Langsung ke konten utama

Pura Bali? Bukan ini di Bangka!


Saat memasang foto pura ini di social media banyak teman yang bertanya kenapa saya tiba-tiba berada di Bali? Eits, jangan salah, saya sedang berada di Pulau Bangka loh.

Bulan Februari lalu, Yayasan Bakti Kerti Hindu Dharma meresmikan Pura Jagad Nata Surya Kencana yang berlokasi di kawasan Tanjung Bunga, Kelurahan Temberan Pangkalpinang. Pura ini merupakan satu-satunya tempat ibadah umat Hindu yang dibangun di kota Pangkalpinang.

Seperti yang diketahui bahwa memang Kepulauan Bangka Belitung ini terkenal akan keanekaragaman masyarakatnya dalam memeluk agama yang diyakini. Nah, walaupun Pura ini dibangun untuk tempat ibadah umat Hindu, tetapi tetap dibuka untuk umum jika ingin berkunjung. Tentu, dengan mematuhi batasan tertentu yang telah ditetapkan.






Untuk dapat masuk kita diminta sumbangan sukarela tanpa patokan harga dan diberi selendang untuk memasuki Pura. Oya, ada beberapa peraturan untuk dapat masuk kemari. Pengunjung diharapkan datang dengan niat dan hati yang bersih serta tidak sedang datang bulan bagi perempuan. Satu lagi, selama didalam Pura pengunjung dilarang untuk melepas selendang.



Oya, di Pura ini juga terdapat seorang penjaga yang merupakan orang Bali asli. Bapak ini sangat ramah sekali kepada pengunjung, bahkan saat kami meminta tolong untuk memfoto bapak tersebut dengan bersemangat membantu kami. Di Bangka ini memang saya rasa toleransi antar umat beragamanya sangat tinggi, sungguh indah rasanya.

Jadi, jika sedang berkunjung ke Bangka, kalian bisa mampir ke Pura Jagad Nata Surya ini  sssstttt pasti orang-orang mengira kamu sedang berada di Bali.


Pangkalpinang, masih dalam euforia karnaval 17 agustusan..

Komentar

  1. karena pura identik dengan Bali, ya. JAdi, banyak yang langsung menyangka itu di Bali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bun, emang bangunannya persis kayak Pura di Bali :D

      Hapus
  2. Kalau mau ke situ, harus berjaga2 dengan bulan, ya. :D
    Kamu udah ke pulau Kepayang belum, Gis?
    Katanya cantik juga ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, belum ke Belitong aku, baru keliling seputaran Bangka aja nih.
      Tapi segera meluncur kesana :D

      Hapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …