17 Februari 2014

Mari Bahagia Dengan Sederhana

Ada beberapa hal yang saya selalu suka. Sederhana. Tapi akan membuat saya merasa sangat bahagia.


Jalan-jalan sendirian, berbelanja, atau duduk di pojok kafe, mengopi dan melamun.

Ini hal sederhana yang biasanya saya lakukan sendirian ketika sedang kesal. Haha! Kebiasaan. Tapi kadang kesendirian juga kerap lebih menyenangkan. Mungkin akan terasa lebih bahagia ya jika saat duduk di pojok kafe, mengopi dan melamun, lalu tanpa sengaja bertemu cowok ganteng, keren dan super perhatian. Haha! Sayangnya hidup nggak seindah jalan cerita FTV, jadi mari untuk yang satu ini dilupakan.


Membuat handicraft dari barang-barang bekas.


Orang bilang saya kreatif, tapi menurut saya sendiri sih lebih ke arah nggak ada kerjaan. Kalau lagi stuck nulis cari inspirasi, saya lebih senang bergumul dengan tumpukan kain, gunting, jarum dan benang. Voila! 


Membicarakan hobi dan tulisan.


Rasanya kedua hal ini yang jadi pencair suasana ketika saya berhadapan dengan orang, terutama dengan orang yang baru dikenal. Biasanya beberapa orang sudah pernah berkunjung ke blog ini atau secara nggak sengaja buka website yang ada nama sayanya disana. Beberapa orang juga pernah tanpa sengaja lihat nama saya tercantum jadi salah satu pemenang lomba tulisan. Dan biasanya setelah ini akan ada pembicaraan yang berkepanjangan hingga bergelas kopi hingga tengah malam. Biasanya.

Menulis dan menulis.

Ada malam-malam dimana saya akan menyelesaikan waktunya dengan menulis dan menulis. Karena kata-kata di dalam kepala rasanya bergelantungan. Dan seolah saling berlompatan. Tapi saya menikmatinya. Dan sekarang merindukannya.


Memutar film dari seseorang yang dengan sengaja membuatnya atau mencarikannya untuk saya..


Menonton film yang sama berulang-ulang, bukan soal filmnya, bukan.. Tapi setiap kali membuka foldernya, mengingat atau membayangkan bagaimana orang itu memberikan 'hadiah' ini untuk saya bisa membuat saya tersenyum seharian.


Memakai sendal jepit setiap jalan-jalan.


Haha!


Titik-titik hujan kecil diantara lampu-lampu malam.


Ketika melihat titik hujan setiap apel malam, saya bahagia. Terkadang saya berpikir bagaimana caranya agar saya terus semangat diantara semua hal yang memusingkan. Ternyata saya hanya butuh sebuah hal yang indah. Sederhana. Yang membuat saya bahagia. Ketika yang lain mendengarkan pembina berbicara, saat hujan gerimis saya menikmatinya. Hal ini juga yang membuat saya berdoa setiap habis sembahyang agar hujan terus hujan sepanjang malam di Pandaan. Ha!


***


Saya percaya bahwa ditengah-tengah hiruk pikuk hidup yang terkadang terasa sulit dan memusingkan ini saya masih bisa bahagia. Saya masih bisa tertawa dengan kencang. Dan saya mau melakukannya sesering mungkin. Dan saya akan terus mencari satu demi satu hal yang bisa membuat saya senang, hal yang membuat saya tertawa ..hal yang membuat saya bahagia dengan sederhana.




Pandaan, pada Februari pertengahan bulan
...dan selamat malam!

6 komentar:

  1. jalan-jalan sendiri aku belum pernah, paling kalau belanja ke Mall juga beli yang di maksud langsung pulang

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku sering jalan sendiri sih bun, apalagi waktu masih tinggal di Banten sama Jakarta sendirian :D

      Hapus
  2. Bahagia itu menulis... menulis skripsi dengan sepenuh hati #tapiSusah -_-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menulis yang satu itu mah harus pake secangkir niat, mas :D

      Hapus
  3. Kalau baca postingan ini, jujur saja aku jadi teringat kepada diriku sendiri yang juga lebih nyaman kesendirian. Alasannya, waktu bersama orang lain bila berlebihan hanya akan menghabiskan banyak waktu, lebih baik waktu digunakan untuk membaca dan menulis. Namun, tetap bersosialisasi dong!!

    Tulisannya keren, kalau boleh tanya. Maaf kalau sedikit lancang, benarkah semua wanita ingin diperhatikan dibanding ingin memperhatikan? Bila iya, berarti benar hipotesisku bahwa wanita cenderung ingin diperhatikan dibanding memerhatikan: lelaki ingin memerhatikan dibanding ingin diperhatikan.. sekedar wawasan saja... ngga ada *modus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha mas agha ini bisa aja. Kalau soal hipotesis sih aku nggak tau menau mas, coba dibikin survey aja supaya hasilnya lebih akurat dan terpercaya *halahhhh

      Hapus


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...