Langsung ke konten utama

Bye Bandung, Hallo Palembang!



Ini hari terakhir di Bandung juga sekaligus hari pertama saya menginjakkan kaki di Kota Mpek-Mpek, Palembang. Tempat dimana dalam 2 bulan kedepan saya dan 145 teman lainnya harus 'berperang' tapi juga diselingi dengan 'bersenang-senang'. Tempat bagi kami untuk mengaplikasikan berbagai ilmu yang diberikan kemarin selama pendidikan berbulan-bulan. Tempat bagi kami sebagai salah satu pembuktian..


Hari ini juga saya bingung dengan perasaan saya, senang iya, sedih juga iya. Lagi-lagi perpisahan dengan kota kelahiran. Saat berada di Halte Bis Primajasa menuju Bandara Soekarno-Hatta, bertemu satu per satu teman lainnya. Ada yang diantar seluruh keluarganya, ada yang diantar pacar, diantar orang-orang yang mereka sayang, hampir tidak ada yang datang sendirian. Ada yang sengaja cuti untuk mengantarkan, ada yang bolos bekerja, berbohong untuk bisa datang ke kantor siang, ada yang bolos kuliah bahkan ada yang jauh-jauh datang dari kota sebelah.

Lalu saya berpikir tentang betapa berartinya hal kecil ini, hal kecil tapi bermakna besar, hal-hal yang bisa membuat hati dan pikiran tenang sekaligus senang. Saya bisa lihat bagaimana pengorbanan orang-orang untuk mengantar anak atau orang yang mereka sayang untuk pergi ke kota orang, di pulau seberang. Saya bisa lihat bagaimana mereka mengorbankan waktu dan mungkin banyak hal sekedar hanya untuk dapat melambaikan tangan juga mengucapkan selamat tinggal atau cuma hati-hati dijalan. Menyenangkan, ya? Saya saja senang saat membayangkannya. Membayangkan betapa besar arti sebuah perpisahan bagi seseorang saat mengantar orang yang dia sayang. Membayangkan betapa menyenangkannya ketika akan memulai sebuah perjalanan ditemani oleh orang yang kita sayang :')


Bye Bandung, Hallo Palembang!


much love, good wishes, and godspeed gis!


Hotel Royal Asia, Palembang
Selepas terbang kurang dari dua jam
Selamat berjuang, 39!




I just feel disappointed. I expected more but I don’t blame anyone entirely. I just have been blaming myself more. It takes time. Thank you, anyway.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …