12 September 2013

Peri..

Kebanyakan anak kecil pasti percaya akan adanya sosok peri. Ada yang membayangkan peri itu cantik, berambut panjang, bersayap, menggunakan mahkota, membawa sebuah tongkat ajaib ataupun aneka imajinasi lainnya. 

Kata Putri, Peri itu berkulit putih dan tinggi, ia mengenakan gaun panjang berwarna pink dengan mahkota dan tak lupa tongkat pink yang menyala ketika kita mengucapkan permohonan.

Kata Icha, Peri itu cantik juga baik hati. Selalu mewujudkan apapun keinginan kita. Selalu setiap saat datang dan menemani kita jika memanggil namanya.

Tapi anehnya ada satu anak yang selalu mengatakan bahwa Peri itu tidak pernah ada. Ia tidak pernah percaya kisah Peri baik hati yang diceritakan Ibu guru dari buku-buku cerita. Di sekolah ia selalu berdebat jika ada temannya yang menceritakan kisah tentang Peri menebar bahagia ataupun suka cita.

Pic source
 ***

Ketika berumur 5 tahun, Ayahnya pernah bertanya, 'Nak, kamu percaya Ibu Peri itu ada?'

'Iya yah, kata guruku Ibu Peri itu cantik dan baik hati.'

'Nanti Ayah bawakan Ibu Peri untukmu ya. Ia akan menjaga kamu, menggantikan Mama yang sekarang berada di surga', kata Ayah.

'Asyikkkkkkk! Aku akan bercerita pada semua temanku kalau aku punya Ibu Peri, Ayah!' jawab anak itu berbinar.

*** 

Ya, anak itu percaya akan adanya Peri. Tapi itu dulu, dulu, sebelum Ibu Peri (yang katanya baik hati) membuat kulitnya biru lebam-lebam disekujur badan.

*** 

Terlintas dari kian maraknya kasus penyiksaan anak oleh orang tuanya sendiri. Be wise, people..

13 komentar:

  1. ibu tiri cua sayang kepada ayah ku saja :(((

    BalasHapus
  2. wah aendingnya malah biru lebam :(

    BalasHapus
  3. Endingnya mengenaskan :(
    Mari selamatkan anak-anak Indonesia dari kekerasan orangtua-nya.

    Alhamdulillah.. anakku sudah yakin bahwa peri itu hanya ada di film Barbie, sehingga ia tidak mengidolakan tokoh hayalan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, anak-anak sering menonton film fantasi ya pak yang jadi tokoh idolanya.

      Hapus
  4. bermula dari kesalahan ayah memberikan pemahaman rupanya.
    tapi klo menurut orang jawa, peri itu = kuntilanak :3

    BalasHapus
  5. Hehe, waah ada enaknya juga tu. Kesabaran si anak diuji, pahalanya tanpa batas katanya. Hehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sayangnya banyak anak yang nggak berdosa kehilangan nyawa, ck.

      Hapus
  6. duh, dpt ibu peri yg jahat :(
    semoga nanti anak itu dpt jodoh seorang pangeran seperti pd akhir cerita di negeri dongeng..

    BalasHapus


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...