Langsung ke konten utama

Suatu Pagi di Hari Minggu..

Lelaki itu berdiri didepan kaca. Ia tampak gagah menggunakan kemeja dan jas hitam. Dasi bermotif putih biru menambah kharismanya. Ia menyisir rambut putihnya agar terlihat rapi dan tampan. 
pic from here
          ”Abah mau kemana?” tanya seorang wanita. 

          “Ada jadwal ngajar hari ini, Bu. Nanti abah telat,” tuturnya bersemangat. 

Wanita itu merapikan dasi suaminya sambil tersenyum. “Lupa ya, ini kan hari minggu dan abah udah pensiun." 

         “Astaga.” 


Kontes Unggulan: Enam Puluh Tiga




Komentar

  1. Wah, Si Abah sudah pikun rupanya..hehehe salam buat Abah dan Ibu

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi, seiring bertambahnya umur mbak :D

      Hapus
  2. Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Segera dicatat sebagai peserta Kontes Unggulan;Enam Puluh Tiga
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  3. meski pikun,,tapi semangat mengajar tetap selalu ada...nice story, selamat berlomba ya..semoga menjadi salah satu yang terbaik...salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, nulis soal lansia ini temanya hihi. terima kasih, pak anto :)

      Hapus
    2. Iya pak. Terima kasih pak anto :"

      Hapus
  4. masa tua namun tetap semangat ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. umur boleh tua, tapi semangat patlima ge. ihiy!

      Hapus
  5. Singkat tapi dalem. Maknanya pun luar biasa ^_^

    BalasHapus
  6. meski singkat tapi dalem. Pesannya pun kena banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini aja morat marit bang ngatur supaya bisa pas 63 kata hehe.
      banner one day one post tak pasang ya di blogku. syukron, bang aswi :D

      Hapus
  7. semangat ya Abah... ngajar neng Anggi ajah hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Neng anggi nya udah biasa diajarin abah, mbak. hihi

      Hapus
  8. sepintas apaan...pas diteliti lebih detail..ech ternyata sketsa manusia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, itu ceritanya Abah sama Nini kang :D

      Hapus
  9. Semoga menang dalam kontes ya

    BalasHapus
  10. semangat mengajar abah ini masih tinggi nih... ^_^

    BalasHapus
  11. wah pelupa buanget, sama dengan saya!

    BalasHapus
  12. Abah terklalu bersemangat, begitulah kalau kerja dimulai dari hati .. ciee
    sukses untuk GA nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangat abahnya patlimaenam fan :D

      Hapus
  13. haha engkong pikun, sy kira doski mau kumpul brg tki di victoria park, kalau itu judulnya minggu pagi di victoria park ding.

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …