30 Maret 2014

Belanja Pemandangan di Dusun Bambu Family Leisure Park


Setelah puas berkeliling di Floating Market juga tepat dengan waktu berhentinya hujan, kami bergegas membawa kendaraan masing-masing untuk menuju destinasi kedua, Dusun Bambu Family Leisure Park yang juga masih berada disekitaran Lembang.

Sesampainya disana kami memarkirkan kendaraan dulu dan kemudian berjalan ke arah semacam tempat untuk menunggu mobil angkutan menuju spot utama di Dusun Bambu ini. Eh tapi selain bisa menggunakan kendaraan menuju kesana, pengunjung juga bisa berjalan kaki melewati areal pesawahan yang cantik. Sejenis hiasan dari tumpukan bambu seolah jadi tanda 'Selamat datang' bagi para pengunjung yang berkunjung kemari. 



Semakin banyaknya orang yang menjadikan Bandung sebagai tempat untuk menghabiskan akhir pekan, long weekend, terutama libur panjang.. maka nggak heran kan kalau semakin banyak pula tempat-tempat 'wisata' yang dibangun. Dusun Bambu sendiri sebenarnya restaurant yang punya konsep wisata keluarga. Berlokasi di Jalan Kolonel Masturi.

28 Maret 2014

Floating Market Lembang Sebelum ke Palembang

Jadi dalam rangka setengah reuni, kemarin teman-teman yang tinggal di Bandung, beberapa dari Jakarta dan juga bahkan ada dari Yogyakarta datang ke Bandung untuk sekedar main-main. Pengumuman kumpul di depan Gedung Sate jam 8 pagi, dan saya datang tepat 10 menit sebelum jam 8. Padahal sebetulnya saya sudah mengira kalau teman-teman semuanya pasti telat setelat telanya. Tada! dan betul kan, jangankan teman yang di Jakarta, yang emang orang Bandung asli aja pada telat datangnya. ck. 

Karena nggak mau buang waktu, akhirnya berangkatlah kami berempat puluh satu orang menuju lembang. Dengan 4 mobil dan entah-berapa-jumlah sepeda motor.


26 Maret 2014

APEL-Mate




I have no idea, i love them so much. They're too good to be true, they're lovely and always made my day in Pandaan. I called them, friend.


22 Maret 2014

Menikmati Bandung Sore Hari di Lawangwangi

Perjalanan kurang lebih 12 jam dari Surabaya menuju Bandung sebetulnya membuat saya agak sedikit 'jetlag' atau entah apa bahasa yang tepatnya ya. Setelah sehari sebelumnya hanya tidur sebentar-sebentar sepulang dari Gunung Bromo lantas dilanjutkan berjalan-jalan keliling Surabaya dan berakhir dengan duduk manis diatas kereta..

Finally, Bandung!

Kamis pagi hari setibanya di Bandung langsung disambut dengan satu cup cappucinno hangat dan seulas senyum seseorang yang saya rindukan. Senang? Jelas. Bahagia? Iya. Sedih? Hmm, iya. Ini hari pertama setelah hampir 4 bulan lamanya saya meninggalkan rumah untuk menjalani pendidikan, juga sekaligus hari pertama dan terakhir saya bertemu orang ini. Should I be sad? Egois rasanya kalau saya harus sedih, tapi baiklah baiklah sudahlah sudahlah.

Tempatnya lumayan cozy terus seru aja pemandangannya bagus. Konsep dasar cafe ini jadi kayaknya Galeri seni yang dipadu sama cafe. Eits tapi postingan ini bukan buat review tempat makan loh, bukan untuk cerita juga sih, cuma mau upload foto-foto aja hahaha.



20 Maret 2014

Perpisahan di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

A K H I R N Y A A A A A A A A A !

Kata itu yang pertama kali saya ucapkan saat kami memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sebenarnya rencana ini sebelumnya sudah dipastikan gagal untuk terealisasi. Berawal dari obrolan iseng dengan seorang teman tentang hobi jalan-jalan yang kemudian berlanjut dengan cerita rencana dia dengan 10 teman lainnya yang akan pergi ke Gunung Bromo selepas pendidikan di Pandaan selesai. Berhubung saya sudah pesan tiket kereta dari Surabaya menuju Bandung tanggal 19 Maret malam selepas upacara penutupan kegiatan, jadilah cuma bisa bilang 'ah, sayang banget padahal pingin ikut bla bla bla..'. Awalnya sempat terpikirkan nekat buat cancel tiket kereta dan pindah ke hari berikutnya untuk pulang, tapi ternyata takdir berkata lain *ceileee* haha.

Hari selasa pagi itu kami mendapat kabar bahwa upacara penutupan dimajukan jadi sore hari, namun kabar seputar ijin untuk pulang masih simpang siur. Disatu sisi ada yang bilang tetap ditanggal 19 baru boleh pulang, disisi lain ada yang bilang kalau selepas upacara penutupan pun boleh langsung bergegas pulang. Teman-teman yang 'ngebet ingin keluar' pun mulai panik cari informasi karena memang harus segera menghubungi pihak travel berkenaan dengan tranportasi menuju kesana. Finally, di akhir acara diumumkan juga kalau kami sudah diperbolehkan untuk pulang malam itu juga. Yes!

And here we go!



Tepat sekitar pukul 11 malam hari itu, sebuah mobil elf membawa kami menembus jalanan yang kian lengang setelah sebelumnya diadakan semacam acara perpisahan dengan teman-teman seangkatan. Sempat berhenti beberapa kali untuk pergi ke atm dan berbelanja sedikit jajanan untuk dimakan selama perjalanan. Nah, ditengah perjalanan tiba-tiba mobil berhenti, entah dimana, entah apa nama daerahnya, yang pasti jalanan sepi diantara pegunungan. Ban mobil bocor ternyata!

Untunglah memang jalan itu kerap dilewati mobil-mobil hardtop yang menyewakan jasa untuk menemani para wisatawan berkeliling kawasan ini. Setelah salah seorang teman bernegosiasi dengan bahasa jawa dan cukup lama, akhirnya tetap deal di harga 650 ribu per mobil dan kami memakai dua mobil. Dengan harga tersebut kami ditawarkan untuk menjelajahi 4 tempat di kawasan Gunung Bromo, Bukit Pananjakan, Kawah Bromo, Pasir Berbisik dan Bukit Teletubies.


18 Maret 2014

Menikmati Kota Pasuruan dari Ketinggian

Berada di kota orang sekian lama tapi nggak bisa mengeksplor satu demi satu setiap sudut kotanya itu buat saya rasanya Aaaaaaaaaaaaaaa~ ........menyebalkan! 

Dari awal bulan Desember 2013 lalu berada di Kota Bogor, kawasan puncak lantas pulang pergi Jakarta hampir sebulan, hingga sekitar pertengahan Januari menikmati perjalanan darat dari Bogor menuju Jawa Timur selama 31 jam. Dan akhirnya terdampar di Pandaan, Kota Pasuruan ini terhitung hampir 3 bulan lamanya. Keseharian yang hanya menikmati rutinitas yang 'itu-itu' saja, tentu bukan hal yang menyenangkan. Katakanlah semacam dikarantina. Mau keluar pagar sejengkal aja dari udiklat harus ijin ini-itu, ribet, sekalinya pun keluar diawasi pelatih dari Militer. *sigh*

Sampai akhirnya ketika praktek kunjungan ke Rayon kemarin kesampaian juga main, jalan-jalan, makan-makan sepuasnya sampai kalap sekalap-kalapnya di Taman Dayu haha!



Sungguh rasanya ibarat burung keluar dari sangkar, menyenangkan!


14 Maret 2014

Tamasya Bersama 39 ke Taman Safari Indonesia II

Setelah tertunda sekian lama, niat nulis cerita ini udah numpukpukpuk tapi realisasinya nol besar. Dengan alibi tugas resume yang super banyaknya, tugas presentasi yang bertubi-tubi dan juga final test Sistem Ujian Online yang bikin gemeteran setiap hari, alasannya nggak ada waktu, belum ada kesempatan. Nah, sekarang semua udah selesai, tinggal tersisa rasa deg-degan nunggu SK penempatan OJT dari bagian pengajaran dan tentu ..pulang! Yuhuuuuuuuu!


Minggu lalu, saya dan 98 orang teman seangkatan ceritanya pergi tamasya ke Taman Safari Indonesia II yang lokasinya terletak di Prigen, Pasuruan Jawa Timur. Dulu, sewaktu berkunjung ke Malang - Surabaya sempat juga lewat tempat ini, tapi cuma sekedar lewat aja. Sebatas 'Oooh', terus bablas ke Malang haha.

Jadi ternyata sih konsepnya mirip-mirip sama Taman Safari Bogor, dimana para pengunjung diajak untuk bertualang menyaksikan satwa liar langsung dari dekat dengan menaiki bus safari ataupun kendaraan pribadi. Kami sendiri merasakan serunya menerobos kawanan satwa liar menggunakan bus pariwisata yang telah disewa. Seru!

11 Maret 2014

Perpisahan


Mungkin kini kita tak lagi berjalan beriringan, tidak lagi sejalan, atau bahkan mungkin kelak akan bersebrangan. 3 bulan dalam kebersamaan lebih sekedar cukup meninggalkan kesan dan banyak kenangan. Pendidikan ini mengukir begitu banyak cerita, canda, tangis, tawa serta kesenangan yang diiringi kerinduan untuk segera pulang.

Ya, pulang..

Kamu memilih untuk pulang ketika seharusnya besok kita bersama-sama berjuang untuk berperang membuktikan begitu banyak pengorbanan. Kamu memilih untuk pulang ketika kami semua ingin segera menyelesaikan hari esok sebagai pembuktian. Kamu memilih untuk pulang ketika masih ada 9 hari lagi yang sebenarnya harus kita perjuangkan. Kamu yang memilih untuk berhenti berjuang karena memang tidak tahu untuk siapa kamu berjuang dan apa yang kamu perjuangkan.

Tapi, terima kasih telah menunjukkan keceriaan luar biasa walaupun entah ada apa yang kamu pikirkan, seberapa besar beban yang kamu simpan. Terima kasih juga telah menunjukkan bukti bakti kecintaan kamu terhadap kedua orang tua tanpa perlawanan.

Bagaimana pun perpisahan ini bukan akhir, tapi mungkin awal dari perjalanan kita yang masih sangat panjang. Selamat berjuang, kawan! Ingatlah bahwa kita adalah pemenang atas setiap pilihan yang sudah kita tentukan.



Selamat jalan, kawan! 
Mari bersama-sama mencari jalan yang benar untuk menuntun kita menuju hal-hal besar.
......Sampai jumpa dilain kesempatan

Pandaan, 11 Maret 2014


***

4 Maret 2014

DREAMap!




Never a wish better than this...


Hope, Effort and Pray a lot! *


Pandaan, 04 Maret 2014

1 Maret 2014

#QuotesOfTheDay


Menjadi kuat bukan berarti kamu tahu segalanya, bukan berarti kamu tidak bisa hancur, kekuatanmu ada pada kemampuanmu bangkit lagi ketika berkali- kali jatuh, jangan pikirkan kamu akan sampai dimana dan kapan, tidak ada yg tahu. Your strength is simply your will to go on.

- Partikel
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...