Postingan

DIALOG DINI HARI

Gambar
***

JADI, BAGAIMANA KAMI BERTEMU?

Gambar
Adalah Hallo , kata pertama yang saya dengar dari dia untuk saya.  Hari itu adalah kali pertama saya bertemu dia. Kali pertama dari kali sekian dia mengajak saya bertegur sapa. Kali pertama saya iya-kan permintaannya untuk menjemput sepulang saya berkumpul dengan sahabat-sahabat dekat saya. Hari itu adalah pertama kali kami berbincang-bincang. Maja House, tempat pertama kami menghabiskan waktu dengan bercerita. Sejujurnya, saya gugup. Tumben. *** Dalam cuti panjang saya saat itu, dia beberapa kali menyempatkan waktunya untuk sekedar untuk bertemu. Hingga akhirnya saya bawa kerumah karena dia kerap memaksa untuk bertemu mama papa, pertama karena memang kondisi saya yang berada diluar pulau dan kesempatan itu jarang ada, haha. Padahal saya berkali-kali sudah menegaskan tidak lagi akan mengenalkan kepada keduanya kecuali sudah saya yakini akan menjadi suami saya nantinya. Dan dipertemuan terakhir sebelum saya pergi merantau lagi, dia lagi-lagi me...

CERITA SORE

Gambar
pic Here I am.. Sipping my afternoon coffee.. Feeling refreshed and recharged..

MIXED FEELING

Gambar

PERIHAL AKSI #212

Adalah sebuah tulisan yang konon ditulis oleh seorang Arsitek juga Urban planer lulusan sebuah Universitas ternama di Bandung Tahun 93 silam, yang seiring dengan riuhnya pemberitaan di berbagai media masa begitu viral digemakan, termasuk sosial media. *** Saya anggap dunia adalah soal bagaimana hidup dan cari kehidupan.. bagaimana menikmati dan lebih baik dari manusia lain, bagaimana bisa punya status baik, dihargai dengan apayangdipunya dan sedikit jalan-jalan menikmati dunia.. Saya anggap orangyangmaju dalam agama itu adalah yang berfikiran luas dan penuh toleransi, saya anggap tak perlulah terlalu fanatis akan sesuatu, tak perlu reaktif akan sesuatu, keep calm, be cool... Janganlah sesekali dan ikutan jadi orang norak... ikut kelompok jingkrang-jingkrak dan entah apalah itu namanya. Saya tak ikut aksi bela agama ini itu kalian jangan usil, jangan dengan kalian ikut saya tidak, artinya kalian masuk syurga saya tidak! Saya ini beragama lho, saya ikut berpuasa, saya ber...

Jadi, kenapa?

Random Thought. _________________________________________________________________________________ Membaca buku adalah salah satu pekerjaan paling sulit yang saya tahu — dan itulah alasan kenapa banyak orang tidak suka membaca buku. Bagi saya, dibandingkan menonton film, saya lebih suka membaca bukunya dulu. Ada proses menyenangkan saat membayangkan tokoh-tokoh dalam buku itu seolah menjelma nyata dalam imajinasi kita. Maka dari itu banyak sekali orang yang kerap kecewa ketika menonton film layar lebar yang diangkat dari buku yang sudah mereka baca. Hanya saja, sayangnya tidak banyak dari kita yang mau merelakan sedikit waktu lebih lama untuk berproses. Kita cenderung lebih suka segala sesuatu yang cepat, singkat dan instan. Good thing takes time. Semacam itulah katanya kira-kira. Klasik, ya? Iya. Hingga saat saya menulis ini, definisi bahagia versi saya masih sama.. Bahagia adalah saat saya berhasil meraih cita-cita, mengerjakan hal-hal yang saya suka, tanpa h...

HIJAB; BEHIND THE SCENE

Gambar
pic source There is always a first time for everything.  Begitu, kan? Beberapa tahun lalu ketika saya akhirnya mengambil keputusan untuk menggunakan hijab rasanya butuh waktu dan pertimbangan yang matang, walaupun sebetulnya tidak perlu pertimbangan khusus pun bagi setiap wanita yang sudah baligh hukumnya wajib. Nah, biasanya sebelum memutuskan untuk berhijab, perempuan pasti harus mempersiapkan banyak hal, termasuk untuk urusan pakaian. Biasanya kita harus menyisihkan pakaian-pakaian lama yang tidak cocok dipadukan dengan hijab. Pemikiran semacam 'Wah sayang banget nanti dress lucu aku nggak bisa terpakai lagi kalau pakai hijab' atau 'Nanti baju lama banyak kebuang' dan aneka pemikiran dangkal lainnya kadang-kadang terbersit muncul dipikiran. Atau pikiran jeleknya lagi 'Pipi aku tambah tembem kalau pake jilbab' dan bla bla blaaa. Okay, that's me. Ha! Intinya sih segala sesuatu itu ujung-ujungnya kembali lagi perihal niat sih ya. Dulu ...