Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Maret, 2013

Perihal Niat

'Segala sesuatu itu yang penting gimana niatnya', ujar seseorang beberapa waktu lalu kepada saya. Katanya lagi, 'Kalau niatnya baik kelak hasil yang didapat juga akan baik. Hal yang sama berlaku untuk sebaliknya. Jika niat kita melakukan sesuatu untuk tujuan yang buruk atau kurang baik, begitupun hasil yang akan kita dapat.' Iya, gitu katanya..

Masalahnya sekarang adalah bahwa nggak semua niat baik diartikan untuk tujuan yang baik, maksudnya gini, mungkin seringkali kita berniat baik untuk membantu orang dengan tulus ikhlas, tapi bisa jadi kan disalah artikan oleh orang lain menjadi sesuatu yang buruk atau bahasa kerennya su'udzon.

Innamal a'malu binniat, sesungguhnya segala sesuatu itu ditentukan oleh niatnya. Terdengar sesederhana itu, sungguh. Tapi nyatanya dalam niat itu ada suatu proses panjang untuk menjadikan niat itu menjadi suatu tindakan nyata. Niat itu juga bisa terwujud dari proses diskusi panjang antara pikiran dengan perasaan yang juga dicampurin o…

Edelweiss

from Gunung Bromo, Malang

Takut, Ah!

Belakangan kata-kata ini sering kali saya rasa dan saya dengar di lingkungan sekitar saya. Mungkin hal ini juga nggak terlepas dari pemberitaan-pemberitaan media massa yang kian hari kian membuat kita mengelus dada. Kenapa? Coba deh liat seberapa sering tindakan kriminal terjadi, terutama di kota-kota besar, terutama Ibu Kota. Dari sebuah stasiun TV saya mendengar info bahwa berdasarkan hasil laporan Polda Metro Jaya, sedikitnya dalam satu hari ada dua sampai tiga kasus pembunuhan. Mirisnya lagi, pembunuhan dengan mutilasi seolah-olah sedang tren untuk dilakukan.
Belum lama, ada kasus mayat yang sudah dimutilasi dibuang di tol cikampek dimana pelakunya tidak lain suaminya sendiri beserta sekelumit kisah yang menatarbelakanginya. Belum lagi dengan kasus serupa ditemukan juga sesosok mayat di sebuah apartemen di Jakarta, dan beberapa kasus lain sejenisnya. 

Jangan jauh-jauh deh soal pembunuhan, beberapa waktu lalu juga sempat terjadi kasus yang menimpa seorang mahasiswi dalam angkutan …

Sepotong Cinta di Kolam Renang..

Oke, jadi ceritanya beberapa bulan belakangan ini saya lagi rajin-rajinnya berenang, seminggu tiga kali. Pertama, hari Sabtu sama Minggu kalau nggak pulang ke Bandung, Kedua; pulang kantor, itupun dengan catatan kalau nggak lembur. Yaa itung-itung olahraga rutin gitu deh, mumpung kuliah belum dimulai. Dulu sempet rutin lari pagi, sepedahan juga, tapi karena satu dan lain hal akhirnya malah males-malesan lagi, haduhh. Padahal bisa dibilang berenang bukan hobby saya sebetulnya, berenangnya aja masih hmm..boleh dibilang amatiran deh, gayanya nggak bener, asal maju, asal bisa nafas, gitu doang, krikkk! Kalau niat dari dulu pun harusnya rajin, eeh baru sekarang-sekarang senengnya, mudah-mudahan tetep konsisten aja deh ya. Tapi bukan itu yang mau saya tulis sekarang, bukan soal pentingnya olahraga apalagi manfaat berenang. Bukan, bukan itu.. ini soal pelajaran yang saya ambil semenjak saya rajin berenang..
Krakatau Country Club. Tempat dimana saya biasa berenang. Setiap kali berenang saya …

Membuat Afirmasi, Mewujudkan Imajinasi

Sewaktu saya membaca buku 'The Secret' beberapa tahun lalu, saya mendapat begitu banyak pengetahuan baru soal hubungan antara kita (manusia), semesta dan 'Dia'. Katanya, diri kita adalah akibat dari apa yang sudah kita pikirkan.. Dimana pikiran menciptakan kata-kata yang kita ucapkan, perasaan yang kita rasakan dan juga tindakan yang kita lakukan. Pikiran. Intinya disitu katanya..
Buku itu juga menjelaskan bagaimana kekuatan pikiran kita akan menjelma menjadi suatu gelombang, lalu kemudian ia terpancar ke semesta. Semacam sebuah mercusuar yang baru saja dinyalakan lampunya ketika malam tiba. Memancarkan seberkas cahaya. Semesta mendengarkan pikiran kita! Iya, mungkin terdengar begitu tak masuk logika, tapi tidak, sungguh ia nyata.
Sebelum membaca buku ini saya seringkali mendapati diri saya terkaget-kaget akan beberapa hal yang terjadi. Hal-hal yang terjadi bahkan diluar kemampuan dan kapasitas diri saya. Hal-hal yang terjadi atas hasil apa yang ada didalam pikiran sa…

Bahagia itu sederhana..

Banyak yang bilang kalau bahagia itu sederhana.. Iya, bahagia itu terkadang tercipta dari hal-hal biasa yang tidak kasat mata. Sederhana bukan berarti tidak memiliki makna, justru banyak hal luar biasa yang terbentuk dari keping-keping kaca bernama 'sederhana'.
Iya, bahagia itu sederhana..
Bagi orang tua, melihat gadis atau jagoan kecilnya menjelma menjadi sesosok manusia dewasa yang bertanggung jawab dan membuat dirinya berguna juga merupakan secercah bahagia yang sederhana.
Bagi para tunawisma, sedikit kepedulian kita dapat menumbuhkan jutaan harapan serta mencipta bahagianya mereka.
Bagi sepasang manusia yang sedang jatuh cinta, berkhayal tentang masa depan jika nanti mereka bersama juga salah satu cara paling sederhana untuk merasa bahagia.
Bagi orang yang mencinta, melihat orang yang dicinta bahagia juga salah satu bentuk nyata dari kesederhanaan bahagia.
Bahagia. Iya, sesederhana itu katanya..
Sedangkan bagi saya, mencoba mengajarkan diri sendiri bahwa untuk merasakan …

(Bukan) Pemaaf yang baik..

Dari dulu saya punya kebiasaan, yang entah menurut orang baik atau malah justru sebaliknya. Menuliskan agenda harian dalam sebuah schedule board yang tertempel dengan rapi pada dinding kamar saya.. menuliskan apa yang akan saya lakukan kemudian hari, menuliskan apa yang telah saya lalui hari ini atau hanya menggambarkan sebuah emoticon yang menggambarkan hari. Konyol? Mungkin iya. Tapi bagi saya ini ada maksud dan tujuannya.

Saya merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang mungkin memiliki daya ingat yang tidak terlalu baik, katakanlah pelupa, begitu sih mereka bilang. Dengan menuliskan apa yang akan dan telah saya lakukan, saya berharap kelak, suatu hari nanti, saya bisa membaca lagi tulisan-tulisan itu.. bisa mengingat apa-apa saja yang pernah saya lalui dan saya lakukan.

Sampai suatu hari sesuatu hal terjadi dalam hari saya, sesuatu yang tidak pernah saya harapkan terjadi, ya sesuatu yang teramat membuat hati saya sakit hati. Foto schedule board di bulan September 2011 ini k…