10 Juni 2013

Sebuah Analogi dari Sepotong Omlette

Kemarin saya membuat sebuah omlette, tapi disini saya bukan mau cerita resep bagaimana cara membuat omlette yang enak dengan bumbu rahasia. Bukan. 

“We can’t make an omelette without breaking eggs”

Kata-kata itu yang terpikirkan oleh saya kemarin. Seseorang tidak bisa membuat sebuah omlette tanpa memecahkan sebuah telur. Lalu saya mendefinisikan dimana 'jika kita ingin menjadi seseorang yang baru, kita harus keluar dari zona nyaman kita atau istilah kerennya 'comfort zone'. Disisi lain juga saya mendefinisikannya bahwa kadang-kadang kita perlu kehilangan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Iya kan?

Seorang teman pernah berdiskusi panjang dengan saya disuatu sore. Dia bilang, there is no growth in comfort zone, and there is no comfort in growth zone. 'Nggak ada pertumbuhan di zona nyaman, dan nggak ada kenyamanan dalam zona pertumbuhan'. Dan pertumbuhan identik dengan growing up, ya?

Saya tidak menyanggah ataupun membenarkan, karena saya juga punya pembenaran sendiri akan hal ini. Tapi secara garis besar saya pun mengamini. Iya, setuju. 

Lagi, hidup cuma soal pilihan, pilihan dan pilihan. Dan kehidupan adalah serangkaian panjang pilihan, hasil juga konsekuensi.

Life offers no guarantee to you, kalau saya bilang sih. Nggak ada jaminan kalaupun kita memilih melakukan hal-hal yang benar sepanjang waktu lalu akan menjadikan kita selalu bahagia kan? Apalagi sebaliknya. Nggak ada jaminan seperti apa hidup kita kemudian, apakah besok lusa kita masih hidup atau hanya nama tak beraga. Who's know?

Seperti yang di awal saya katakan tadi,“We can’t make an omelette without breaking eggs”. Kita nggak tau setelahnya apakah omlette yang kita buat akan jadi enak. Kita nggak tahu apa omlette yang kita buat akan terlalu asin, terlalu hambar atau bahkan hangus terbakar..

Tapi setidaknya makan omlette lebih baik daripada makan telur mentah, kan?

kecuali kita mencobanya, meramu resepnya, memberikan bumbu agar enak rasanya.

Pada akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa apapun yang terjadi itu tergantung pada diri kita sendiri. Kita mau mencoba membuat perubahan atau mau diam dalam kenyamanan dan berharap untuk tidak ada perubahan.

Anggi, kamu mau makan omlette atau telur mentah?


#NoteTomySelf
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...