Langsung ke konten utama

BACKPACKER-AN KE YOGYAKARTA DENGAN 'TEMAN' BERBEDA

Memutuskan untuk berwisata dengan ala ala backpacker tentunya banyak hal yang harus dipikirkan matang-matang, terutama ide untuk berwisata kali ini sedikit berbeda karena membawa travelmate anak kecil. Rencana awal untuk bisa pergi bertiga dengan Ibu tiba-tiba batal karena satu dan lain hal yang tidak bisa ditinggalkan, jadilah dengan tekad kuat dan semangat dari Abah serta meyakinkan diri akan 'aman' jalan-jalan berdua dengan si kecil. Bukan apa, berhubung mood anak kecil yang kelewat manis banget kalau lagi lapar dan ngantuk, belum lagi bayangan kalau tiba-tiba dia ngompol di kasur hotel tengah malam, glek, makanya sempat ragu awalnya.



Selain memikirkan akomodasi transportasi umum, tentu harus juga memperhatikan barang bawaan apa saja yang penting untuk dibawa. Berhubung anaknya 'simple' banget jadi diusahakan bawa barang sedikit tapi semaksimal mungkin *lah piye haha. Ya pokoknya bawa tas yang cukup aman, nyaman dan tidak terlalu membebani, cukup beban hidup aja yang berat tas mah jangan, eh eh gimanaaa~ 

Memilah barang apa saja untuk berpergian juga jadi salah satu hal yang penting. Biasanya saya punya list item yang harus dibawa supaya tidak ada yang tertinggal, walaupun kenyataannya pasti tetap saja ada satu dua item yang tertinggal. Dang! Nah, ada beberapa tips jika mau backpackeran nih...

Bawa Pakaian Secukupnya 
Jangan bawa pakaian berlebihan. Pikirkan matang-matang kebutuhan dengan berapa jumlah hari saat akan berpergian. Biasanya saya bawa minimal 3 kaos, 1 celana dan beberapa 'item' lainnya. Jangan lupa bawa handuk, tapi kalau saya sih menimbang dulu dimana tempat menginapnya, jika di hotel kan pasti sudah disediakan handuk. Lumayan kan hemat tempat, haha. Pilih juga pakaian yang tidak berbahan tebal sehingga akan meringakan barang bawaan. Jangan lupa bawa sweater atau jaket untuk berjaga-jaga jika udara dingin atau saat keluar malam. Selain itu jaket juga berfungsi sebagai pengganti bantal untuk tidur. 

Usahakan Membawa Pakaian Berwarna Gelap
Sebetulnya saya lebih suka warna-warna putih, soft, netral, gitulah, hanya saja saat liburan warna putih bisa membuat pakaian terlihat kotor karena lebih sering berada diluar. Supaya nggak terlihat dekil lebih baik pilih pakaian yang cenderung gelap jadi meskipun sudah kotor masih bisa percaya diri memakainya. Terus juga cari baju dengan bahan yang tidak mudah kusut, hal yang sama juga saya terapkan untuk memilih kerudung sebelum bepergian. Kalalu soal ini yang pakai jilbab pasti paham betul gimana rasanya badmood karena kerudung kusut.

Menentukan Alas Kaki
Alas kaki merupakan satu dari sekian banyak hal lain yang penting juga. Biasanya saat travelling saya hanya bawa satu sepatu kets dan satu sandal saja. Sepatu bisa memudahkan untuk berjalan jauh dan melindungi kaki, juga mencegah kaki dari kebelangan berkepanjangan. Nah jika suka memungkinkan atau sebatas hanya berjalna-jalan dengan jarak dekat saya lebih suka menggunakan sandal saja.


Jangan Lupakan Topi Dan Kacamata
Kedua aksesoris ini jangan sampai dilupakan. Selain bisa menjadi properti untuk selfie *eh, topi dan kacamata juga bisa melindungi kita dari panas terik sinar matahari. Oya, tapi jangan lupa untuk meletakan kacamata di tempat yang aman agar tidak rusak atau pecah terhimpit oleh barang bawaan yang lain.

Jam Tangan!
Terlalu sering melihat handphone, selain membuat boros baterai juga berbahaya karena bisa jadi memancing tindak kejahatan. Nah, kemarin baru lihat ada produk jam tangan pintar seperti jam tangan samsung android yang memudahkan penggunanya untuk melihat notifikasi pada handphone. Menggunakan jam tangan ini juga bisa menghemat daya baterai handphone. 


Ya, setidaknya dari pengalaman traveling dengan anak kecil kemarin itulah barang bawaan yang perlu perhatikan dan wajib dibawa. Semua barang kebutuhan backpacker itu bisa dibeli di MatahariMall.com yang menawarkan banyak promo diskon besar. Tentunya promo itu bisa menghemat anggaran dana, kan? #anaknyahematbanget :D 



Mei 2016, Bandung..

Ditengah cuti panjang yang masih diteror soal pekerjaan..
didepan laptop via team viewer dan
kali ini masih dengan doa yang sama :)

Komentar

  1. Biasanya kalau traveling sama anak kecil, jadi susah untuk bawa barang simple, karena memang mood si kecil yang mudah naik turun membuat orang tua harus prepare banyak hal.
    Anyway, sarannya oke juga, mbak, bisa dipraktekkan suatu hari nanti

    BalasHapus
  2. sejak punya anak aku jarang banget pakai jam tangan, tapi belakangan ini aku udah biasakan lagi nih

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …