Langsung ke konten utama

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..

Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...

Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami berangkat..

Depart from Bandung
Perjalanan udara itu hanya menghabiskan waktu selama 45 menit, singkat, beda dengan perjalanan darat yang membutuhkan waktu berjam-jam lamanya. Dan di dalam burung besi itu saya sempat beberapa kali mengambil gambar ke luar jendela. Rumah-rumah dan bangunan kokoh bertingkat-tingkat itu terlihat sangat kecil dari atas udara, seperti sedang melihat sebuah miniatur kota. Yang membuat saya takjub, tak lain saat saya melihat deretan pegunungan dan petak-petak sawah yang membentang bagai hamparan karpet permadani hijau. Wow!

From the air~

Sampai akhirnya.. Welcome to Bandar Udara Internasional Juanda~
Bandar Udara Internasional Juanda

Setibanya di Bandara, saya dijemput oleh ketua Tim Ekpedisi (ehmm), ceritanya. Singkat cerita setelah menyelesaikan satu dan berbagai hal lainnya siang itu untuk acara, kami meluncur ke Kota Wisata Batu, Malang, menuju ke Jatim Park. Wohooooo!

Malang, yang saya tau soal kota ini cuma soal tentang oleh-oleh khas-nya, Apel Malang. Sempat juga sih dengar kalau kota ini hawa dan cuacanya mirip dengan kota Bandung, dingin, lalu ya memang terbukti kotanya cukup sejuk dibandingkan kota-kota sekitarnya. Kota Malang adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, sebelah selatan Kota Surabaya, dan katanya merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur.

Jatim Park sendiri lokasinya tepat di Kota Wisata Batu, Malang. Nah, tepatnya saya pergi ke Jatim Park 1. Loh ko pake angka 1? Soalnya Jatim Park ini sebenarnya ada 2 ternyata. Berdasarkan info yang pernah saya baca sebelum pergi kesini, sejak beberapa tahun belakangan ini Pemerintah Kota Batu memang mengoptimalkan potensi alam mereka dalam pembangunan bidang  wisata alam juga tempat belajar. Nah, objek wisata Jatim Park 1 dan Jatim Park 2 merupakan salah satu wujudnya. Sebetulnya ada beberapa tempat wisata lagi yang ditawarkan di kawasan ini, diantaranya Alun-alun Batu, Batu Night Spectacular, dan beberapa tempat lain yang saya lupa namanya.

Selamat Datang di Kota Malang
Kota Wisata Batu

Perjalanan dari Kota Malang menuju ke Kota Wisata Batu ini kira-kira menghabiskan waktu 30-45 menit, saya pun sebetulnya tidak terlalu ingat berhubung selama perjalanan saya terlalu menikmati pemandangan dan hawa sejuk disana. Paduan pemandangan menuju lokasi cukup indah menurut saya, hamparan sawah hijau, bukit hijau yang berderetan, gemericik air sungai, sungguh kombinasi yang cantik. Kalau boleh saya katakan sih, Kota Batu ini semacam Lembang-nya Bandung. Hampir mirip, tapi tidak sama ;)

Sampai akhirnya kami memasuki kawasan wisata Jatim Park..
Setelah memarkirkan kendaraan, berhubung hari itu weekend, jadi lokasi wisata memang cukup ramai. Bis-bis pariwisata satu persatu berdatangan dari berbagai kota untuk menikmati aneka wisata yang tersedia di tempat ini. Dari situ kami membeli tiket masuk Jatim Park 1 seharga Rp. 60.000,- per orang, sedangkan untuk weekdays harganya Rp. 50.000,- per orang. Disana juga ditawarkan sih tiket terusan untuk mengitari semua tempat wisata, mulai dari Jatim Park 1 dan Jatim Park 2. Tiket masuk yang digunakan disini berupa gelang yang nantinya dilekatkan di tangan oleh petugas pintu masuk.

Welcome!
Peta Wisata
Pintu masuk


Setelah berkeliling saya menyimpulkan kalau Jatim Park 1 ini merupakan sebuah objek wisata dengan konsep dasar yang mencoba menggabungkan dengan apik antara edukasi wisata juga pariwisatanya. Disini pengunjung bisa bermain juga belajar dalam satu tempat dan satu waktu. Maksudnya? Jadi gini loh, di Jatim Park ini kita nggak cuma ditawarkan wisata wahana permainan yang siap me-refresh otak kita, tapi juga disini memberikan wahana pendidikan yang penuh akan adat budaya, sains, ilmu pengetahuan dan teknologi!

Dari rute awal masuk kita diarahkan untuk mengenal adat dan budaya indonesia mulai dari pakaian adat,  rumah adat, kerajinan khas, macam-macam etnik dari berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, di dalam Wahana Galeri Etnik Nusantara dan Anjungan Jawa Timur. Disini kita akan merasa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan menjelajahi ragam budaya Nusantara loh, tepatnya sih menurut saya tempat ini semacam Taman Mini Indonesia Indah versi mini, hihi. Selanjutnya kita diarahkan untuk melihat berbagai benda seni asli Indonesia, seperti topeng, tarian jawa, patung ondel-ondel-nya betawi, reog ponorogo dan lain sebagainya. Galeri Belajar juga membuat kita mengingat-ngingat kembali pelajaran yang mungkin pernah di berikan saat masih duduk di bangku sekolah dasar loh, mulai dari pelajaran Kimia, Fisika, Biologi, Matematika dan lain sebagainya.

Gong Jatim Park

Dari Lahat
 






Galeri Belajar! Sains dan Teknologi! \o/





 

Eits, belum selesai sampai disitu.. dari Galeri Belajar, kita diajak untuk mengitari berbagai replika peninggalan sejarah, mulai dari Taman Arca Dewata-Bali, berbagai miniatur candi dari Jogja, Cirebon dan beberapa wilayah lain, miniatur bangunan mini masa penyebaran islam walisongo, miniatur peperangan, makam-makam para wali, dan masih banyak lagi. Selepas itu kita juga diarahkan untuk memasuki beberapa 'museum' kecil, ada museum pos, museum numismatik alias uang Indonesia dari jaman belanda dulu, museum fosil purba,  museum kupu-kupu & kumbang, museum miniatur para pahlawan, dan ssssttt ada kebun binatang mini juga disini.





 



Nah, dari sana kita diajak untuk menikmati keindahan biota air. Hmm, tempat ini saya katakan semacam Seaworld versi mini kali ya, karena memang ukuran akuarium disini kecil-kecil. Tapi kalau soal jenis ikan juga nggak perlu ditanya lagi, mulai dari ikan kecil sampai ikan hiu ada disini. Hanya saja sayangnya di beberapa tempat sedang terjadi renovasi fasilitas.


Viewnya sungguh terlalu, ck!

Ini dia yang ditunggu-tunggu, perjalanan wisata itu akhirnya menuntun kami ke berbagai macam wahana untuk sejenak melepas penat, mungkin sedikit berteriak dan tertawa. Wahana disini termasuk yang paling menarik untuk dapat dijelajahi secara berutan dari awal sampai akhir, disini ada puluhan wahana menarik yang siap menguji adrenalin kita. Are you adrenalin junkie? :)) Mulai dari Volcano Coaster, Spinning Coaster, Rumah Hantu, Rumah Misteri, Halilintar, Kapal Berombak, Sky Swinger aka ontang anting, Pendulum 360 derajat, Starcase, Aero Test, dan sederet permainan seru lainnya.












Untuk yang punya anak kecil, pasti senang juga nih kemari, soalnya di Jatim Park 1 ini tersedia kolam renang raksasa. Dijamin deh bocah-bocah kecil pada betah berenang kesana kemari di tempat ini berjam-jam lamanya. Kolam ini juga dilengkapi dengan berbagai permainan air seperti jalur permainan air, serodotan, perahu karet, tembak-tembakan air dan lain-lainya. Oya, kolam ini juga memiliki latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok dan Empu Gandring loh, yang nggak tau pasti nilai sejarahnya jelek!




Satu lagi nih yang nggak boleh dilewatkan saat kemari. Bioskop 3D! Disini kita bisa duduk santai menikmati pemutaran film 3 Dimensi loh. Saat saya kemari film yang diputar adalah Robin Hood. Dan kesan 3D benar-benar terasa saat tiba-tiba air menyemprot muka kita pas adegan Robin Hood menolong wanitanya. Brrr!



Daftar Wahana di Jatim Park 1
Galeri Etnik Nusantara Rumah Musik Mini Train
Anjungan JAWA TIMUR Fun House Columbus
Anjungan Irian Jaya Sky Copter ( new ) Flying Tornado
Science Center Kimia & Biologi Ulat Coaster ( new ) Boom –Boom Car
Amazing Human Body Mary Go Round Spinning Coaster
Outdoor Science Center Convoi Car Drop Zone
Galeri Belanja & Science Stadium Mini Jet Rumah Misteri 3 Dimensi
Taman Argo Boom2 Laser Cars Jet Coaster
Taman Bertaman Walking Animal Star Chase ( new )
Perahu Dayung Remote Car Water Boom
Taman Sejarah Battery Car Kolam Renang Anak
Adegan Prasejarah Samba Balloon Kolam Renang Arus
Diorama Momentum Sejarah Bangsa Wall Climbing Taman Reptil
Fosil Binatang Purba Taman Sesat Taman Burung
Insectarium Mocil Taman Ikan
Baby Zoo Rumah Hantu Rumah Pipa
Mobil Mini Taman Bermain Pasir Rumah Buaya
Play Ground & Bouncy Castle Bumper Boat

Harga Tiket Masuk Tidak Termasuk Wahana Dibawah ini :
Go Kart 2x Putaran Rp. 25.000,-
Go Kart 1x Putaran Rp. 17.000,-
Arena Ketangkasan & Adventure Zone Tergantung Penggunaan
Game Room & Video Box Tergantung Penggunaan
Perlengkapan Kolam Renang Tergantung Penggunaan
Flying Fox Rp. 20.000,-
Trampolin  Rp. 10.000,-



Karena keterbatasan waktu dan juga tenaga, tidak semua permainan kami naiki, hanya beberapa permainan utama yang dirasa menguji adrenalin saja. Lalu, setelah puas berkeliling, saya bergegas mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang. Hasilnya, beberapa bungkus keripik apel dan ketela serta 4 buah kaos dari Jatim Park masuk kantong. Sebenarnya masih banyak tempat di Malang yang wajib hukumnya untuk dikunjungi, tapi karena keterbatasan waktu tadi saya hanya bisa kemari, tapi lain kali saya janji mau mengeksplor setiap pesona wisata di kota ini. Ya, liburan singkat malang hari itu selesai sebelum menyelesaikan tujuan utama saya kemari. Sebuah liburan singkat yang lebih dari sekedar menyenangkan. 

Hey, anwy thank you, You! :)


xx,
agistianggi

Komentar

  1. waw. seru !! :)
    murah bgt ya buat wisata dengan mainan kayak gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, memang terbilang murah tapi gak murahan, kak.
      Ayo berkunjung! :D

      Hapus
  2. artikel dan foto-fotonya keren keren boss.. Terimakasih infonya

    BalasHapus
  3. Ini nggak ada penjelasan tentang wahananya satu per satu yaa? Tolong dong, buat laporan niih

    BalasHapus
  4. selamat datang di malang kota saya,,,
    salam kenal

    BalasHapus
  5. Full photos...nice !
    Kalau yang mau jalan-jalan di Batu / Malang dst dan butuh mobil, bisa senggol kami, Al Amin Rent Car. Armada : All New Avanza, All New Xenia dan favorit-nya para travellers Ertiga. Klik saja www.alaminrentcar.com, 08566510206 / 0341-7313727 / 0341-8180588, BBM : 76C26D2A, Whatsapp : 08566510206 / +623418180588, Line : gosenta / 08566510206
    Terima kasih

    BalasHapus
  6. mantap. terima kasih infonya.

    BalasHapus
  7. siang , mau tanya nih. kebetulan akhir bulan ini saya mau ke malang juga. kalo dari bandara ke jatim park 1 30 - 45 menit ya ?

    BalasHapus
  8. Saya udah lama gak kesana. Pengen kesana belum ada waktu. Kalo pun ada waktu, gak ada barengan. Males juga kalau sendirian kesana. Hehe.

    BalasHapus
  9. Kota malang memang memiliki banyak tempat wisata.. wisatawan yg akan berlibur disana pasti ada juga yg kebingungan cari hotel murah di malang.. coba klik link berikut jika ada yg sedang mencari hotel di malang http://dparagon.com/hotel-murah-malang/

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.