25 Agustus 2015

Another Year Older and Be happy!



Sometimes the journey to understand what we want to be in our life can very tough and full of challenges. Actually, I just realize that Allah is really kind to me, because Allah always teaches me how to be strong in life. After all mistake I've been done, soo many flaws,, Allah still loves me and never leave me alone.

They say people change, yes.. people change and (some people) growing up.. And growing up means have to accept flaws and try to fix it. Not just the flaws of people around, but most of all, your own. It means I also have to find my own way coping with loss, sadness, broken heart, and how to get back up after I fell so hard.

72 months I’ve been loving the one who didn’t love me in return. Finally, I thought that was really enough. I’m not being needed anymore. Sometimes, I was sad, yes. But then I laughed and smiled, I thought that Allah is humorous when it comes to giving me life-lessons. I guess it's things like these that keep someone to be grateful and feel 'small'. That no matter what you do, what you achieve, some people will just not like you that much and continuously underestimate you. My mom was right, she said i have nothing to be sad about. Because sometimes you have to stand alone just to make sure you still can. 

So far, I became comfortable sitting on the bus for hours, and knows how to enjoy myself while waiting. I enjoys the time of waiting for the bus and started to make conversation with the people sit next to me. I loves laying my head on the window and notice the change of view outside. I learned that I couldn’t trust people easily. This is the part where I learned not to judge people by its look. I understands my limit as a woman, yet I still pushing towards between the lines. I knows how to protect myself. So, I challenges myself to try new things. I learned to make the impossible happen.

There are some things that are meant to be for us. I have faith that everything happens for a reason; the time when everything seems like going so wrong, the time when I met amazing women who inspires me, and the time when I decided to end my relationship that has been going nowhere. I know that I need to do this 'journey' to find my own path. Because I know that “Women are sentenced to be a housewife in the end”. Yea, someday. 

I am not going to lie. I have never been this scared of being on my own. I am still running away from something, but I don’t even know what it is. But being alone taught me to be more patient, to get to know myself, to see how far I would go to survive. I believe in the possibility of something better waiting out there for me. 


Sooo.. Happy Birthday, Me!







Keep your head down, keep your heart strong. 
I guess I'm done. 
Thank you :)



Kuta, Bali 25 August 2015
The Sunset Hotel & Villas, 209


22 Agustus 2015

Dibalik Megahnya Masjid Agung Jawa Tengah Semarang



[Lagi] Semarang, Juli 2015

Masih dalam rangka mengunjungi Semarang karena ada pernikahan seorang teman, setelah berjalan kesana-kemari, akhirnya jemput dua teman seperjuangan dikantornya saat jam pulang. Niat awalnya mau makan tapi entah dimana dan akhirnya kekeuh ingin pergi ke Masjid Agung Jawa Tengah berhubung belum shalat ashar juga setelah dikasih tau teman-teman di WhatsApp group. 

Berhubung Ciska dan Dhita pun yang sudah hampir satu tahun nggak apal jalan kemari, jadi menggantungkan arah ke Google Maps, lagi. Sempat ditunjukkan jalan pintas yang ternyata lebih ribet dan berkelok-kelok karena masuk pemukiman penduduk. Menjelang sore jalanan Semarang pun mulai ramai dengan kendaraan. Entah karena memang bertepatan dengan jam pulang kerja atau karena menjelang akhir pekan.



Begitu datang di lokasi, bukannya buru-buru shalat, kami malah asik foto-foto. Ketika berkunjung ke beberapa kota dan melihat masjid Agung didaerah tersebut, saya merasa masjid ini memang luar biasa megahnya. Jika Masjid Agung Bandung identik dengan 'halaman rumput' hijau yang konon membuat hampir 90% warganya jadi rajin ke mesjid untuk selfie *eh, nah mesjid ini terlihat lebih megah karena arsitekturnya yang keren perpaduan antara arsitektur Jawa, Roma dan Arab.


20 Agustus 2015

Semarang; Kelenteng Sam Poo Kong di Suatu Siang



Semarang, 24 Juli 2015 [Lagi]

Perjalanan di kota Semarang masih belum selesai. Setelah puas mengelilingi Lawang Sewu, sempat merasa 'tersesat' sebelum akhirnya sampai ke Goa Kreo dan Waduk Jatibarang, Klenteng Sam Poo Kong jadi tujuan selanjutnya. Karena penasaran dengan petunjuk jalan menuju beberapa desa wisata juga, tapi nggak kesampaian karena waktunya yang serba terbatas. 

Hari itu pengunjung ramai sekali. Aku memarkirkan kendaraan dan berjalan menuju tempat penjualan tiket masuk. 'Sendiri aja, Mbak?', tanyanya. Aku hanya tersenyum sambil mengangguk. Berbekal lima ribu rupiah, petugas tiket menukarnya dengan sebuah kertas tanda aku diijinkan masuk ke dalam lokasi Klenteng. Saat sudah didalam aku malah kikuk berjalan sendirian. Klantang klinting. Lirik kanan kiri seolah berharap bertemu seseorang yang kukenal. Tapi nihil hasilnya.

Jadi, kunjungan ke Klenteng Sam Poo Kong kali ini semacam studi banding antara Klenteng Bangka dan Klenteng Semarang. Aha! Di Bangka juga sudah sering aku berkunjung ke Klenteng, tanpa mengurangi rasa hormat kepada orang-orang yang hendak beribadah, aku selalu penasaran dengan bagaimana cara setiap umat menyembah kepada Tuhan yang mereka percaya. Bagaimana setiap manusia mengungkapkan syukur atas nikmat yang dia terima selama di dunia dari Sang Pencipta. Dengan cara yang berbeda-beda. 


12 Agustus 2015

Goa Kreo, Waduk Jatibarang dan Google Maps!

[Masih] Semarang, 24 Juli 2015

Semarang bagiku tidak terasa asing. Tidak jauh berbeda dengan Bandung, Jakarta, dan beberapa kota padat yang pernah kukunjungi lainnya. Bangunan tinggi menjulang masih terlihat disana sini. Kendaraan hilir mudik juga tak ada habisnya. Hectic.


Setelah puas mengelilingi Bangunan Lawangsewu, aku mengemudikan kendaraanku lagi. Kali ini aku buat tujuan 'Goa Kreo' dengan bantuan Google Maps, karena sebelumnya Waze bermasalah, Not Responding, yang kemudian langsung ku uninstall saking kesalnya. Seperti sebelumnya aku hanya mengikuti petunjuk jalan yang diarahkan, belok kanan, belok kiri, lurus, hingga akhirnya di persimpangan jalan Google Maps berhenti. Berhubung malas ngotak-ngatik ditengah jalan, jadi aku ambil inisiatif untuk belok kanan dan lurus. Ketika jalanan mulai berbukit, menanjak, berbelok, diiringi truk-truk pengangkut pasir barulah aku berhenti. Sedikit was-was, tapi juga penasaran. Sial, salah jalan. Akhirnya aku memutar.



Kembali ke persimpangan, awalnya aku sempat menyerah dan berpikir kalau jaraknya mungkin akan cukup jauh jadi baiknya aku pergi ke Mall untuk nonton atau sekedar makan saja, tapi tiba-tiba Google Maps bersuara kembali. Aneh. Ada yang bilang, if things don't go right, go left! ha. Berdasarkan petunjuk Google Maps disebut jaraknya hanya kurang lebih 20 KM. Berhubung pikiran sedang tidak karuan aku hanya terus mengikuti jalanan yang mulai berbukit. Setelah membaca informasi disana, ternyata tempat ini terletak di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati. Selain Goa Kreo, lokasi ini juga ada Waduk Jatibarang. Saking tidak tahu arah aku sempat cemas jika tiba-tiba muncul tulisan selamat datang di 'Yogyakarta' zzz.


5 Agustus 2015

Lawang Sewu dan Kisah Seribu Pintu

Bandung, 23 Juli 2015
Stasiun Bandung. Bunyi Peluit. Dan perjalanan ini dimulai..


Ada perasaan aneh yang aku rasa sebelum memulai perjalanan ini. Ada hal yang berbeda dan menyesakkan dada. Sempat termenung beberapa lama hingga akhirnya suara panggilan penumpang untuk naik kereta dikumandangkan lewat pengeras suara. Senyum petugas check-in yang terlihat kurang bersemangat, entah karena kelelahan atau karena dia piket jaga malam dan belum tidur seharian, entahlah. Aku pun hanya membalas senyum dengan seadanya.


Pikiran yang mengawang keluar jendela memunculkan satu persatu memori yang seharusnya tidak datang. Untuk menenangkannya aku hanya bisa menarik nafas panjang.. Perjalanan malam Bandung – Semarang ini cukup melelahkan, tapi aku malah tidak bisa tidur semalaman. Pikiranku berjalan-jalan sepanjang malam.

***
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...