Postingan

QUARANTINE DAY-8; PEJUANG SATU GARIS, NEGATIF!

Gambar
Memasuki hari ke-8 karantina mandiri. Btw, kemarin akhirnya iseng beli alat rapid antigen via e-commerce dan melakukan tes mandiri dengan hasil alhamdulillah sudah negatif. Alhamdulillah.. Berhubung varian covid saat ini yang katanya konon cukup ringan sehingga untuk dikatakan sembuh tidak lagi perlu ada test PCR ulang dan lain hal sebagainya, cukup selesaikan masa isoman selama 10 hari kemudian cek ke dokter dan minta surat keterangan sehat pasca isoman.  Gambar diatas adalah gambar yang dikirim sama Pak Suami pas lagi karantina. Dan kayaknya waktu masuk hari ke-6, dari hari dimana terkonfirmasi Positif (hari ke-4 di tabel diatas), memang gejalanya udah bener-bener nggak terasa apa-apa, udah ngerasa sehat aja cuma mungkin agak lemes karena terbiasa cuma rebahan aja di kamar seharian dengan aktifitas yang itu itu aja. Artinya sudah lewat masa 9 hari dari Tahap menular, dan gejala sembuh; tahap menular sudah selesai.  Akhirnya hari ini setelah yakin udah negatif, pagi ini setelah mandi,

QUARANTINE DAY-7; SERUNYA BELAJAR DUNIA PARENTING

Gambar
pic illustration  source Kalau ditanya gimana rasanya jadi orang tua? Kamu bakal jawab apa? Kalau menurut saya sebagai seorang ibu.. 'Jadi ibu itu gampang gampang susah.. there's no such a perfect mother we all learn, meraba-raba sampai bisa dan lalu terbiasa.' Sedikit flashback ke beberapa tahun kebelakang, waktu anak pertama lahir di Tahun 2018 dengan posisi masih bekerja di perantauan rasanya waaah asli nggak terbayang. Sampai akhirnya nekat aja bawa anak ke perantauan yang notabene nggak ada keluarga, pun saat harus pergi bekerja mau nggak mau harus berani titip sama pengasuh dirumah. Kok berani banget? Aslinya engga seberani itu, was was tiap saat kok, apalagi pengasuhnya juga terbilang baru kenal kan. Jadi cctv di hp selalu on disamping layar komputer sambil liatin anak lagi ngapain aja dirumah. Belum lagi pas anak sakit apalagi sampai harus opname, posisi sama suami juga masih LDM pula waktu itu, alhamdulillahnya punya temen-temen yang baik hati dan sering banget ban

QUARANTINE DAY-6; RENCANA

Gambar
pic source   Kenapa rencana yang kita ceritakan ke orang, cenderung tidak terjadi, daripada yang kita simpan sendiri dan bekerja dalam diam. Ternyata emang ada studinya..   "Our mind mistakes the talking for doing", -@kuntoajiw Saya lupa dulu screenshoot darimana, tapi kutipan ini sendiri ditulis kayaknya via twitter oleh akun @kuntoajiw dan baru sekarang sekarang ini merasa relate dengan kalimat diatas.  Kenapa? Karena berhubung saya merasa bukan masuk ke golongan orang-orang yang kepo, makanya kalau ada yang cerita satu dua hal yang menurut saya pribadi nggak berhubungan langsung sama kehidupan saya pasti saya cuma iya iya aja. Rasanya jarang banget nanya detail tentang sesuatu hal yang orang tersebut memang nggak cerita sendiri. Lain halnya kalau diceritakan lalu diminta pendapatnya. Buat saya sesuatu yang sudah masuk dalam ranah pribadi itu cukup di keep diri sendiri atau orang terdekat aja, jadi bukan hal yang perlu orang lain atau seluruh dunia harus tau. Ngga. Ibaratny

QUARANTINE DAY-5; TENTANG INTROVERT DAN INNER CIRCLE

Gambar
pic source Berhubung hanya bisa diam dikamar seharian, sudah bosan dengan rutinitas yang itu ini aja, akhirnya jadi banyak mikir kesana kemari deh tentang diri sendiri.. Karena pada dasarnya saya menilai diri sendiri adalah orang yang super introvert. Jadi saya rasa juga memang saya akan sangat jarang banget memulai obrolan duluan. Saya akan merasa nyaman kalau memang ada didalam circle saya aja, kalau udah diluar apalagi ketemu orang baru pasti cenderung nggak akan bisa ngomong atau sekedar basa basi haha-hihi cuma bisa senyum-senyum aja. Paling sebatas cuma nanya asal dari mana.. sekarang tinggal dimana.. atau pertanyaan pertanyaan standar sekali. Bukan tipikal yang bisa membawa obrolan ngalor ngidul juga soalnya. Kaku ya cem kanebo kering. Bisa dibilang, semakin nambah usia jumlah temen itu semakin sedikit, itu itu aja, di grup whatsapp apapun cenderung nggak pernah ngobrol, kecuali kerjaan atau emang circle keseharian, bahkan ngumpul keluarga juga bukan tipikal yang bisa rumpi kaya

QUARANTINE DAY-4; ESENSI DARI PANDEMI

Gambar
pic source Masih dalam edisi random talk ala ala dengan menulis, mencoba mencari bahan ide buat ngisi blog lagi.. Hmm nggak terasa ya sudah lebih dari dua tahun ini kita menghadapi yang namanya pandemi, tapi masih banyak sekali orang yang gagal buat memahami esensi dari pengendalian penyakit menular ini. Bahwa ini bukan hanya tentang bagaimana kita bisa menyelamatkan diri sendiri, tapi juga melindungi orang lain, terutama pada mereka mereka yang termasuk dalam golongan yang rentan, golongan yang belum bisa vaksin walaupun ingin.  Jadi pengen throwback deh history saya bisa akhirnya sampai kena.. Saya sendiri kontak erat dengan teman yang terkonfirmasi positif hari Selasa minggu lalu. Hari Rabu saya jadi panitia pelaksanaan antigen buat beberapa pegawai kantor yang pulang dari Pangandaran dan sore harinya masih sempat pergi untuk Vaksin Booster ke-3 ke tempat vaksin yang disediakan oleh kantor. Lalu hari Kamis dan Jumat saya masih kerja di kantor seperti biasanya cuma memang selepas vak

QUARANTINE DAY-3; BOSAN

Gambar
pic source   Mulai bosan saudara-saudara~~~ Asli seharian pagi-pagi cuma bikin laporan kehadiran rutin harian, terus rebahan, buka intagram, buka youtube, mandi, makan, minum obat, terus tidur.. bangun cek group whatsapp sambil laporan lagi, bikin power point buat wig mingguan, terus rebahan lagi, buka hp lagi, buka intagram, buka youtube, rebahan lagi, repeat....

QUARANTINE DAY-2; COBA FASILITAS OBAT GRATIS DARI KEMENKES

Gambar
Jadi pas sore hari setelah swab itu saya di whatsapp sama teteh homecare yang ngambil sample bahwa hasil PCR nya memang terkonfirmasi Positif. Cuma memang hasil tertulis atau print-an agak sedikit lebih lama dari biasanya berhubung saat ini demand buat tes ini memang lagi lumayan tinggi, katanya.  Nah besok paginya tiba-tiba dapet whatsapp dari centang hijau, atau verified account ya biasa dibilangnya, dari Kemenkes RI, yang isinya gini... Berhubung nggak bisa capture dalam satu page sebetulnya message ini sendiri masih ada lanjutannya mengenai syarat dan ketentuan untuk dapat konsultasi telemedicine dan paket obat gratis ini dari Kementrian Kesehatan ini. Lanjutannya gini.. Syarat dan ketentuan : 1. Program ini hanya berlaku untuk NIK yang terdaftar di https://isoman.kemkes.go.id 2. Konsultasi dokter melalui layanan telemedisin GRATIS 3. Paket Obat yang diberikan berupa Paket A untuk OTG (1 jenis) atau Paket B (3 jenis) untuk gejala Ringan 4. Obat tambahan yang diresepkan layanan tele