Langsung ke konten utama

Good Time, Good People, Have a Good Day!

Bertukar cerita, tertawa, saling mengejek menghina, main kartu sampai pagi buta, melakukan hal yang tidak biasa atau tidak sewajarnya, menjadi 'gila' seakan lupa usia, berlarian di pantai, dan melakukan kekonyolan-kekonyolan lainnya~ itu hal-hal menyenangkan yang selalu saya suka untuk dilewati bersama teman-teman.

Dan hari Sabtu kemarin, teman-teman dari Bandung datang berkunjung untuk berlibur di Pantai Anyer. Menginap di salah satu cottage, Pisita Resort. Perjalanan ke Pantai Anyer sekarang bisa dibilang jauh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya, dimana jalan provinsi kondisinya berlubang dan menyebabkan macet parah. Sekitar kurang dari satu jam, akhirnya kami tiba...

 
Setelah tiba dan merapikan semua barang-barang, beberapa teman langsung berlarian ke pantai, sedang beberapa lainnya memilih tiduran didepan tivi karena kebetulan Persib main. Saya sendiri lebih memilih jalan-jalan ke pantai daripada buang waktu untuk diam apalagi tiduran. Nay! Dan seperti biasa.. foto itu ibaratkan suatu kegiatan wajib saat berwisata. horaay!



 


Sayangnya, sunset tidak muncul karena awannya mendung. Setelah puas foto-foto, kami kembali ke penginapan untuk mandi dan bersiap makan malam.. 


Jadi, malam itu pesta dimulai dengan makan martabak.. martabak telor, martabak keju yang tebelnya juara terus juga satu martabak lagi kayak blueberry gitu. Seperti biasa, teman-teman saya juga kalau udah nemu makanan langsung lupa daratan terus pada balapan makan. Dua martabak telor sama satu martabak keju mending lah yaaa cukupan~ *alasan* tapi terus abis itu makanan utama datang, ikan bakar dan cumi.. krikrikkk.. Hallo, perut! Kamu apa kabar? Wassalam! hahaha.

Malam masih panjang! Lalu kami bermain kartu, bermain game 'babi-babian', dimana para pemain harus secepat mungkin mencocokan 4 kartu yang sama dan melakukan gerakan ini-itu untuk ditiru yang lainnya. Nah, terus orang yang kalah nantinya jadi babi dan diurutkan berdasarkan kasta. 'Babi' antar kasta ini DILARANG berbicara satu sama lain, kalaupun jika tidak sengaja akhirnya menanggapi, turun kasta adalah harga yang harus diterima. Seru. Ayeeeeee!





Detik demi detik berlalu. Menit demi menit. Jarum jam berganti dari satu titik ke titik lainnya. Ketika akhirnya permainan selesai, saya lebih memilih untuk tiduran, karena para lelaki melanjutkan bermain kartu '24'. Anehnya malam itu saya sama sekali tidak merasakan ngantuk. Mencoba menikmati pergantian dari angka 21 menuju ke angka 22.. Perubahan angka..

Ketika teman-teman lainnya masih asyik bermain, saya sempat menutup mata untuk berdoa dan bersyukur kepada Sang Maha Punya. Atas segala nikmatNya, atas segala karuniaNya, atas segala hal yang terjadi dalam hidup saya, entah itu baik ataupun sebaliknya. Saya juga sempat merapalkan beberapa kata berupa doa dan harap agar Tuhan menggiring mimpi saya agar segera mewujud jadi nyata. Tidak ada surprise, tidak ada kue, bahkan tidak ada ucapan, tapi ada hal yang lebih dari itu, berada dekat dengan orang yang paling saya sayang itu sudah lebih dari sempurna.

Saya memang tidak mengharapkan apa-apa. Bisa bersama dan ikut tertawa dengan suka cita sudah sangat menyenangkan. Sampai akhirnya sekitar jam 2 saya pindah ke kamar atas untuk mencoba tidur, dan tadaaaa~ setengah terlelap, teman-teman datang bawa kue terus joget joget nggak karuan sambil nyanyi selamat ulang tahun. Nunggu saya tidur dulu rupanyaaaa...

Keesokan harinya, karena tidur pada larut malam. Jam 9 kami keluar penginapan menuju Pantai Sambolo untuk mencari spot bermain air. 6 orang lainnya bermain banana boat, sedang sisanya memilih untuk foto-foto. Saya lebih suka duduk-duduk dipinggir pantai sambil liat hasil foto hehe.







  






Menjelang siang kami bergegas pulang karena perut sudah lapar dan harus bersiap pulang. Eh tapi ternyata kawasan Anyer dilanda macet total karena ada perbaikan jalan jembatan yang berlubang. Padat merayap sih mending, tapi ini mobil lebih banyak diam. Lalu lintas kendaraan nggak terkendali karena banyak mobil-mobil menyerobot sebelah kiri jalan dan akhirnya kendaraan dari arah sebelumnya sama sekali nggak bergerak. Seru sih, didalam mobil kami teriak-teriak memarahi mobil-mobil nggak sabaran yang menyebabkan kemacetan. Wohoooooo!





Good Time, Good People, Have a Good Day!


Thank you dear for coming here and celebrate my day. I love you to the max! Kalian batu, aye!

Komentar

  1. pantai sambolo itu yg mana sih?

    BalasHapus
  2. ada 2 perempuan berjilbab kira2 foto yang punya blog yang mana ya....

    BalasHapus
  3. Seru banget ya mbak, punya teman seperti itu walaupun rata2 lelaki smeua tapi mereka seru dan tahu batas"nya :D

    BalasHapus
  4. moment terindah moment bersama mereka

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …