6 Desember 2012

Wisata Lumpur Lapindo, Sidoarjo!

Agak aneh sih sebenarnya, ada yang janggal ketika saya pun akhirnya mengetikkan judul untuk cerita ini. Wisata-lumpur-Lapindo.. Iya, Lumpur Lapindo, tempat terjadinya bencana yang sangat dahsyat beberapa tahun silam akibat meluapnya lumpur dari dalam bumi yang menyebabkan tergenangnya banyak kawasan pemukiman penduduk, lahan pertanian dan kawasan perindustrian. Lumpur Lapindo ini terletak di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Lumpur masih terus menyembur, asap putih masih terlihat mengepul dari tempat saya melihat lokasi, yang katanya merupakan pusat semburan lumpur. Padahal dari tempat saya berdiri ke pusat asap itu terlihat sangat jauh, entah berapa kilometer jauhnya, jadi bisa dibayangkan seberapa besar lokasi yang terendam lumpur tersebut ya. Ribuan rumah terendam lumpur, sawah, lokasi industri, mesjid dan lain sebagainya tak luput dari hantaman gunungan lumpur lapindo.


Saya sendiri melewati kawasan lumpur lapindo dari arah Sidoarjo saat hendak ke Malang. Seperti biasa, sekalian kemari dan menghilangkan rasa penasaran saya minta untuk mampir sejenak kemari lalu melihat-lihat keadaan sekitar. Ibaratnya, sekali merengkuh dayung, satu dua tiga pulau terlampaui. Krikkk, gie..






Kesan pertama saat memasuki kawasan ini pertama kali yang ada di benak saya cuma 'Subhanallah', sungguh ya kalau Allah sudah berkehendak tidak ada yang bisa melawan kuasanya. Hampir lebih dari 3 tahun desa-desa yang dulunya dihuni ribuan penduduk ini, sekarang berubah jadi lautan lumpur yang hampir seukuran rumah. Sejauh mata memandang pun, yang saya lihat hanya hamparan lumpur serta kepulan asap putih yang berasal dari pusat semburan lumpur.

Tanggul-tanggul yang dibuat untuk mencegah agar lumpur tidak semakin meluas ukurannya hampir setinggi bukit. Bahkan saat saya melihat dari atas tanggul ke jalanan itu jaraknya hampir sepantar dengan ruko dua lantai yang ada di seberang jalan, sedih rasanya melihat lokasi ini. Entah kenapa saya membayangkan, bagaimana perasaan saya jika saya yang terkena musibah seperti ini, duh.

Oya, untuk masuk ke wilayah lumpur lapindo ini kita harus menyiapkan uang sejumlah Rp. 10.000,- karena di lokasi tersebut ada sejumlah 'penjaga'-nya. Jadi kesimpulannya, wisata ini bukan wisata biasa! 












xx,
agistianggi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...