Langsung ke konten utama

Gratisan Masuk Trans Studio Bandung!!!

Uhuk! Uhuk! Ini sebetulnya cerita senang sedih gembira yang campur ala gado-gado ya, haha. Lucu sih kalo diinget-inget. Jadi, sekitar pertengahan Mei lalu saya iseng ikut kuis yang dibikin @detikTravel di twitter. Namanya juga kuis, aji mumpung lah, menang syukur ..kalah sukuuuuur! Setelah jawab 3 pertanyaan yang jawabannya harus dicari disetiap postingan yang ada di web detikTravel, seperti biasa setelah ikutan kuis kan pasti nothing to loose gitu deh, lupakan. Eeh, taunya pas malem tiba-tiba dapet serombongan mention ..dan dikasih tau kalo saya termasuk satu dari tiga pemenang kuis yang dapet 2 tiket Trans Studio Bandung, muehehe.

Am I the lucky one? Maybe.

Singkat cerita, setelah pihak detikTravel kirim DM dan email konfirmasi yang kemudian harus saya balas dengan surat pembuktian pemenang (seperti sebelumnya dapet hadiah dari detikTravel juga), akhirnya sampailah si tiket ke rumah. Hoho! Nah, terus orang rumah heboh telponin, kasih tau ada paket terutama si adek yang kecil bilang dia pokoknya ikut ke Trans Studio. Tadinya mau ajak opang, eh tapi ternyata si tiket masa berlakunya cuma sampe tanggal 31 Mei. Yasudahlah..

Nah nah, kebetulannya lagi dari kantor dapet training di Bandung tanggal 22-23 Mei. 24 ditawarin cuti sama bos. Passsss...

Dapet Training di Bandung, dikasih cuti sehari, weekend, akomodasi transport sama hotel di Bandung dibayarin dan 2 tiket Trans Studio Bandung, . 

Maka nikmat mana lagi yang mau kamu dustakan? ^^,

............................Alhamdulillah!


Tapi kemudian masalah baru muncul, jreng jreeeeng.. si tiket di sobek jadi 4 bagian sama adik yang kecil. Huwaaaa, rasanyaaaaaaa ....kesel bin gondok deh..




 Cerita selanjutnya coming soon! Babay :P




Komentar

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …