Langsung ke konten utama

Hal Kecil yang Menyenangkan

Setelah dua hari kemarin berlibur, ya Senin dan Selasa, karena di hari Sabtu juga Minggu saya masih harus berkutat dengan setumpuk buku dan angka.. sungguh sangat menyenangkan! Minggu sore saya bergegas pulang ke Bandung dari Jakarta. Perjalanan singkat yang membuat saya sejenak terlelap. Oya, perjalanan sore itu ditemani hujan yang cukup lebat, tapi anehnya memasuki kawasan padalarang kering kerontang.

Dua hari berlibur saya habiskan dengan terlelap beberapa kali sehari. Rencana sebelumnya untuk menghabiskan waktu liburan di Bandung sama sekali tidak terealisasikan. Saya hanya nggak mau melewatkan waktu untuk berpergian tanpa orang rumah. Menulis, mengerjakan tugas kuliah, makan, mandi, menonton TV, sampai memandikan adik kecil saya. Saya berusaha memaksimalkan waktu untuk 'me time' yang tidak mementingkan diri sendiri dulu. Jika sebelumnya tiap kali ke Bandung pasti keluar sama teman-teman, sekarang saya lebih suka menghabiskan waktu dirumah, kalaupun main keluar pasti sama Mama dan uwen. Ya, mencoba berdamai dengan annoyed things dan banyak bersyukur.

Entah sih, setidaknya dua hari kemarin saya merasa bahagia terasa mudah. Semudah tersenyum, ketika hati kita sendiri yang inginnya begitu. Tidak dipaksakan. Minggu lalu, saya mendapat sebuah pesan singkat dari salah satu penyelenggara lomba yang saya ikuti beberapa waktu lalu. Setelah dinyatakan lolos 30 Besar, isi pesan singkat itu meminta konfirmasi alamat sekaligus menginformasikan kalau buku yang berisi tulisan kami sedang dalam proses cetak. Alhamdulillah..


Btw, baru inget kalo dari bulan Agustus sampai September kemarin dapet banyak banget hadiah. Ha! Dapet tiket konser Indonesian Jass Festival dari CHICMagazine, tapi sayangnya saya nggak bisa dateng saat konser, jadilah hadiah saya kasih teman yang kebetulan sedang di Jakarta.


Terus dapet dua voucher makan all you can eat di Hanamasa dari Republika Online, dari hasil nulis artikel bertema 'mudik lebaran'. Voucher ini baru saya pakai kurang lebih awal September lalu di Hanamasa Plaza Semanggi, setelah sebelumnya ada kegiatan di salah satu kampus daerah Tebet. Ihiy!


 Terus terus dapet kaos lucu ini, dari Daily web Gogirl! Magazine, Whity Top by  @tendeds!



 Daaaaan, dapet oleh-oleh taktakan gelas, cokelat sama beberapa kaos dari Korea. Hihihi.


Memang pada dasarnya perempuan kali ya, dikasih hadiah itu senang, wajar sih. Nggak perlu hadiah mahal atau besar deh, hal-hal kecil kayak gini juga udah bikin sumringah saat menerimanya. Bahkan herannya, sampai sebesar ini pun masih senang aja kalau dikasih hadiah boneka. Ck! Gis..gis..

Ya, ternyata kalau dijalani dan disyukuri, sebuah hal kecil pun bisa jadi sangat menyenangkan ya. Apapun. Terima kasih, Tuhan. Saya hanya ingin menulis ini saja..

Komentar

  1. hal kecil klo di syukiri bisa menyenangkan, pesan moralnya keren nggi
    yah voucher Hanamasanya udah di pake ya :(((

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe iya pak, waktu itu sekalian mampir ke plaza semanggi :D

      Hapus
  2. Betul sekali, hal-hal kecil dan sederhana itu kalau dilakukan dengan kesungguhan maka hasilnya justru akan menginspirasi bagi banyak orang.
    Selamat atas hadiah-hadianya, mbak Agis.

    eh, sepertinya theme rumahmu baru ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kayak tulisan-tulisan pak iwan, sederhana tapi banyak 'ngena'-nya

      themenya sama, cuma nuansanya aja yang sedikit beda pak :D

      Hapus
  3. dengan mensyukuri hal-hal kecil begini memang bahagia semudah tersenyum ya Nggi. :)

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …