh tempat ini tercipta bersama beribu pesona yang tak pernah gagal menghipnotis siapa saja yang melihatnya, bahkan dengan hanya melalui sebuah gambar.

Ranu kumbolo, Kalimati dan Puncak Mahameru tak henti juga membuat takjub, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata selain ..Subhanallah.

Film ini membuat saya terhenyak sejenak saat melihat sang fajar yang seolah malu-malu mengintip dari balik gunung. Saat bias cahaya kuningnya membelah langit, seolah kita sedang menikmati goresan kuas Tuhan di atas Tanah Jawa ini. Seolah diajak ikut ke Puncak Mahameru, mata saya pun tak ingin berpaling, mematung saat saya melihat bak di atas negeri awan, Samudera di atas awan mereka bilang. Alam memang pandai menyimpan amanat, menabur iman di setiap sudutnya..

Dan berada disana, di Tanah Tertinggi Pulau Jawa itu, Puncak Mahameru ..merupakan suatu gambaran perjuangan antara gabungan mimpi, keyakinan, cinta dan doa..




Cerita 5 cm ini memang syarat akan gambaran semangat, untuk tidak pernah putus asa, untuk terus berjuang dan bertanggung jawab atas setiap mimpi yang pernah kita buat. Bahwa..


Jika kamu punya mimpi, cita-cita, keyakinan atau apapun yang mau kamu kejar..kamu taruh disini..jangan menempel dikening..biarkan..dia..menggantung..mengambang..
5 cm..
.........didepan kening kamu. Supaya dia tidak akan pernah lepas dari mata kamu.

Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari dan kamu percayai bahwa

kamu bisa...

Apapun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalau kamu percaya sama keinginan itu dan kamu tidak bisa menyerah.
Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan.. mimpi.. cita-cita dan keyakinan diri..


Sehingga suatu hari nanti, kamu akan selalu dikenang sebagai seseorang yang masih punya mimpi dan kenyataan, bukan hanya raga yang punya nama. Kamu akan dikenang sebagai orang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan orang biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan.

Tapi seseorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapapun..


...dan kamu tidak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.. percaya pada 5cm didepan kening kamu..




xx,
agistianggi

P.S: Suatu hari saya juga akan berada di puncak itu, saya janji! 

10 Desember 2012

Live your life! Live your dreams!

I love storytelling, in different way. Writing. Yes! I think that every person has their own 'favourite way of communicating to others, about what she/he think, what she/he feels, or just for expressing ideas. For me, writing such as the best way to express my thoughts, convey my feelings, and most of the time, to spend my time, killing my 'loneliness' and describe random thoughts. 

I have a dreams. A lots, actually. Along the time, my dreams change from one to another, randomly. To be a doctor, lawyer, architect, lecturer, business woman, and so many other, then now I know what I want ..to be writer and entrepreneur. Oya, to be good housewife, of course. Someday. Aamiin.

"That all dreams can come true if we have the courage to pursue them" -Walt Disney
They said, a dream could to be big or small. But, everyone must have a dream to still alive, you know 'alive'. I always imagine if oneday I was write story, watch my book in bookstore, hmm that's such a big compliment for me. Great achievement. May I? InsyaAllah. Most of all, the most important thing is to know that dreams do come true, so we always try to work smart, have a balance between work hard, play hard and pray hard, and persistently to reach it. Help others to pursue their dreams also can be better, for people around ..for ourself. Keep a faith. Allah always be with us.

Now, I just need to switch my mind so it'll encourage myself to be strong and just walk on by. Do my best and keep telling myself that it's for the best. So it's a new challenge of finding myself in the crowded feelings inside, yes. Move up! And the only one that I know to get there, to all of my dreams, is by surrender completely to God. Ikhlas..

The clock is ticking, the water's flow, and there are so many blessing that I didn't realized happens in my life, around me. So, I need to focus on that and take back to living this life to the fullest. Never regret of something because it means nothing ..whatever it is, if it didn't happen, then it's not meant to happened, and  otherwise maybe. Although some perspective had changed, but you are seeing a stronger woman standing here, and no one can bring me down again. I won't let you, or I will kill you!

Live your life! Live your dreams!


xx,
agistianggi

9 Desember 2012

Sebuah Wujud Nyata; Cinta Lingkungan, Cintai Bumi Kita!

Let's Go Green! Mungkin banyak kita dengar soal kata-kata ini disuarakan oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak kecil sampai orang tua, entah itu pria ataupun juga wanita. Ya, ayo lestarikan bumi!

Sekarang ini eksplorasi pengunaan energi lebih banyak menggunakan energi berbahan dasar fosil, apalagi kalau bukan energi minyak bumi dan gas alam. Ya, memang tidak dapat kita pungkiri bahwa sumber daya alam yang satu ini banyak manfaat dalam menunjang dan mengoptimalkan kemajuan teknologi di berbagai penjuru dunia. Minyak bumi dan gas alam disinyalir berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan serta hewan-hewan purba yang mati sekitar jutaan tahun lalu. Proses pembentukan sumber daya alam ini membutuhkan waktu yang sangat lama dengan jumlah yang terbatas! 

Eits, selain menghasilkan energi, pembakaran sumber energi satu ini juga mempunyai berbagai dampak negatif loh ternyata.. Pencemaran udara, hujan asam, pencemaran air dan tanah, serta isu paling hangat beberapa tahun belakangan ini adalah pemanasan global alias global warming. Selain melihat dampak negatifnya, nyatanya ekploitasi berlebihan juga mengakibatkan persediaan sumber energi satu ini semakin menipis. Jalan satu-satunya adalah dengan melakukan penghematan dan berusaha mencari sumber energi alternatif.

Tapi disini saya tidak akan memberikan ide untuk mencari sumber energi alternatif, ini bukan kapasitas saya. Sebagai seorang individu yang awam mengenai energi dan lingkungan, saya hanya bisa melakukan hal-hal kecil yang diharapkan akan berdampak besar bagi lingkungan, bagi Indonesia, bagi bumi kita!

Saya suka bergabung dengan sebuah komunitas sosial, entah itu untuk misi hanya sekedar kumpul-kumpul semata ataupun juga untuk mengemban suatu misi khusus yang bermakna. Ya, tidak bisa dipungkiri juga sekarang ini kian marak aksi sekumpulan anak muda yang membentuk kelompok khusus, dari yang hanya sekedar untuk terlihat eksis mulai dari klub mobil, klub motor, sampai dengan kelompok dengan misi menyuarakan gerakan cinta lingkungan seperti greenpeace, earth hour dan kelompok-kelompok lain sejenisnya.

Saya sendiri lebih suka dan tertarik untuk bergabung dengan kelompok-kelompok dengan tema gerakan mencintai lingkungan. Bagi saya, tergabung dalam suatu kelompok atau komunitas tertentu itu selain mempunyai nilai manfaat dari apa yang kita lakukan juga bisa menambah begitu banyak teman dari berbagai latar belakang, gender, dan tidak terbatas usia.
***


#Say No To Plastic Bag
Ya! Ini hal yang saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari sekarang ini sejak setahun belakangan. Jadi, setiap kali (walau terkadang lupa) berbelanja ke mini market saya selalu membawa tas sendiri dan bukan plastik! Namanya program Diet Kantong Plastik! Semisal saya pergi ke minimarket untuk berbelanja kebutuhan pribadi atau bahkan shopping, saya tinggal memasukan barang-barang belanjaan saya ini ke dalam satu tas. Simpel bukan? 
Hari ini mau bawa tas yang mana, Kakakkkk? :p
Nah, program diet kantong plastik ini juga pernah di kampanyekan dalam sebuah acara di Kota Bandung, Helarfest 2012 pada bulan Juli lalu. Helarfest sendiri merupakan sebuah festival yang digagas oleh komunitas kreatif Bandung, yaitu Bandung Creative City Forum (BCCF), yang merupakan sebuah wadah bagi puluhan kelompok atau komunitas kreatif yang ada di Bandung. Beragam kegiatan kreatif turut pula diadakan ditempat ini, mulai dari konser musik, kampanye-kampanye pelestarian alam, dan masih banyak lagi.


 Lanjut baca >>

8 Desember 2012

Ikut Mengarungi Dasar Lautan di Museum Kapal Selam!

Minggu lalu saya berkesempatan juga buat mengunjungi Kota Surabaya, berhubung keesokan paginya harus kembali terbang dari Bandara Juanda, jadi minggu hari itu saya dengan semangat 45 siap mengitari kota. Wohoooooo! 

Selepas menikmati Nasi Bebek Sinjay di Pulau Madura dan selesai seluruh kegiatan di Kota Malang, hari itu kami bergegas kembali menuju Kota Surabaya. Dan Monumen Kapal Selam menjadi tujuan utamanya. Monumen Kapal Selam ini merupakan sebuah museum kapal selam KRI Pasopati 410 loh, salah satu armata Angkatan Laut Republik Indonesia yang dibuat tahun 1952. Wow! Dari keterangan di lokasi saya mendapat sedikit ilmu sejarah, kalau ternyata kapal selam ini pernah dilibatkan dalam sebuah pertempuran Laut Aru, untuk membebaskan Irian Barat dari jaman pendudukan Belanda. 




Lokasi Monumen Kapal Selam ini sendiri terletak di Embong Kaliasin, kalau nggak salah sih hehe, tepat berada di sebelah Plasa Surabaya, di tepi Kali Mas. Dengan hanya membayar tiket Rp. 5000,- per orang, kita sudah bisa menikmati wisata bagaikan mengarungi dasar lautan untuk perang disini \o/

Awalnya saya sempat berpikir dan bertanya-tanya bagaimana caranya kapal sebesar ini dibawa dari dasar laut ke daratan seperti sekarang ini. Nah, ternyata kapal selam ini dulu di potong menjadi beberapa bagian, barulah kemudian diangkut ke darat dan disambung kembali menjadi sebuah kapal selam yang utuh. Keren!


Nah, akhirnya saya masuk ke dalam kapal selam ini. Hawa di dalam ruangan kapal ini cukup panas, padahal sudah ada beberapa AC dipasang. Hmmm, di dalam kapal selam ini terbagi menjadi beberapa ruangan, ada ruang tinggal perwira, ruang periskop, ruang Anak Buah Kapal, ruang listrik, ruang diesel dan ruang torpedu buritan. Oya, ada kamar khusus kapten juga loh! Terus antara satu ruangan dengan ruangan lain ini dipisahakn dengan pintu-pintu kedap air, yang menurut saya sih ukurannya kecil, hanya sebuah lingkaran, sehingga mungkin untuk beberapa orang akan sulit melewatinya. Sepertinya sih..

Yang membuat saya luar biasa takjub adalah saat melihat peralatan yang ada di dalam kapal selam, kabel, pipa dan semua hal lain yang tampak sangat rumit. Disini juga ada ruang periskop, dimana kita bisa melihat pemandangan di luar kapal selam. Sayangnya, periskop tersebut nggak bisa berubah tempat untuk melihat sekeliling dari satu titik, heheee.











Gagah kan kapalnya? Happy Holiday!

........dan, Salam JalanJajan!


xx,
agistianggi

P.S: Thank you, You! To take me there and make me soooo happy. Love, N!

1st Winner of Blogging Idol, Harian Online Kabar Indonesia 2012

*Pasang lagu 'We are The Champion'-nya Queen yang biasa dijadiin backsound pengumuman Olimpiade gitu* hohooooo!

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan adanya informasi mengenai kompetisi menulis dari www.kabarindonesia.com dalam rangka menyambut hari ulang tahun Harian Online KabarIndonesia (HOKI) yang ke enam di bulan November lalu. Di ketentuan kompetisi disebutkan bahwa bagi Pemenang Utama akan mendapatkan kehormatan terpilih sebagai Blogging Idol Pewarta Warga HOKI 2012, selain itu juga berhak mendapatkan beasiswa mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH) kelas fiksi Angkatan II tahun Ajaran V, dan segelintir hadiah lainnya. Oya, Profil Pemenang Utama juga akan ditayangkan sebagai berita utama di website HOKI, katanya. Sejujurnya, saya tertarik satu hal dari kompetisi ini, bukan.. ini bukan soal nominal rupiah atas hasil kompetisi, tapi saya lebih tertarik pada beasiswa Pelatihan Menulisnya.

Jadi, para peserta diminta untuk membuat sebuah tulisan blog-post bertema 'Blogger dan Pewarta Warga' baik di blog pribadi dan di website KabarIndonesia dengan mendaftar menjadi penulis sebelumnya. Lalu setelah melewati serangkaian proses saya kirimkan tulisan saya, dengan judul: 

LOMBA BLOGGING IDOL PEWARTA WARGA HOKI 2012: Angin Baru Dunia Jurnalistik; Pewarta Warga Dan Blogger!

Mungkin yang pernah kepo lihat-lihat blog saya ingat tulisan disini, dan di website KabarIndonesia sendiri saya posting disini :p 

Awalnya agak kesulitan sih ngedit tulisan di website KabarIndonesia karena format html dan lain sebagainya, tapi akhirnya bisa juga rapih tulisannya. Kompetisi sendiri ditutup tanggal 25 November lalu dan seharusnya diumumkan tanggal 3 Desember, namun karena satu dan lain hal katanya pengumuman ditunda menjadi hari ini.. Dan ini diaaaaa!

Namanya salah lagi >,<
Woooooow! Diluar dugaan, saya jadi juara pertama ternyata. Alhamdulillah :D Lagi-lagi ini soal pengakuan, kan? ;)


7 Desember 2012

Mengejar Bebek Sampai ke Bangkalan, Madura!

Mengejar Bebek? Ke Bangkalan? Madura? Serius?! Yessssssssssssssssssss!

Hal pertama yang langsung saya ingat ketika mendengar kata Madura pasti tertuju pada makanan khas-nya, apalagi kalau bukan Sate! Tapi kali ini lain, jauh-jauh saya ke Madura cuma buat mengejar bebek! Beberapa kali saya mendengar cerita mengenai kuliner terkenal di Pulau ini, dan saya penasaran untuk membuktikannya.



Hari minggu itu, setelah sebelumnya dari Malang, kami pergi ke Pulau Madura. Mengikuti petunjuk arah, kami menyusuri jalanan dari kota Surabaya melewati panas teriknya panas matahari saat itu. Dari kejauhan saya melihat sebuah papan besar yang menginformasikan kalau Gerbang Tol Surabaya sekitar 1 kilometer lagi. Jalan Tol Jembatan Suramadu, jalan tol yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Madura ini terlihat megah ternyata. Tiangnya terlihat sangat kokoh juga kumparan kawat-kawat jembatan justru menambah pesona keindahan jembatan ini. Nah, berhubung hari itu weekend, trafik alias lalu lintas kendaraan di jembatan Suramadu ini cukup tinggi, ramai lancar.  

Anehnya masih berada di Kota Surabaya cuaca masih terang benderang, tapi begitu memasuki seperempat perjalanan di atas jembatan Suramadu, awan gelap terlihat menyelimuti Pulau Madura di sebrang sana. Dan nggak lama berselang, hujan pun mengguyur madura dengan intensitas yang cukup tinggi. Tapi untungnya hujan berlangsung tidak lama, hanya sekitar 15 menit..
 


Kalau bicara soal wisata kuliner memang nggak akan pernah ada habisnya perasaan. Saat sedang berwisata, salah satu tujuan wisata yang pasti akan ada dalam daftar adalah wisata kulinernya. Rasa-rasanya sih memang kurang pas jika mengunjungi suatu kota atau daerah tanpa menikmati kuliner khas dari daerah tersebut.

Kuliner khas Pulau penghasil garam ini yang saya tau memang hanya sate, pada awalnya, namun kemudian ternyata ada satu lagi nih kuliner khas Madura yang wajib buat dicoba. Nasi Bebek Simjay!

Bebek Sinjay terletak di Bangkalan, Madura, tidak terlalu jauh dari pusat kota. Dari pintu tol Jembatan Suramadu, RM Bebek Sinjay ini bisa ditempuh kurang lebih sekitar 20 menit. Begitu sampai di depan lokasi saya sempat terkejut melihat kerumunan orang yang mengantri panjang. Katanya, kalau mau kemari memang lebih baik menghindari jam-jam makan siang, tapi entah karena memang saat itu hari minggu jadi penuhnya luar biasa.




Begitu sampai, saya sudah dipusingkan untuk mencari tempat duduk. Dari ujung kiri sampai ujung kanan semua meja terisi penuh, paling ada satu dua meja saja yang kosong. Setelah berputar berkeliling seantero rumah makan, saya mendapat satu meja yang ada beberapa kursinya kosong. Sempat terjadi satu insiden sih, ada beberapa ibu-ibu yang menempati kursi-kursi yang sudah saya tempati, berhubung kayaknya muka saya kayak orang teraniaya dan saya juga nggak mau cari ribut, akhirnya saya memutuskan untuk cari meja lain lagi. Tapi karma berlaku sodara-sodara~ Nggak lama berselang, hujan angin menerpa Pulau Madura dan kemudian meja yang sebelumnya saya duduki terkena imbasnya, hahahaaa *ketawa setan*

Saat itu hampir satu jam saya menunggu, teman saya yang memesan makanan pun masih terlihat rapih berbaris dalam antrian padahal perut udah krucuk-krucuk. Sampai akhirnya dia datang, itupun masih belum membawa makanan ke atas meja, duh. Ternyata, mengantri itu baru step awal yang harus dilewati untuk dapat menikmati bebek sinjay, karena saat mengantri dia hanya memesan makanan dan membayar pesanan. Nah, proses si Bebek untuk sampai di meja kita dengan selamat ternyata harus melalui para pelayan yang berjalan hilir mudik mengambil nota. Krikkk. Untungnya saat itu kami membeli dalam jumlah yang sedikit, nggak terbayang rasanya jika ada pengunjung yang datang dalam jumlah besar. Oya, banyak yang datang lebih dari 20 orang loh dalam satu rombongan saat itu. Guess what? :p

Lalu, tadaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~




*tatapan spongebob di ladang ubur-ubur* tring tringggg! Hahaha.

Akhirnya pesanan kami mendarat dengan selamat di meja eksekusi (meja makan-red). Saat pertama melihat tampilan bebek saya pikir seperti bebek-bebek goreng lain ah kelihatannya, tapi ternyataaaaa... rasanya memang beda, BBB deh pokoknya, bukan bebek biasa! Ha! Rasanya sendiri menurut saya sangat enak, gurih dan satu lagi yang paling penting, daging bebeknya sungguh sangat empuk. Mungkin kalau orang yang suka masak pasti tau deh kalau mengolah bebek itu bukan hal yang mudah, karena memang dagingnya yang terkenal alot, juga bau amis yang bisa ditimbulkan kalau pengolahan bebeknya salah. Cieee, chef anggi.. Yang nggak kalah menariknya itu sambal mangganya. Sensasi asam-pedas-manis ala nano-nano pun siap memanjakan lidah kita sambil menikmati bebek sinjay.

Dengan harga Rp.18.000,- per porsi, kita sudah bisa menikmati sajian bebek yang sungguh luar biasa. Ini serius, di Bandung pun saya sering berwisata kuliner yang berbahan dasar bebek, pun di Banten ada sate bebek dan berbagai olahan lain dari bebek, tapi Bebek Sinjay ini rasanya lain daripada yang lain.

Setelah puas menyantap satu porsi nasi bebek, satu porsi jeroan dan satu gelas besar es teh manis, kami pun bergegas keluar untuk menuju Surabaya, mencari destinasi selanjutnya..

Bye bye, Madura! See you next time..


xx,
agistianggi



6 Desember 2012

Wisata Lumpur Lapindo, Sidoarjo!

Agak aneh sih sebenarnya, ada yang janggal ketika saya pun akhirnya mengetikkan judul untuk cerita ini. Wisata-lumpur-Lapindo.. Iya, Lumpur Lapindo, tempat terjadinya bencana yang sangat dahsyat beberapa tahun silam akibat meluapnya lumpur dari dalam bumi yang menyebabkan tergenangnya banyak kawasan pemukiman penduduk, lahan pertanian dan kawasan perindustrian. Lumpur Lapindo ini terletak di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Lumpur masih terus menyembur, asap putih masih terlihat mengepul dari tempat saya melihat lokasi, yang katanya merupakan pusat semburan lumpur. Padahal dari tempat saya berdiri ke pusat asap itu terlihat sangat jauh, entah berapa kilometer jauhnya, jadi bisa dibayangkan seberapa besar lokasi yang terendam lumpur tersebut ya. Ribuan rumah terendam lumpur, sawah, lokasi industri, mesjid dan lain sebagainya tak luput dari hantaman gunungan lumpur lapindo.


Saya sendiri melewati kawasan lumpur lapindo dari arah Sidoarjo saat hendak ke Malang. Seperti biasa, sekalian kemari dan menghilangkan rasa penasaran saya minta untuk mampir sejenak kemari lalu melihat-lihat keadaan sekitar. Ibaratnya, sekali merengkuh dayung, satu dua tiga pulau terlampaui. Krikkk, gie..






Kesan pertama saat memasuki kawasan ini pertama kali yang ada di benak saya cuma 'Subhanallah', sungguh ya kalau Allah sudah berkehendak tidak ada yang bisa melawan kuasanya. Hampir lebih dari 3 tahun desa-desa yang dulunya dihuni ribuan penduduk ini, sekarang berubah jadi lautan lumpur yang hampir seukuran rumah. Sejauh mata memandang pun, yang saya lihat hanya hamparan lumpur serta kepulan asap putih yang berasal dari pusat semburan lumpur.

Tanggul-tanggul yang dibuat untuk mencegah agar lumpur tidak semakin meluas ukurannya hampir setinggi bukit. Bahkan saat saya melihat dari atas tanggul ke jalanan itu jaraknya hampir sepantar dengan ruko dua lantai yang ada di seberang jalan, sedih rasanya melihat lokasi ini. Entah kenapa saya membayangkan, bagaimana perasaan saya jika saya yang terkena musibah seperti ini, duh.

Oya, untuk masuk ke wilayah lumpur lapindo ini kita harus menyiapkan uang sejumlah Rp. 10.000,- karena di lokasi tersebut ada sejumlah 'penjaga'-nya. Jadi kesimpulannya, wisata ini bukan wisata biasa! 












xx,
agistianggi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...