Langsung ke konten utama

Happy Eid Mubarak!

Alhamdulillah, sudah sebulan penuh ternyata kita melewati bulan suci Ramadhan, menjalani puasa melawan segala hawa nafsu. Alhamdulillah..

Kalau bicara soal Idul Fitri pasti banyak yang berlomba-lomba bercerita soal makna dibalik moment besar umat Islam satu ini. Bagi saya, Idul Fitri merupakan moment untuk berkumpul bersama keluarga. Hanya saja semenjak kepergian nenek, rumah yang biasanya dijadikan 'basecamp' mendadak sepi karena giliran kami yang berkeliling ke tempat sanak-saudara yang lebih tua.

Nah! Yang nggak kalah seru adalah moment-moment menjelang Idul Fitri. Lagi, seisi rumah jadi Master Chef, untuk menyiapkan hidangan di hari H-nya. Mulai dari mama, papa, adek laki, saudara yang tinggal dirumah sampai adek perempuan paling kecil ikut nimbrung di dapur buat masak-masak. Moment yang akan selalu dirindukan setiap tahunnya memang. 

Hari ini, Ramadhan terakhir sudah berakhir dan besok sudah masuk bulan baru, 1 Syawal 1434 H. Banyak cerita di Ramadhan kali ini. Moment susahnya bangun sahur, shalat tarawih berjamaah di mesjid, ajang reuni di acara buka bersama, dan serentetan kegiatan lain yang mungkin hanya bisa dirasakan dibulan penuh berkah ini.

Dan pagi ini seisi rumah sudah bebenah, mulai dari bersih-bersih rumah, tata meja ini-itu, masak-masak, cuci ini-itu.. semua sibuk menyambut hari nan fitri esok hari. 

Selamat jalan bulan Ramadhan, semoga Allah memperkenankan kita bertemu tahun depan ya. Dan selamat merayakan hari kemenangan, hari yang dinanti semua umat muslim diseluruh penjuru dunia. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita kembali fitri ya :')


Happy Eid Mubarak!



Note: Ketika puasa dan lebaran, kita berlomba-lomba membahagiakan keluarga dan sesama ..mencari pahala dan ridha-Nya. Semoga setelahnya semangat ini akan selalu terus dibawa ya..

Komentar

  1. Mohon maaf lahir dan batin ^^, semoga kita tetap istiqamah melakukan kebaikan dan berbagi sesama selepas bulan Ramadhan ini :)

    BalasHapus
  2. Salam kenal dan salam silaturahmi.

    Selamat Idul fitri 1 Syawal 1434 H. Taqabbalallaahu minna wa minkum.

    BalasHapus
  3. Buset dah baru sempet buka laptop neh jadi ketinggaalnn dah postingan lo...
    Bener bgt tuh ending postingan lo, di bulan Ramadhan gw jadi rajin sholat dan mudah2an berlajut ke bualan berikutnya.
    Biarpun kita ga pernah ketemu mungkin ada comment gw yang kurang baik dengan itu mohon maaf lahir batin ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. minal aidzin ya, pak yandhi. minal aidzin wal faidzin juga ya :')

      Hapus
  4. taqqoballahu minna wa minkum, sugeng riyadi, sedaya kalepatan kula nyuwun pangapunten :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. *sungkem sama bapak baru* hihi selamat mas! maaf lahir batin yaaa

      Hapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …