27 Agustus 2013

Menjamurnya Salon Internasional; Tantangan atau Peluang? [#10daysforASEAN-1]

Seperti yang diketahui bersama bahwa ASEAN Community (Komunitas ASEAN) kini sudah didepan mata, siap mewujud menjadi nyata dalam 2 tahun pada 2015 mendatang. Ya, Komunitas ASEAN merupakan sebuah organisasi internasional di kawasan Asia Tenggara yang mempunyai tujuan menyatukan seluruh warga didalam kawasannya dimana terdapat aliran bebas barang, jasa, investasi, dan tenaga kerja terampil, serta aliran modal yang lebih bebas menjadi satu komunitas. Sesuai semboyan ASEAN,  yakni One Vision, One Identity, One Community.



Adapun prinsip yang menjadi landasan Komunitas ASEAN, yakni people to people interaction, dimana kebebasan interaksi menjadi landasan utama yang mencakup berbagai bidang seperti bidang teknologi, perdagangan dan kerjasama disegala bidang. Nah, ternyata hal ini juga membuat para warga di negara ASEAN bebas bekerja di kawasan Asia Tenggara, termasuk mendirikan usaha atau pelayanan jasa mereka di negara ASEAN.

Tidak terbatas pada usaha besar saja tentunya, usaha atau jasa kecil pun tidak tertutup kemungkinan bisa dikembangkan oleh para warga ASEAN. Sebagai contoh kecil, bukan hal yang mustahil kelak mulai bermunculannya cabang salon-salon kecantikan dari Thailand atau negara tetangga pada tiap kota di Indonesia. Nah, selain melihat dari sisi persaingan yang semakin berat, tentu kita juga harus melihat peluang dan tantangan yang besar atas terjadinya perubahan-perubahan.

Salon-salon lokal Indonesia memang sudah cukup banyak, mulai dari salon pinggir jalan sampai salon kelas atas yang menawarkan harga tinggi. Jika melihat tantangan dari persaingan masuknya salon-salon bertaraf Internasional, tidak tertutup kemungkinan salon lokal akan kalah saingan jika tidak menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Kabar baiknya adalah bahwa Indonesia mempunyai begitu banyak potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang luar biasa. Sebut sajalah aneka jenis perawatan atau produk lokal yang berasal dari ramuan tradisional diberbagai penjuru Negri. Tugas selanjutnya adalah agar terus dapat mengembangkan dan memanfaatkan potensi yang ada, meningkatkan kompetensi sumber daya manusianya dan tentunya tingkat pelayanan pelanggannya.

sumber gambar

Persaingan bukanlah lagi hal yang perlu ditakutkan, justru dengan ini masyarakat Indonesia harus dengan pintar mencari satu demi satu peluang yang dapat dikembangkan. Selanjutnya, Pemerintah pun turut serta dalam pembangunan dan melakukan sosialisasi gencar serta pelatihan sebagai salah satu upaya menyambut Komunitas ASEAN 2015. Bayangkan, jika semua lapisan masyarakat dan pemerintah seiring sejalan, akan banyak sekali manfaat dari segi ekonomi yang ditimbulkan setelah terciptanya Komunitas ASEAN.



3 komentar:

  1. salon luar negeripun sampe disini? tukang cukur rambut yg pasti tetep exis hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, setelah KEA nanti diberlakukan bukan hal yang mustahil kalau ada orang thailand bikin salon atau restoran khas negaranya :D

      Hapus
    2. kalo resto mah korea udah masuk wkwk..
      korea ga termasuk KEA yee hehe

      Hapus


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...