Langsung ke konten utama

[DIY] Membuat Kalung dari Material Bekas

Dalam rangka bingung-mau-ngapain-dari-pada-bengong, minggu lalu saya akhirnya mulai ngubek-ngubek lagi isi box. Kemarin-kemarin, sebelumnya sempet kerajinan bikin bros tiap minggu, eeh kesininya lupa aja gitu. Berhubung bulan puasa dilarang bengong, apalagi stalking timeline mantan (ups!), terlebih lagi searching baju online shop yang berakhir penyesalan karena kalap *astagfirulloh* *cek mutasi rekening* *kemudian nangis gugulitikan* it's a big no! saya rasa bikin kerajinan tangan kayak gini bisa sedikit membuat waktu-waktu saya terpakai nggak percuma. Horaaaaaaaay!


Berhubung saya tipikal orang yang suka berpikir dua kali saat mau buang barang-barang yang nggak terpakai, jadilah dirumah dan dikosan numpuk box-box yang isinya beginian. Kadang ada sisa kain bekas, sisa pita, pin-pin kecil, bahkan sampai mainan adik saya yang paling kecil juga sering saya daur ulang jadi benda-beda ajaib. Kadang tiba-tiba jadi tempelan dinding, kadang tiba-tiba jadi gantungan kunci, kadang tiba-tiba jadi baju barbie, kadang.. Cuma sekedar menyalurkan hobi sih, menghabiskan waktu saya yang sangat sangat luang di hari sabtu atau minggu :)


Kali ini saya buat kalung dari pita sisa, beberapa manik dan ornamen bentuk hati bekas mainan adik saya. Tapi karena nggak kepikiran untuk posting benda ini di blog jadi nggak saya simpan step by stepnya.



Tadaaaaaa! Hasil akhirnya sih kayak gini, tinggal beli iketan untuk ngiket ujung satu dan ujung lainnya, baru deh bisa dipakai untuk main. Jadi daripada bengong, stalking, atau lain sebagainya yang nggak manfaat, mari manfaatkan waktu mengerjakan hobi yang bermanfaat. Yippieeeee!


Lumayan lah selama bulan ramadhan bisa mengalihkan godaan dari makanan apalagi stalking timeline mantan :) *ketawa ngakak* *kemudian kabuuuuuuuuuuuuur*

Komentar

  1. dijual pasti laku tuh Nggi.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum kepikiran buat dikomersialisasi masdan :D

      Hapus
  2. Good advice, especially for a fashion blogger like me. DIY project is a must. Thank you! :-)

    BalasHapus
  3. lho emangnya stalking timeline mantan di bulan puasa hukumnya makruf yah? kok gak boleh #eh #gagalfokus

    BalasHapus
    Balasan
    1. ih stalking itu hukumnya udah haram mas priyo :)))

      Hapus
  4. Gue kirimin barang-barang yang numpuk dan gak terpakai punya gue ya? Kali aja bisa lo bantu sulap jadi keren..hehe

    Oh iya, kunjungi blog gue juga ya, www.adityaditio.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh, kemari kirim kemari hihihi.

      Sudah berkunjung, fotonya keren2 loh.

      Hapus
    2. Andai aja barang-barangnya bisa dikirimin cuma lewat nge-reply postingan blog lo ini..hehehe

      Thanks ya udah datang berkunjung. Sering-sering ya dan jangan kapok.haha

      Hapus
    3. Pffft gimana ceritanya kirim via postingan blog haha sip! ;)

      Hapus
  5. wew kreatif juga tapi sayangnya akesoris buat cewe saja yah -_-

    BalasHapus
  6. kreatif banget...kalungnya memang keren, padahal dari barang bekas...luarbiasa :-)

    BalasHapus
  7. jauuh dari aq nih, yang anama kerajinan ga bisa bangeetss.
    kretif nih kakak yang satu ini, lanjuut ^_^

    BalasHapus
  8. Ajarin dong mbak, caranya kreatif gimana? 0_0

    BalasHapus
    Balasan
    1. awalnya iseng, terus kesininya jadi ketagihan hihi

      Hapus
  9. I like the valuable information you provide to your articles.
    I will bookmark your blog and test once more right here regularly.
    I am reasonably certain I'll be informed a lot of new stuff right here!

    Best of luck for the next!

    my page - Baju Muslim Murah

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …