Langsung ke konten utama

Sehari Tanpa Gadget? Ah, biasa!



Dalam rangka satu dan lain hal selama sepuluh hari penuh ke Korea dan ketemu ayang Lee Min Hoo *dikeplak* jadi sehari tanpa gadget itu harus mulai biasa.. sepuluh dong sepuluh!! Belum lagi pas diklat cuma boleh pegang handphone sabtu minggu. Nggak kebayang kalo blog ini tiba-tiba udah ada sarang laba-labanya.. zzzz Kalau soal sosmed, terutama facebook dan twitter sih, udah bukan masalah.


Udah ngalamin syndrom -when twitter ruins your day- sih ya haha. Saya sudah mulai tidak nyaman dan malas berada berlama-lama di Twitter. Alasannya bisa macam-macam; merasa asing, dan sering kali baca timeline itu mampu mematahkan ide atau bahkan mood. Oh! atau mungkin yang terakhir itu karena saya salah following aja, ya.. Bisa jadi.. bisa jadi..


Ya, nostalgia jaman dulu waktu belum booming-boomingnya sosmed lah. Hidup senang, weekend tenang. Saat ‘memiliki’ akhir pekan itu adalah perkara luar biasa. I meant, luar biasa karena di luar kebiasaan. Selain itu juga karena sebagai penanda kalau saya ingin menghargai akhir pekan saya sebaik mungkin. Mulai menjauhkan diri dari aneka jenis benda berteknologi tinggi itu, terutama jika sedang berada dekat orang-orang tersayang ;)





Bye bye! ^^

Komentar

  1. iya teknologi kadang menjauhkan yang dekat n mendekatkan yang jauh

    BalasHapus
  2. happy free soc-med-ing ya Nggi. :)

    BalasHapus
  3. Pasti bisa. Jangan sampai diperbudak oleh gadget.

    BalasHapus
  4. harus bisa ya mbak, membagi waktu antra gadget dengan dunia nyata

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus bisa bun, semangat semangaaaaat! :D

      Hapus
  5. ...sentuhan dan belaian kasih sayang yang nyata dari keluarga tersayang tak ternilai harganya dibanding belaian kicauan si "burung biru" dan kawan-kawan.. hehehe :D

    BalasHapus
  6. bisa dong. saya yang sehari tanpa listrik pun bisa. itu pun terjadi setiap hari.

    BalasHapus
  7. setujuuuu. mulai belajar mengurangi mebuka gadget ^^ semangat
    join juga http://lilisrusmiaw.blogspot.com/ thankyou :)

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …