10 Desember 2013

Entah mau diberi judul apa..

Minggu. Entah mengapa, ketakutan tiba-tiba menghantui. Ini jawaban doa-doa yang saya sampaikan kepada Tuhan dalam sujud dan sholat saya. Ini jawaban yang tiba-tiba hadir di depan mata dan tinggal selangkah lagi diwujudkan. Saya sedikit merasa tidak tidak siap. Saya takut ini... Saya takut itu...

Jadi beberapa hari ini rasanya saya merasa kosong. Badan saya ada, tapi pikiran saya hilang entah kemana. Rasa rindu, senang, takut, khawatir, menghinggapi diri saya bercampur jadi satu. Rasanya detak jantung saya berdegup semakin kencang. Pikiran juga semakin melayang-layang. Hidup serasa tak tenang. Ah, sepertinya saya mengenal perasaan ini. Ya, sebuah perasaan kehilangan.

Apa saja yang harus saya lakukan kelak? Bagaimana nanti kehidupan saya di sana? Bagaimana kalau begini? Bagaimana kalau begitu? Bagaimana Bagaimana Bagaimana? Pertanyaan demi pertanyaan itu terus berkecamuk.

Tapi saya sadar kenyataan dan takdir berkata lain. Saya memang harus terus berjalan ke depan. Banyak hal yang harus saya lakukan. Banyak hal yang harus saya perjuangkan. Ada banyak pengalaman yang harus saya jadikan pelajaran. Ada tangis dan tawa yang akan selalu jadi kenangan. Ada misi yang belum dan harus segera saya selesaikan. Terlebih, ada keluarga yang wajib saya utamakan.

Lebih dari itu, disini, di tempat ini saya mendapat pengalaman hidup yang sangat berharga. Saya belajar menghargai adanya perbedaan. Saya belajar untuk memahami perasaan dan menjaga pandangan orang. Saya belajar memahami bahwa setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda. Pembelajaran yang membuat pikiran saya juga lebih terbuka karenanya.

Dari dulu, tidak ada yang berubah dengan diri saya rasanya. Saya tetap orang yang sama. Hanya saja tempat ini sedikit merubah saya, ambil yang positif, lalu buang yang negatifnya. Tempat ini memberikan saya motivasi besar untuk terus berkembang, untuk terus belajar dan bersabar.

I didn’t say goodbye. Saya cuma bilang, I’ll see you soon!
 
 
 
Kota Baja, 11 Desember 2013
diperjalanan pulang ke kosan bersama hujan..

12 komentar:

  1. Kemanapun menuju semoga sukses ya nggi. Ternyata di kota baja to? Sekota kita. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masdan disini juga toh? Tak kira masih di Jakarta dong.
      aamiin masdan, terima kasih :)

      Hapus
  2. Nice,.. Kita sendirilah motivator no 1 dalam diri kita,
    mari terus berjuang menggapai mimpi

    salam, :)

    BalasHapus
  3. Step by step perbaikan diri ya... dan sampai jumpa di puncak kesuksesan ... mardhatillah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selangkah pun yang penting melangkah ya pak.
      aamiin pak aamiin :')

      Hapus
  4. aq juga berada di tempat "ini" Kak Anggi...

    yaah kejadian2 yang dilalui semoga menambah kedewasaan diri

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin mas topikkkk, semangat selalu ya berkelana di Kota Baja! :)

      Hapus
  5. hal2 paling menakutkan dan mengkhawatirkan manusia biasanya cuma ada di dalam pikirannya mb anggi, bergeraklah hal2 itu tak pernah mampu keluar dari pikiran kita kok :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah mas, sedang berusaha selalu menerapkan pada diri sendiri untuk berhenti menghawatirkan hal-hal yang nggak pasti ;)

      Hapus


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...