Postingan

Menampilkan postingan dengan label Random

AWAL MULA KETAGIHAN DECLUTTERING DAN JUAL PRELOVED ITEMS!

Gambar
Dari dulu saat masih tinggal bareng sama orang tua, saya sering diejekin karena hobby banget bersih-bersih hal yang dirasa 'nggak penting'. Apalagi rasanya di rumah orang tua itu segala macem barang yang bahkan udah nggak berfungsi disimpan aja dengan alasan 'siapa tau nanti bisa terpakai, atau siapa tau nanti bisa diperbaiki' yang padahal nyatanya nggak sama sekali, cuma numpuk gitu aja bertahun-tahun dan bikin seisi rumah keliatannya penuh sama barang. Pas awal pandemi kan seringnya diem dirumah ajatuh, puyeng aja gitu liat banyak barang numpuk nggak terpakai. Sebelum pandemi nggak begitu terasa karena lebih seringnya kan keluar rumah, nah setelah mulai decluttering itu baru ngeh aja ternyata banyak banget barang yang nggak terpakai, udah nggak terpakai atau pas emang belinya impulsif aja asal beli nggak pakai pertimbangan. Rasanya amazing memang sih. Kok ya kerasanya enak banget aja rasanya, lega dan yang penting ga mumet liat banyak barang.  Selain barang, nah sekar...

SISA-SISA KEBIASAAN AFTER PANDEMI!

Pandemi emang secara langsung maupun nggak langsung mempengaruhi banyak hal ya, termasuk hal simpel banget yaitu belanja bulanan! Dulu dari awal pandemi rasanya mau keluar rumah buat beli ke minimarket atau supermarket aja was-wasnya kayak apaan. Pun kalaupun belanja online pas sampe rumah riweuh harus semprot-semprot desinfektan karena biar ngerasa aman aja sih. Kalau dulu sih sebelum pandemi jelas banget kalau belanja bulanan itu jadi waktu yang ditunggu-tunggu biar bisa jalan-jalan sekalian cuci mata. Kalau sekarang? Jangan ditanya 😂 Jadi intinya adalah kalau bisa dianter sampai depan pintu rumah kenapa harus pergi pergi keluar, kan? hehe sebagai kaum mageran aku terbantu sekali hehe.  Happy Fresh jadi salah satu aplikasi andalan aku sekarang kalau lagi belanja kebutuhan rumah tangga harian. Aplikasinya sendiri sekarang udah jauh banget lebih berkembang dibandingan dulu. Serunya kalau dulu kan ada opsi ganti barang aja kalau kosong ya, nah sekarang itu dia bisa diskusi langsung...

PAGE 06 OF 365

     __________________________________________________________*** ".. ..Usaha dengan sebaik-baiknya, doa setinggi-tingginya, dan lapang dada menerima apapun hasilnya.."   06 Januari 2022 

PAGE 05 of 365

    __________________________________________________________*** ".. ..kadang kita hanya melihat apa yang ingin kita lihat. Kadang kita mendengar hanya apa yang ingin kita dengar."   05 Januari 2022 

PAGE 04 of 365

   __________________________________________________________*** ".. ..Somewhere with blue ocean, fresh air, trees and a bright sun."   04 Januari 2022 

PAGE 03 of 365

  __________________________________________________________*** " HIDUP ITU SIMPLE, KATANYA.. Apabila sesuatu yang kamu senangi tidak terjadi, maka senangilah apa yang terjadi." - Ali bin Abi Thalib   Senin, 03 Januari 2022 

PAGE 02 of 365

   __________________________________________________________*** "Musuh terbesar atas apapun hal yang selama ini sedang kamu perjuangkan adalah waktu luang " Minggu, 02 Januari 2022 

PAGE 01 of 365

__________________________________________________________*** " Look how time goes by in front of our sights. All praise belong to Allah who give us all a life to cherish and a path to follow. BISMILLAH."   Sabtu, 01 Januari 2022 

KANGEN LIBUR PANJANG EDISI CUTI BERSAMA

Kayanya akhir bulan lalu deh baru denger berita kalau akhirnya pemerintah memutuskan untuk lagi dan lagi menghapus cuti bersama. Yang terlintas dibenak saya adalah why oh whyyyy. Katanya hal ini dilakukan pemerintah sebagai salah satu upaya menekan mobilitas masyarakat yang kian meningkat menjelang akhir tahun. Tetep sih sebagai salah satu usaha mencegah adanya gelombang-gelombang lain yang berkaitan dengan covid. Cuma tetep aja whyyyy *nangis Karena mau dihapus kek liburnya, mau di geser kek liburnya, kalau sudah ada niat mau jalan-jalan, liburan, pulang kampung atau apapun pasti akan dicari jalannya sih. Menurut saya.. Dan kenapa sih cuti bersama selalu aja seolah-olah waktunya time to jalan-jalan, pulang kampung atau tamasya keluar kota. Saya pikir pemerintah butuh another pov, lol. Buat buruh-buruh korporat macam saya, libur panjang ngga selalu harus jalan-jalan atau tamasya kok, cukup rebahan di kasur, stay at home sama keluarga, main sama anak atau sekedar me time seharian nonton...

RANDOM; FINALLY, BERANI KELUAR DARI GRUP WHATSAPP

Udah lama sekali rasanya nggak random disini.. Pagi ini, setelah sekian lama maju mundur, untuk memutuskan keluar dari salah satu grup Parenting yang saya ikuti sejak lama, akhirnya bener-bener bulat harus left group. Kayanya saya join grup ini sendiri sudah dari 2019. Sudah lebih dari 2 tahun ternyata. Sebetulnya sayang banget sih keluar dari grup ibu-ibu hebat ini.. cuma sayangnya jadi beberapa minggu kebelakang ini ada anggota grup baru, yang mana menurut saya tidak sejalan dengan visi dan misi dari dibentuknya grup itu sendiri. Grup nya sendiri banyak sekali ilmu-ilmu baru, informasi terkini yang baru saya tau dari dalam anggota grup selama ini. Yang membuat saya kurang nyaman adalah karena ibu ini, sebut saja X, begitu sering posting curhatan kesehariannya yang menurut saya terlalu pribadi untuk dibagikan di grup. Awalnya saya turut prihatin memang, ibu X bercerita kalau beliau mengalami KDRT, kesulitan ekonomi, masalah kesehatan, hingga anaknya dan hal lain sebagainya, akan tetap...

Adaptasi Kebiasaan Baru? Hmm.

Gambar
Nggak berasa udah mulai masuk di awal bulan desember. Tahun 2020 ini rasanya kayak semacam set-saaat-set banget super nggak berasa, semacam skip tiba-tiba sudah desember aja.  Beberapa hari lalu saya dapat invoice untuk perpanjangan domain web ini, baru terpikir juga ya sayang sekali kalau dipikir-pikir blog ini mungkin diibaratkan sudah berjamur atau ada sarang laba-labanya. Blog-nya udah lama banget nggak diupdate atau digunakan untuk kerjaan. Bukannya males, tapi dari awal tahun lalu kok ya rasanya tiap dapat tawaran email untuk sponsored post kayaknya nggak dapet moment-nya aja. Padahal kalau dihitung lumayan buat nambah-nambah beli popok wk. Sekarang, walaupun nggak terlalu ngoyo mulai mau menyempatkan nulis aja walau mungkin nanti akan se-random-itu. Nggak apa-apa. Yang penting bisa meluapkan isi pikiran aja. Desember ini seperti biasa, dimulai dengan hujan setiap hari yang tiada henti, kadang dari siang cerah tiba-tiba hujan besar. Atau lebih seringnya sih dari pagi udah me...

KEHIDUPAN SEMASA PANDEMI COVID-19

Been long time nggak menulis lagi, kangen. Sungguh.  2020 ini kayanya jadi salah satu fase paling menantang dalam hidup saya: postpartum, covid-19 dan mental-health , saya rasa. Gimana nggak, hormon yang berantakan, masa pemulihan serta mobilitas fisik yang serba terbatas karena melahirkan pas mulai ramai sekali Covid-19 di bulan Maret lalu. Selain itu juga saya harus menjaga asupan nutrisi dan adaptasi masa menyusui, lagi. Semua harus dijalani selagi belajar untuk mengajari kakaknya, yang saya rasa belum paham dan masih kaget, ada manusia kecil lain yang saya sayangi selain dia. Bahkan beberapa waktu yang random saya ingat, tiba-tiba saya bisa aja nangis sesegukan tanpa ada alasan ataupun marah karena hal yang begitu sepele, se-random itu. Bener-bener ga ada sebabnya. Cuma kayak rasanya sedih aja. Seolah kehilangan sesuatu dalam diri saya yang saya sendiri nggak tahu itu apa. Aneh kan? :) Dan betul sih, support system yang baik itu sangat sangat berpengaruh dalam hidup kita. This...

My Weekend, Lately.

Gambar
Minggu lalu kebetulan saya sedang bosan berada di Selatan dan akhirnya langsung pergi ke Pangkalpinang hari Jumat sore sepulang jam kantor. Lantas seperti biasa langsung menuju rumah Fenty dan Amrina untuk ikut menginap selama weekend. Tanpa rencana tiba-tiba Sabtu siang saya dapat informasi soal adanya event pelepasan lampion yang sepertinya diselenggarakan karena masih dalam suasana perayaan imlek, di Pulau Bangka yang memang didominasi oleh masyarakat Tionghoa tidak pernah sepi dengan aneka pagelaran dan acara hiburan. Berbeda dengan tahun lalu, dimana saat itu Bangka sedang berduka karena banjir besar yang terjadi setelah katanya hampir 30 tahun lalu kembali terulang. Dua tahun lalu acara serupa juga dilakukan dan di tempat yang sama pula. Dan kali ini penyelenggaranya pun sama, Neptune Club di Pantai Pasir Padi. Bedanya event pelepasan lampion kali ini juga dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian dan penggalangan dana untuk korban banjir yang terjadi di Bangka ...

JADI, BAGAIMANA KAMI BERTEMU?

Gambar
Adalah Hallo , kata pertama yang saya dengar dari dia untuk saya.  Hari itu adalah kali pertama saya bertemu dia. Kali pertama dari kali sekian dia mengajak saya bertegur sapa. Kali pertama saya iya-kan permintaannya untuk menjemput sepulang saya berkumpul dengan sahabat-sahabat dekat saya. Hari itu adalah pertama kali kami berbincang-bincang. Maja House, tempat pertama kami menghabiskan waktu dengan bercerita. Sejujurnya, saya gugup. Tumben. *** Dalam cuti panjang saya saat itu, dia beberapa kali menyempatkan waktunya untuk sekedar untuk bertemu. Hingga akhirnya saya bawa kerumah karena dia kerap memaksa untuk bertemu mama papa, pertama karena memang kondisi saya yang berada diluar pulau dan kesempatan itu jarang ada, haha. Padahal saya berkali-kali sudah menegaskan tidak lagi akan mengenalkan kepada keduanya kecuali sudah saya yakini akan menjadi suami saya nantinya. Dan dipertemuan terakhir sebelum saya pergi merantau lagi, dia lagi-lagi me...

CERITA SORE

Gambar
pic Here I am.. Sipping my afternoon coffee.. Feeling refreshed and recharged..

MIXED FEELING

Gambar

PERIHAL AKSI #212

Adalah sebuah tulisan yang konon ditulis oleh seorang Arsitek juga Urban planer lulusan sebuah Universitas ternama di Bandung Tahun 93 silam, yang seiring dengan riuhnya pemberitaan di berbagai media masa begitu viral digemakan, termasuk sosial media. *** Saya anggap dunia adalah soal bagaimana hidup dan cari kehidupan.. bagaimana menikmati dan lebih baik dari manusia lain, bagaimana bisa punya status baik, dihargai dengan apayangdipunya dan sedikit jalan-jalan menikmati dunia.. Saya anggap orangyangmaju dalam agama itu adalah yang berfikiran luas dan penuh toleransi, saya anggap tak perlulah terlalu fanatis akan sesuatu, tak perlu reaktif akan sesuatu, keep calm, be cool... Janganlah sesekali dan ikutan jadi orang norak... ikut kelompok jingkrang-jingkrak dan entah apalah itu namanya. Saya tak ikut aksi bela agama ini itu kalian jangan usil, jangan dengan kalian ikut saya tidak, artinya kalian masuk syurga saya tidak! Saya ini beragama lho, saya ikut berpuasa, saya ber...

Jadi, kenapa?

Random Thought. _________________________________________________________________________________ Membaca buku adalah salah satu pekerjaan paling sulit yang saya tahu — dan itulah alasan kenapa banyak orang tidak suka membaca buku. Bagi saya, dibandingkan menonton film, saya lebih suka membaca bukunya dulu. Ada proses menyenangkan saat membayangkan tokoh-tokoh dalam buku itu seolah menjelma nyata dalam imajinasi kita. Maka dari itu banyak sekali orang yang kerap kecewa ketika menonton film layar lebar yang diangkat dari buku yang sudah mereka baca. Hanya saja, sayangnya tidak banyak dari kita yang mau merelakan sedikit waktu lebih lama untuk berproses. Kita cenderung lebih suka segala sesuatu yang cepat, singkat dan instan. Good thing takes time. Semacam itulah katanya kira-kira. Klasik, ya? Iya. Hingga saat saya menulis ini, definisi bahagia versi saya masih sama.. Bahagia adalah saat saya berhasil meraih cita-cita, mengerjakan hal-hal yang saya suka, tanpa h...

ALAM PUNYA CARANYA SENDIRI

Adalah seorang Bapak, yang berprofesi sebagai sebagai seorang pemulung, ditengah hujan deras saat saya berada di daerah Koba berjalan terhuyung sembari menggendong anak kecil yang mungkin usianya baru 3 tahun. Anak itu tertawa, sesekali menatap wajah Ayahnya terlihat nampak bahagia seolah diajak bermain air. Adalah seorang Bapak yang berprofesi sebagai pekerja bangunan salah satu rumah sakit terbesar di kota yang bercerita perihal rutinitas bulanannya mengirim uang untuk anak istrinya di ujung pulau Jawa sana, ditengah siang hari, dengan wajah berpeluh nan sumringah. Adalah seorang Ibu, yang juga berperan ganda sebagai seorang Bapak untuk keempat anaknya, yang pagi siang hingga malamnya dia gunakan untuk berjualan aneka makanan di pasar tempat saya membeli sayuran. Untuk biaya sekolah dan aneka kebutuhan lain, katanya. Adalah seorang Bapak, yang konon Saudagar kaya, berkisah soal suksesnya walau hanya tamatan sekolah dasar, mengobrol panjang di sebuah lahan pertanian miliknya d...

ALTERNATIF

Gambar
Setelah menimbang beberapa opsi tempat yang ingin saya datangi selama cuti untuk sekedar mencari kesunyian, hal yang mungkin lebih kamu kenal sebagai liburan, piknik, pelesir atau apapun itu namanya. Tetapi bagaimanapun, manusia memang adalah makhluk yang aneh kan? Kebanyakan kita menghabiskan banyak uang berlibur untuk mencari ketenangan, tetapi pergi ke tempat-tempat ramai. Saya salah satu diantaranya. Pada suatu pagi yang dingin di kota Bandung pertengahan bulan Oktober, tidak seperti biasanya, saya terbangun karena suara alarm yang berisik dari handphone, di rumah. Adalah entah hobi atau kebiasaan, bukannya bergegas bangun lantas mengambil air wudhu untuk sholat subuh, hal pertama yang dilakukan -yang sepertinya sudah menjadi kebiasaan- adalah mengecek notifikasi handphone. Bad habit, actually. pic source: pinterest Bandung sedang kurang bersahabat menurut saya. Selain diguyur hujan hampir setiap harinya, macet dan banjir rasanya jadi sajian sehari-hari sekarang. Andai r...