26 Februari 2015

Berhenti Sejenak

pic from here

Hey, kemana saja selama ini?

Untuk sekian kali beberapa orang teman dalam suatu komunitas yang saya ikuti bertanya, baik melalui chat facebook, blackberry messenger, maupun grup Line kami.

Juga menjadi pertanyaan dalam blog saya dari beberapa orang yang sedang berkunjung.

Disertai segudang pertanyaan lain dari orang-orang terdekat, beberapa dari mereka mengikuti rentetan cerita yang tertulis dalam blog ini. 

***

Saya ada. Saya disini. Hanya saja saya sedang tidak kemana-mana. Sedang memutuskan untuk tidak banyak melakukan apa-apa. Memutuskan untuk berhenti sejenak. Memutuskan untuk memikirkan tanpa berkata-kata, tanpa angka maupun baris kata. Saya memutuskan berdiam dari bercerita, memutuskan untuk tidak berjalan-jalan dalam rentetan kisah. Menikmati hari-hari yang biasa, bekerja, bermain, bercanda tawa, bertegur sapa, menyimpan hal-hal menarik dan baik maupun buruk hanya untuk diri saya saja. Untuk sementara.


18 Januari 2015

Sebuah Pantai, 07.40, Angin Kencang

Minggu pagi. Tidak seperti minggu biasa, yang biasanya hanya bangun untuk shalat subuh lantas tidur lagi hingga matahari hampir mencapai puncaknya. Pagi ini sedikit berbeda memang, aku bersiap pergi berjalan-jalan dan pantai menjadi pilihannya..

Alunan lagu yang tersalur melalui earphone menjadi teman perjalanan yang menenangkan, walau rasanya nada lagu dan arah pikiran tidak seirama. Tidak sejalan.

Tiba di pantai, aku mencari tempat nyaman untuk duduk, bukan karena tumpuan kaki yang sudah kelelahan menentukan langkah, tapi alasannya mungkin hanya karena diam bisa jadi pilihan tepat. Itu saja. Aku suka mendengar suara ombak, kecuali jika hari sedang hujan, aku lebih suka mendengarkan hujan dibawah atap rumah. Riuh keduanya sama-sama bisa menyamarkan debar jantung yang sedang bergejolak. Ramai tidak karuan. Berantakan.

Sebuah buku menemaniku pagi itu. Sejenak Hening, karya Adjie Silarus. Ditengah membaca tiba-tiba aku teringat obrolan panjang dengan seorang teman disebuah kedai penjual nasi goreng malam sebelumnya. Orang datang dan pergi silih bergantian. Soal perasaan, masa depan juga tentang ketidakpastian.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...