Langsung ke konten utama

Menikmati Bandung Sore Hari di Lawangwangi

Perjalanan kurang lebih 12 jam dari Surabaya menuju Bandung sebetulnya membuat saya agak sedikit 'jetlag' atau entah apa bahasa yang tepatnya ya. Setelah sehari sebelumnya hanya tidur sebentar-sebentar sepulang dari Gunung Bromo lantas dilanjutkan berjalan-jalan keliling Surabaya dan berakhir dengan duduk manis diatas kereta..

Finally, Bandung!

Kamis pagi hari setibanya di Bandung langsung disambut dengan satu cup cappucinno hangat dan seulas senyum seseorang yang saya rindukan. Senang? Jelas. Bahagia? Iya. Sedih? Hmm, iya. Ini hari pertama setelah hampir 4 bulan lamanya saya meninggalkan rumah untuk menjalani pendidikan, juga sekaligus hari pertama dan terakhir saya bertemu orang ini. Should I be sad? Egois rasanya kalau saya harus sedih, tapi baiklah baiklah sudahlah sudahlah.

Tempatnya lumayan cozy terus seru aja pemandangannya bagus. Konsep dasar cafe ini jadi kayaknya Galeri seni yang dipadu sama cafe. Eits tapi postingan ini bukan buat review tempat makan loh, bukan untuk cerita juga sih, cuma mau upload foto-foto aja hahaha.



















Thank you, dear.
Take care in Jeddah.


Bandung selepas hujan, ditemani kabut dan tanah basah.

Komentar

  1. Semoga bisa segera ketemu lagi ya Nggi ama yang di Jeddah.
    Selamat untuk kelulusannya setelah 4 bulan pendidikan.
    Kangen Bandung deh klo gini

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi aamiin, makasih mas daniiiiii :)

      ayok sini membandung hehe

      Hapus
  2. You ought to be a part of a contest for one of the finest blogs
    online. I am going to recommend this site!

    Feel free to surf to my homepage ... cayenne

    BalasHapus
  3. Anggiiii...
    Meuni jalan jalan aja ih..ke Bromo, trus ke Surabaya segala :)

    Trus kerjaan mu yang di Cilegon itu gimanaaaa?
    Cuti kaaaah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi iya teeeeh mumpang meumpeung :D

      Sekarang udah nggak disana teh, masih luntang lantung gatau dimana ditempatinnya hehe

      Hapus
  4. lukisan nya keren mbak
    di bandung juga itu ?

    BalasHapus
  5. Good day! This post could not be written any better!
    Reading through this post reminds me of my previous room mate!
    He always kept chatting about this. I will forward this article to him.
    Pretty sure he will have a good read. Thanks
    for sharing!

    Here is my blog post DaltonLBrumett

    BalasHapus
  6. hemmm nikmat sepertinya makanannya ka

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …