Langsung ke konten utama

CERITA SORE

pic

Here I am..

Sipping my afternoon coffee..

Feeling refreshed and recharged..

Sekarang jam 14.20 sore di hari minggu, di akhir pekan yang panjang, tapi saya memilih untuk tidak pulang. Dari pagi saya sudah duduk manis di depan laptop setelah membuat sarapan yang sekaligus juga makan siang. Seharian awan gloomy dan gerimis tak kunjung henti.

Lately, saya banyak tersenyum, tertawa dan wajah saya terlihat berseri-seri sekali. Beberapa orang malah bilang semakin hari saya makin berseri-seri dibandingkan sebelumnya. Saya juga merasa begitu. Alasannya simpel.

Saya lebih banyak menertawakan diri saya sendiri. 

Saya mencoba menikmati setiap hal yang saya lakukan.

Saya mencoba berpikir lebih simpel dan logis daripada biasanya.

Kenapa? 

Ya pokoknya gitu aja.

Beberapa orang yang kenal saya pasti tau bagaimana kelewat antusiasnya saya akan suatu hal. Yang walaupun tinggal di pulau kecil setiap saat lewat pantai tetap aja sering girang sendirian. Yang walaupun mendatangi satu tempat yang sama berkali-kali tetapi tetap happy. 

Mungkin hanya point of view yang berbeda. Saya mulai meinkmati apa yang ada di sekitar saya. Setidaknya tahun ini saya merasa jadi pribadi yang lebih tenang, mindful dan lebih menghargai segala sesuatu yang saya lihat atau rasakan.

Sebelum kepindahan kali ketiga di tahun ini, saya sering menghabiskan waktu 1 hari dalam seminggu hanya untuk berhenti sejenak dari segala kesibukan. Melakukan hal-hal yang kita suka, menyuapi pikiran dan tubuh kita dengan sesuatu yang lebih positif dan menyenangkan juga berpengaruh banyak untuk kualitas hidup, katanya. 

Hmmm, akhir tahun Masehi tinggal beberapa hari lagi. Kalau mau dirunut rasanya banyak sekali kejutan-kejutan di tahun ini memang. Apapun itu, baik maupun buruk, semua tetap tidak akan terlupa.

Kemarin sempat terpikirkan bahwa salah satu resolusi ‘terbesar’ saya tahun depan adalah ingin lebih produktif dibandingkan tahun sebelumnya. Gak cuma hanya sekedar ‘sibuk’ tapi produktif! Selain itu saya pelan-pelan berusaha meninggalkan work hard tapi lebih mengedepankan work smart. 

Tapi hari ini saya sejenak mupakan target-target yang harus dipenuhi. Lupakan hal-hal yang berbau materi. Jauhkan mata dan pikiran dari gadget dan social media. Fokuskan pikiran dan energi untuk diri sendiri. 

Pejamkan mata, senyum dan ucapkan mantra-mantra yang positif. 


...and trust me, you’ll be amazed. :)



Selatan Bangka, menuju Desember akhir
...dan hujan sepanjang hari!




Komentar

  1. Sama, kak. Saya juga ingin di 2017 semakin produktif dan benar-benar bermanfaat bagi banyak orang meskipun hanya hidup di daerah kecil. Semoga senantiasa terwujud ya kita. :)

    BalasHapus

Poskan Komentar


Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa tinggalkan jejak :)

Pos populer dari blog ini

Berendam Semalaman di Gracia Spa Resort Lembang

Bukan dalam rangka liburan, hanya sekedar main mendadak, sabtu kemarin saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk pergi ke tempat pemandian air panas atau sejenisnya. Selain setelah udah lama nggak kumpul-kumpul, juga ingin refreshing menghilangkan penat rasanya. Jadi berawal dari pesan singkat pagi itu, saya sih mengusulkan hanya sekedar makan-makan, atau beli bahan-bahan dapur untuk seperti biasa saya masak dirumah wishu, atau membeli aneka makanan dan kemudian mengobrol sepanjang malam dirumahnya. Tapi salah satu teman justru malah mengajak pergi ke pemandian air panas setelah sorenya ia tiba di Bandung.

Dari rumah saya tidak terburu-buru, sengaja tidak datang on-time, sengaja pergi justru setengah jam setelah waktu kami janjian di rumah Rhais. Kenapa? Karena pasti tetap saya yang datang pertama, baiklah, dan feeling saya benar. Setelah maghrib masih belum kumpul juga, baru saya, Wishnu dan tentunya Rhais yang punya rumah.

Ba'da Isya barulah bermunculan, duh memang kebiasa…

[DIY] Membuat Gelang dari Pita

Dalam rangka ngga-ada-kerjaan-entah-harus-ngapain, jadilah saya iseng-iseng membuat aksesoris dari bahan yang sudah ada. Memang bukan kali pertama sih buat gelang dari bahan pita, tapi ini jahitnya pake benang kain bukan senar jadi agak kurang gimanaaa gitu, terus masih agak mencong-mencong. Haha tapi yasudahlah..
Iseng-iseng ini juga soalnya saya punya segulungan pita yang gak pernah dipakai, nah daripada dia bengong aja nganggur gitu mending saya pakai. Biar deh gelangnya gak bagus-bagus amat apalagi keren, yang penting buatan sendiri. Yeiyyy!
Bahan yang diperlukan untuk buat gelang ini hanya pita, jarum, benang (atau kalau ada senar supaya lebih kuat), manik mutiara, gunting dan lem tembak.

LANGKAH 1: Siapkan alat-alat. Siapkan jarum, benang dan pita. Sebaiknya ukuran ujung jarum disesuaikan dengan ukuran pita yang hendak digunakan, supaya gak susah saat menjahitnya.

Jalan-Jajan ke Jatim Park; Kota Wisata Batu, Malang!

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan berkunjung ke kota Malang, Jawa Timur dalam rangka suatu urusan tulis-menulis (uhuk!). Ya, suatu pengalaman pertama yang cukup mendebarkan dan menegangkan buat saya sebenarnya. Karena kesempatan mungkin tidak akan pernah datang dua kali. Bahasa kerennya sih, because second chances are rare, so waste your first chance wisely. Cieeeee..
Ya, awalnya sih sempat ragu dan berencana membatalkan kunjungan ke Malang karena satu dan lain hal yang nggak bisa ditinggalkan, urusan keluarga dan kantor. But, i just want to wasted my first chance wisely and here I go...
Pagi itu saya berangkat menggunakan pesawat AirAsia yang dijadwalkan terbang pukul 08.15 dari Kota Bandung. Setelah berperang dengan kemacetan pagi hari itu, pukul 07.30 saya tiba di bandara dan langsung check-in serta membayar airport tax lain sebagainya. Tapi ternyata sampai waktunya gate close dan terbang masih belum ada tanda-tanda akan keberangkatan.. delay. Sampai akhirnya pukul 08.45 kami …