13 Juli 2012

Eduwisata di Timur Kota Bandung, Observatorium Bosscha!

Pernah nonton film 'Petualangan Sherina'?! Hmmm.. ituloh film musikal yang dibintangi oleh artis Sherina Munaf sewaktu kecil. Petulangan Sherina adalah film yang banyak berisi pesan moral kepada anak-anak menurut saya. Dan film ini juga menjadi suatu awal kebangkitan film nasional ditengah buruknya perfilman Indonesia waktu itu, ck! 



Nah, kalau pernah kamu pasti tau banget nih tempat satu ini. Yap! Observatorium Bosscha! Dan kalau belum pernah nonton, untuk kalian yang kelahiran antara 1990-1999, kasian banget deh, hii...

Observatorium Bosscha adalah lembaga penelitian astronomi moderen yang pertama di Indonesia. Observatorium ini dikelola oleh Institut Teknologi Bandung dan mengemban tugas sebagai fasilitator dari penelitian dan pengembangan astronomi di Indonesia, mendukung pendidikan sarjana dan pascasarjana astronomi di ITB, serta memiliki kegiatan pengabdian pada masyarakat. Observaitorium ini juga merupakan sebuah Lembaga Penelitian dengan program-program spesifik yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Observatorium Bosscha juga mempunyai peran yang unik sebagai satu-satunya observatorium besar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara sampai sejauh ini. Peran ini diterima dengan penuh tanggung-jawab: sebagai penegak ilmu astronomi di Indonesia. Glek!

Dalam program pengabdian masyarakat, melalui ceramah, diskusi dan kunjungan terpandu ke fasilitas teropong untuk melihat objek-objek langit, masyarakat diperkenalkan pada keindahan sekaligus deskripsi ilmiah alam raya. Dengan ini Observatorium Bosscha berperan sebagai lembaga ilmiah yang bukan hanya menjadi tempat berpikir dan bekerja para astronom profesional, tetapi juga merupakan tempat bagi masyarakat untuk mengenal dan menghargai sains.

Nah, minggu kemarin saya dan partner saya menyempatkan main ke tempat ini setelah terakhir kali berkunjung saat saya masih duduk di bangku sekolah pertama. Sayangnya, sebelum main ke tempat ini kami tidak berusaha mencari tahu dulu mengenai jadwal kunjungan ke tempat ini, dan ternyata hari itu Bosscha di tutup untuk umum :(

Setelah hampir sekian lama kemari, tempat ini tidak jauh berbeda ..masih sangat rapih dan bersih. Mungkin karena pada hari itu Bosscha tidak menerima kunjungan, jadi pengunjung pun sepi, terhitung hanya ada 2 keluarga dari Jakarta selain kami yang secara kebetulan ingin berkunjung kemari dan tidak mengetahui waktu kunjungan Bosscha. Dan jadilah.. tempat ini serasa objek wisata pribadi hihi. Kesempatan ini tidak kami sia-sia kan dong, kami dan mereka mengabadikan setiap momen-momen kunjungan ini ke dalam bentuk gambar mati, foto. Narsis, ya? Ah, tapi ya sudahlah toh menurut teori Kebutuhan Maslow, hal ini merupakan kebutuhan aktualisasi diri, hehe. Ya tapi sayangnya saya tidak bisa mengambil gambar-gambar dari dalam observatoriumnya.


Oya fyi, Observatorium Bosscha TIDAK menerima kunjungan pada:
  • Hari Senin (ada perawatan instrumen)
  • Hari Minggu dan hari libur nasional
  • Pergantian tahun (tanggal 29 Desember 2012 - 5 Januari 2013)
  • Bulan puasa dan libur Idul Fitri (19 Juli - 25 Agustus 2012)
  • Libur Idul Adha (27 Oktober 2012) 

Seperti yang sudah diketahui bahwa kegiatan utama Observatorium Bosscha adalah penelitian dan pendidikan, namun sejalan dengan Tridharma perguruan tinggi, Observatorium Bosscha juga memiliki program pengabdian masyarakat, diantaranya dengan mengadakan program kunjungan siang dan kunjungan malam untuk umum.








Jadwal Kunjungan Siang
Di program ini, pengunjung dapat melihat cara kerja teleskop Zeiss dan mendapat informasi astronomi.

 
Jadwal Kunjungan Malam
Di program ini, jika langit cerah (tidak mendung/hujan/berkabut) pengunjung dapat mengunjungi melihat cara kerja teleskop Zeiss, mendapat informasi astronomi dan meneropong langsung dengan teleskop Unitron dan teleskop Bamberg. Jika cuaca tidak mendukung, acara tetap berjalan tanpa peneropongan.

Akses ke Observatorium


Ada beberapa alternatif transportasi untuk datang ke Observatorium Bosscha.

1) Kendaraan Pribadi

Dari Jl. Setiabudi Bandung, silahkan ambil jalan ke arah lembang. Dalam perjalanan akan melewati Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung) dan terminal Ledeng. Setelah sampai terminal Ledeng, teruskan perjalanan ke arah Lembang. Ikuti jalan sampai Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat. Setelah kurang lebih 400 meter, akan sampai gerbang bawah Observatorium Bosscha yang berada di kanan jalan. Kendaraan besar seperti Bus di parkir di depan gerbang ini. Perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki sekitar 800 meter, melewati gerbang atas, dan sampai di Observatorium.


2) Kendaraan Umum

1. Dari Stasiun Hall Bandung
- Naik Angkutan Kota St. Hall - Lembang, turun di gerbang bawah Observatorium.

2. Dari Terminal Bus Cicaheum
- Naik Angkutan Kota Cicaheum - Ledeng, Turun di terminal Ledeng,
dilanjutkan naik St. Hall - Lembang, Turun di gerbang bawah Observatorium.

3. Dari Terminal Leuwi Panjang

- Naik Bus Damri arah Ledeng. Dari Ledeng naik St. Hall - Lembang,
turun di gerbang bawah Observatorium.

Cara Pendaftaran
Jika Kamu tertarik untuk berkunjung ke Observatorium Bosscha, silakan buka link disini untuk informasi dan keterangan yang lebih jelas.



Selamat berwisata!

(Sumber: bosscha).

Another Pictures!













..Love

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...